• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko BlongArtikel

Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong

Pendidikan2026-09-08 04:59:5675133

Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan tidak hanya memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan risiko rem blong.

Beban yang terlalu berat membuat sistem pengereman bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju kendaraan.

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan beban kendaraan yang terlalu berat membuat rem harus menyerap energi lebih besar ketika kendaraan melambat atau berhenti. Kondisi ini membuat suhu rem meningkat drastis.

"Kalau kendaraan overload, kerja rem jadi jauh lebih berat. Energi kinetik yang harus diubah jadi panas itu makin besar. Akibatnya rem cepat panas dan bisa mengalami brake fading," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbungVajiPatil/Flickr Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbung

Ia menjelaskan, brake fading terjadi ketika suhu komponen pengereman terlalu tinggi sehingga daya cengkeram kampas rem menurun.

Dalam kondisi tersebut, pedal rem masih diinjak, tetapi efek pengeremannya tidak lagi maksimal.

Menurut dia, kondisi ini kerap terjadi pada kendaraan yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalan menurun dengan penggunaan rem secara terus-menerus.

"Biasanya ditandai muncul bau gosong dari rem. Kalau sudah begitu, sebaiknya kendaraan segera istirahat supaya suhu rem turun dulu," ucapnya.

Lung Lung juga mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menyiram air ke rem yang sedang panas. Perubahan suhu yang terjadi secara mendadak dapat merusak komponen pengereman.

"Kalau rem panas jangan langsung disiram air, karena material logamnya bisa kaget. Piringan rem bisa pecah atau bengkok," kata dia.

Untuk mengurangi risiko rem blong, pengemudi disarankan selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan pabrikan.

Selain itu, saat melewati turunan panjang sebaiknya memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem berkurang dan suhu tetap terkendali.

Bagi kendaraan yang memang rutin digunakan membawa muatan berat, Lung Lung menyarankan pemilik mempertimbangkan peningkatan spesifikasi sistem pengereman agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/290d899701.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mahasiswa ITB Kurang Mampu Asal Jakarta Akan Dapat Beaiswa dari Pemprov, 85 Nama Diserahkan ke Pramono Anung

  • Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya

  • KPK soal Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Kasus Febrie: Progres Positif

  • Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru

  • Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup

  • Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

  • RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi

  • Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run

Artikel Populer

  • 1Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
  • 2Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah
  • 3Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
  • 4Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
  • 5Baku Tembak di Festival Toronto: 2 Orang Tewas, 4 Terluka
  • 6Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
  • 7Lolos ke 8 Besar Japan Open 2026, Fajar/Fikri Siapkan Strategi Hadapi Wakil Inggris
  • 8Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
  • 9Polda Metro Hormati 3 Gugatan Praperadilan Roy Suryo, tapi Ingatkan soal Penundaan Perkara
  • 10Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
  • 11Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG
  • 12OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap

Tag Populer

  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Hiburan
  • Berita
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Wisata

Populer Situs

Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak

Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026

Gempa M 7,3 Guncang Meksiko

SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional

Bertahun-tahun Diteror Tetangga, Keluarga di Depok Pilih Jual Rumah

Pesan Kapolda di Riau Bhayangkara Run: Jaga Alam untuk Generasi Penerus Kita

Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker

Artikel Populer

  • 1Hampir 50 Tahun Tinggal di Rumah Warisan, Nurbaeti Terpaksa Angkat Kaki Kena Eksekusi Lahan di Pangandaran
  • 2Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
  • 3Pengiriman BBM di Sumut Menyusut Ketika Sampai di SPBU, Polda Sumut: Masih Kita Selidiki
  • 4Kemenag Sebut Tambahan Anggaran Rp 5,7 Triliun untuk TPG dan Dosen Sudah Disetujui Kemenkeu
  • 5I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November
  • 6Mayoritas Pedagang E-commerce Belum Punya NIB, Ini Alasannya
  • 7Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • 8Hasil SEA V Cup 2026: Indonesia Hantam Kamboja 3-0 di Laga Perdana
  • 9Butuh Waktu Berapa Lama Membuat Satu Truk Isuzu?
  • 10Warga Terusik gegara Content Creator Promosi Miras di Ruang Publik

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Wisata
    • Hiburan
    • Berita
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    ×