• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di BandaraArtikel

Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara

Otomotif2026-09-08 05:00:21675

Bagaimana sistem tax free baru di Jepang?

Dalam sistem baru, wisatawan tetap dapat memperoleh pengembalian pajak konsumsi sebesar 10 persen, tetapi mekanismenya berbeda.

Setelah berbelanja, wisatawan harus menyimpan seluruh bukti pembayaran dan mengajukan refund di loket yang tersedia di bandara sebelum melewati pemeriksaan imigrasi.

Pengajuan refund harus dilakukan paling lambat 90 hari sejak tanggal pembelian.

Bagi wisatawan yang berbelanja dalam jumlah banyak, proses pengajuan refund diperkirakan akan menambah waktu sekitar 45 hingga 60 menit sebelum keberangkatan, terutama pada masa awal penerapan aturan baru.

Lantas, apa syarat agar bisa bebas pajak belanja di Jepang? Pertama, wisatawan mempunyai batas minimum belanja yakni sebesar 5.000 yen di toko yang sama dalam satu hari.

Bila aturan sebelumnya ada pemisahan barang belanja berdasarkan barang konsumsi dan umum.

Barang umum yang dimaksud seperti, pakaian dan elektronik, dapat langsung digunakan setelah dibeli.

Sementara itu, barang konsumsi, seperti makanan, minuman, dan kosmetik, biasanya disegel dalam kantong khusus dan tidak boleh dibuka atau digunakan selama masih berada di Jepang.

Kini pemerintah Jepang menjadikan seluruh produk yang dibeli di satu toko yang sama dalam satu transaksi bisa menjadi syarat tax free dan bisa segera di refund ke bandara.

Kedua, fasilitas tax free dapat dinikmati oleh wisatawan asing atau warga negara non residen yang tinggal di Jepang kurang dari enam bulan.

Wisatawan juga wajib menunjukkan paspor saat bertransaksi sebagai bukti status kunjungan sementara.

Selain itu, pastikan paspor memperoleh cap kedatangan saat memasuki Jepang. Cap tersebut menjadi salah satu syarat untuk mengajukan fasilitas bebas pajak.

Cara belanja tax free di Jepang

Untuk memperoleh fasilitas tax free, wisatawan harus berbelanja minimal 5.000 yen di toko yang sama pada hari yang sama.

Toko yang melayani tax free umumnya memasang logo Japan Tax-Free Shop. Fasilitas ini tersedia di berbagai pusat perbelanjaan, toko elektronik, gerai fesyen, toko kosmetik, hingga department store di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka.

Saat membayar, cukup tunjukkan paspor kepada petugas kasir. Setelah sistem baru berlaku, simpan seluruh struk belanja karena dokumen tersebut akan diperlukan saat mengajukan refund di bandara.

Selain itu, tax free berlaku untuk berbagai kategori produk, mulai dari elektronik, pakaian, tas, sepatu, perlengkapan rumah tangga, kosmetik, makanan, hingga souvenir.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/681a899310.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi

  • Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli

  • Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli

  • 7 Rumah Rusak Buntut Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan

  • Polresta Tangerang Tangkap Pengedar Tramadol, 493 Butir Obat Keras Disita

  • GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie

  • Polisi Tegaskan Usut Tuntas Kasus Bocah Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

  • Soal Retribusi Parkir Truk Antre BBM di Bahu Jalan, Dishub Dharmasraya Akan Evaluasi

Artikel Populer

  • 1PPP Dorong Keterwakilan Perempuan 30% Lebih di Legislatif pada Pemilu 2029
  • 2Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
  • 3Kepergok Main Game Saat Rapat, Camat Madiun Ngaku Buat Hilangkan Penat
  • 4Selamat dari Upaya Penyelundupan, 124 Ekor Burung Dikembalikan ke Habitatnya di Bali
  • 5Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda
  • 6Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Malvinas di Piala Dunia
  • 7Pertamina Tegaskan Akan Tindak Sopir Mobil Tangki yang Melanggar di Medan
  • 8Rumah Kepala BPKAD Sukoharjo Digeledah KPK, Satu Koper Dibawa
  • 9Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
  • 10Penyebab Penyelenggara Open Trip Di-blacklist 2 Tahun di Gunung Lawu
  • 11Koleksi Tas Mewah Para Pemain Piala Dunia, Ada Hermes sampai Dior
  • 12Alat Berat Diturunkan untuk Evakuasi Korban Ledakan Perumahan di Medan

Tag Populer

  • Hiburan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Berita
  • Teknologi

Populer Situs

FIFA Buka Investigasi Keributan Argentina Vs Spanyol di Laga Final, Apa Sanksi yang Mengintai?

Gaji Kepala Daerah Stagnan Seperempat Abad, Rencana Revisi Sempat Kandas

FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok

BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci

Bukan Cuma Megah, Venue Final Piala Dunia Punya Predikat Stadion Hijau

Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

Live Bareng Rizky Nazar Jadi Sorotan, Anjasmara: Saya Tidak Sebut Nama

Isu Palestina dan Kekalahan Argentina

Artikel Populer

  • 1Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
  • 2115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
  • 3Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah
  • 4Prabowo: Lebih dari 108 Masalah Diselesaikan dalam 18 Bulan, Ini Prestasi
  • 5Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian
  • 6Salah Injak Pedal, Mobil BYD Tabrak Dinding Kaca Gedung di SCBD
  • 7Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
  • 8Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat
  • 925 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • 10Benarkah "Remote Working" Bisa Kurangi Emisi Karbon?

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Olahraga
    ×