• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar SundaArtikel

Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda

Bisnis2026-09-08 04:58:17926

"Karena itu, yang menjadi substansi tuntutan masyarakat ya. Jadi, kami fokus menyelesaikan berbagai problem infrastruktur, kami ingin jalan terkoneksi sampai desa, sudah terlihat infrastruktur jalan mulai baik hari ini, khususnya di wilayah provinsi ya," ucap Dedi.

Ia menjelaskan, perbaikan infrastruktur terus dikebut agar jalan-jalan di Jawa Barat bisa terhubung hingga ke desa.

Menurut Dedi, hasil pembangunan tersebut sudah mulai terlihat, terutama untuk jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Masalah Stunting dan Pendidikan

Selain infrastruktur, Dedi juga menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program utama.

Mantan Bupati Purwakarta itu ingin pencegahan dilakukan sejak seorang ibu menjalani masa kehamilan, bukan setelah anak lahir.

"Kami juga berfokus menyelesaikan stunting. Saya sudah punya konsep, tadi sudah tanya Kadinskes untuk membuat sebuah perencanaan kerja potensi ibu stunting itu ditangani sejak kehamilan. Maka, orang yang mengalami kehamilan dan berpotensi kekurangan gizi ketika sedang hamil, itu yang segera akan kami tangani," tutur Dedi.

Dedi menyebut, nantinya bidan akan memeriksa ibu hamil yang berisiko kekurangan gizi.

Jika ditemukan, bidan bisa langsung memberikan rekomendasi kebutuhan gizi selama sembilan bulan kehamilan.

"Resepnya kebutuhan selama sembilan bulan. Nanti kebutuhan vitaminnya apa, nutrisinya apa, makanannya apa, susunya apa, ini akan menjadi fokus kami. Nah ini yang fokus kami ke depan," tegasnya.

Di bidang pendidikan, Dedi menilai pelaksanaan penerimaan murid baru di Jawa Barat tahun ini berjalan cukup baik.

Calon siswa yang tidak masuk sekolah negeri tetap bisa bersekolah di sekolah swasta, baik melalui jalur subsidi dari Pemprov Jabar maupun jalur reguler bagi orang tua yang mampu.

"Anak-anak sudah bisa sekolah, baik yang di sekolah negeri maupun yang direkomendasikan di sekolah swasta. Nah, di sekolah swasta itu ada variabel dua pilihan, ada orang tua yang memilih jalur subsidi, yaitu jalur yang disiapkan oleh pemerintah provinsi, ada juga yang memilih jalur berbayar bagi orang tua yang mampu," tutur Dedi.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/484e699509.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas

  • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia

  • Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

  • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga

  • Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong

  • Pencarian 25 Korban KM Nurul Salsa yang Hilang Diperluas hingga 448 Mil Laut Persegi

  • Thom Haye Sanjung Fasilitas Bali United Training Center, Singgung Punya Persib

  • Fangfang, Istri Siri Vicky Prasetyo Sudah Melahirkan, Tak Didampingi Suami dan Biayai Semua Sendiri

Artikel Populer

  • 1Sambut Presiden Prabowo, Siswa di Malang Titip Harapan soal Menu MBG
  • 2Susah Dapatkan Solar, Keluhan Pengemudi Angkutan di Sumatera: Rasanya Perih, Sudah Tak Sanggup Lagi
  • 3Promo JSM Indomaret 17-19 Juli 2026, Silverqueen Chunky Bar Rp 18.900
  • 4Bukan Sekadar Arisan, Ada Cerita yang Menyatukan Keluarga
  • 5Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
  • 6Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
  • 7Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
  • 8Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • 9Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
  • 105 Bintang Piala Dunia yang Menikahi Cinta Pertamanya, Ada Messi
  • 11Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi
  • 12Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten

Tag Populer

  • Berita
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Otomotif

Populer Situs

Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog

Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam

Final Piala Dunia 2026: Tarian Tango Vs Flamenco

Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung

Cuaca Jakarta Hari Ini: Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Siang Hari

20 Negara dengan Kekayaan Rata-rata Penduduk Tertinggi, Ada Tetangga Indonesia

Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub

Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis

Artikel Populer

  • 1Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung
  • 2Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI
  • 3"Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
  • 4Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
  • 5Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
  • 6Dapur MBG di Blora Pakai Minyak Goreng MinyaKita, Korwil SPPG: Enggak Boleh
  • 7Peraturan Pemerintah: Tarif Pendirian hingga Pembubaran Koperasi Gratis
  • 8Baju Biru Dongker Cocok dengan Jilbab Warna Apa? Ini 43 Kombinasinya
  • 9Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • 10Wasit Sepak Bola dan Hakim Pengadilan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Berita
    • Pendidikan
    ×