• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Teknologi›Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit PohonArtikel

Bukan dengan Karangan Bunga, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan dengan Hadiah Bibit Pohon

Teknologi2026-09-08 05:03:134822

Ada pemandangan berbeda di Kompleks Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada peringatan Hari Jadi Kota Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58, Senin (20/7/2026).

Jika pada tahun-tahun sebelumnya halaman kantor pemerintahan dipenuhi deretan karangan bunga ucapan selamat, kali ini yang berjajar justru bibit pohon buah.

Bibit-bibit pohon tersebut dikirim oleh berbagai instansi, lembaga, perusahaan, hingga mitra kerja sebagai pengganti karangan bunga. Jenisnya pun beragam, mulai dari durian, mangga, sawo, belimbing, jambu air, jambu biji, hingga jambu kristal.

Pemandangan itu menjadi wajah baru peringatan hari jadi daerah di Purwakarta. Ucapan selamat yang biasanya bersifat seremonial kini diubah menjadi bentuk apresiasi yang memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Bibit-bibit pohon yang terkumpul nantinya tidak hanya dipajang sebagai simbol perayaan. Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan mendistribusikannya ke berbagai lokasi untuk ditanam sebagai bagian dari program penghijauan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan kebijakan mengganti karangan bunga dengan bibit pohon merupakan langkah yang sengaja diambil agar peringatan Hari Jadi Purwakarta tidak hanya meninggalkan kesan, tetapi juga manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh pihak yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Jadi Purwakarta untuk menggantinya dengan bibit pohon. Karangan bunga memang indah dipandang, tetapi hanya sesaat. Sementara bibit pohon akan tumbuh, memberi manfaat bagi lingkungan, menghasilkan oksigen, menjaga kelestarian alam, dan menjadi warisan bagi generasi mendatang,” ujar Midan, Senin (20/7/2026).

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam membangun budaya yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga kelestarian alam.

Bagi pemerintah daerah, momentum hari jadi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan kesempatan menanam nilai-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Karena itu, bibit pohon dipilih sebagai simbol harapan sekaligus investasi lingkungan untuk masa depan.

“Semangat Hari Jadi Purwakarta bukan hanya merayakan perjalanan daerah, tetapi juga meninggalkan jejak yang bermanfaat. Kami ingin perayaan ini melahirkan gerakan nyata menjaga lingkungan. Semoga bibit-bibit pohon yang ditanam hari ini akan menjadi simbol harapan dan kehidupan bagi Purwakarta di masa depan,” kata Midan.

Konsep tersebut melengkapi rangkaian Hari Jadi Purwakarta tahun ini yang juga diisi berbagai kegiatan budaya, olahraga, dan hiburan. Di balik kemeriahan itu, pemerintah daerah menyisipkan pesan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga lewat kepedulian terhadap kelestarian alam.

Midan menegaskan, perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon merupakan simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, melainkan juga dari komitmen menjaga lingkungan hidup.

“Perubahan dari karangan bunga menjadi bibit pohon menjadi simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari komitmen menjaga alam demi masa depan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan,” katanya. 

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/71c699922.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan

  • Pemerintah Bakal Gratiskan Sertifikat SHM Rumah MBR, Ada Syaratnya

  • Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas

  • Toyota Usul Standardisasi Komponen buat Lawan Mobil China

  • Bareskrim Cabut Police Line dan CCTV Terkait Narkoba di New Star Bali

  • Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang

  • United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan

  • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat

Artikel Populer

  • 1Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
  • 2Ramalan 12 Shio Minggu Ini 21-26 Juli 2026, Cek Peruntunganmu
  • 3Polri Resmi Serahkan Barbuk dan Tersangka Kasus Eks Jampidsus ke Kejagung
  • 46 Maskapai Ajukan Rute dari Bandara Husein Bandung, Ada Penerbangan ke Singapura dan Malaysia
  • 5Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM Boros
  • 6Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter
  • 7Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
  • 8Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • 9KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
  • 10Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
  • 11200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran
  • 12200 Kata-Kata Motivasi untuk Diri Sendiri agar Semangat dan Pantang Menyerah

Tag Populer

  • Olahraga
  • Berita
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi

Populer Situs

Persebaya Tutup HUT ke-99 dengan Tribute Emosional untuk Andie Peci dan Eri Irianto

Ukraina Serang Gudang Raksasa E-Commerce Rusia, 8 Orang Tewas

Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?

Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak

Pasokan Air PAM Berpotensi Mati di 7 Kelurahan Jakbar Mulai 17 Juli

Dari Kota Semarang hingga Kaki Gunung Merbabu, Uji Jalan BYD M6 DM Buktikan Efisiensi dan Performa Lintas Kota

Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan

Menteri HAM Pigai Usul Pembentukan Komnas Masyarakat Adat

Artikel Populer

  • 1Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian
  • 2Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
  • 3Hasil Japan Open 2026: Bekal Berharga Ubed dari Anders Antonsen
  • 4Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900
  • 5Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey
  • 6Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China
  • 7Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
  • 8Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
  • 9Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
  • 10Heboh Dugaan Aliran Sesat di Indramayu Bermodus Pengobatan, MUI Turun Tangan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Wisata
    • Berita
    ×