• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel PonorogoArtikel

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo

Otomotif2026-09-08 05:01:2991

Kepri, salah seorang pedagang buah di sekitar kawasan wisata Telaga Ngebel, membenarkan bahwa intensitas turunnya satwa liar tersebut meningkat drastis seiring dengan semakin teriknya musim kemarau yang membakar vegetasi hutan.

"Kalau pasokan makanan di atas gunung sudah habis, mereka pasti langsung turun ke bawah. Ini kan efek kemarau panjang, di hutan sana buah-buahan liar sudah tidak ada lagi, makanya mereka terpaksa turun ke wilayah Ngebel ini," kata Kepri, Kamis (16/7/2026).

Pedagang Pasar Ngebel Harus Ekstra Menjaga Lapak Dagangan

Lebih lanjut, Kepri memaparkan bahwa kehadiran kawanan monyet ini tersebar merata di sepanjang jalur utama yang mengelilingi Telaga Ngebel. Namun, titik kumpul paling padat dan disukai oleh primata cerdas ini berada di area Pasar Ngebel, tempat di mana perputaran logistik pangan berada.

Kehadiran ratusan monyet yang kelaparan ini tak pelak membuat para pedagang lokal, khususnya pedagang komoditas basah seperti buah dan sayur, dilingkupi rasa cemas. Karakter monyet yang gesit terkadang membuat barang dagangan mereka rawan dijarah.

"Mereka munculnya bergerombol, banyak sekali kalau dihitung bisa lebih dari ratusan ekor. Kadang kalau ada buah yang dipajang langsung direbut atau diambil begitu saja. Saya sebagai pedagang buah tentu ada rasa takut, makanya sekarang menyiasatinya dengan cara ditutupi kain atau terpal rapat-rapat," keluh Kepri.

Warga Menyebut Fenomena Tahunan dan Belum Ada Serangan

Kendati jumlahnya dinilai sangat masif hingga sempat menggegerkan warganet di media sosial, warga setempat lainnya, Kasno, menilai fenomena ini merupakan siklus alamiah tahunan yang kerap terjadi setiap kali Kabupaten Ponorogo memasuki puncak musim kering.

Menurut pengamatannya, sejauh ini kawanan monyet ekor panjang tersebut murni bergerak hanya didorong oleh rasa lapar dan belum menunjukkan indikasi perilaku destruktif yang membahayakan keselamatan jiwa manusia.

"Fenomena ini memang rutin terjadi setiap hari kalau sudah masuk kemarau, mas. Mereka turun karena lapar saja. Tapi alhamdulillah sejauh ini gerombolan monyet tersebut tidak terlalu bertindak ekstrem atau mengganggu aktivitas jual beli para pedagang secara berlebihan," pungkas Kasno.

Meski terbilang masih relatif aman dan kondusif, pihak pengelola wisata setempat tetap mengimbau para pelancong maupun masyarakat yang melintas di sekitar jalur Telaga Ngebel untuk senantiasa waspada.

Pengunjung disarankan untuk tidak membawa kantong plastik berisi makanan secara mencolok serta dilarang keras menggoda kawanan satwa tersebut agar tidak memicu respons agresif defensif dari pemimpin koloni monyet.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kemarau Melanda, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar dan Permukiman di Telaga Ngebel Ponorogo

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/136f699857.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Sebabkan Listrik Padam Empat Perumahan, Pencuri Spesialis Kabel Gardu di Palembang Ditangkap Polisi

  • Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap

  • Kejagung Tegaskan Tak Ada Lagi Pengamanan TNI untuk Febrie Adriansyah

  • Cekcok Duit dan Ganti Rugi Motor Picu Delon Bunuh Yani di Sukabumi

  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M

  • Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan

  • Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Piche Kota di Kasus Pemerkosaan Gugur

  • Tawuran Remaja Pecah di Medan Labuhan, Satu Pria Tewas Tertembak pada Wajah

Artikel Populer

  • 17 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen
  • 2Siap-siap, 9 Emoji Baru Bakal Hadir di Android dan iPhone Tahun Depan
  • 3Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
  • 4Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
  • 5Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
  • 6Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
  • 7Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar
  • 8Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
  • 9Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
  • 10Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
  • 11Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
  • 12Santriwati Cabut Pengakuan Dihamili Kiai Pekalongan, Ini Fakta Baru Kasus Padang Ati

Tag Populer

  • Berita
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Teknologi

Populer Situs

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dan 5 Lokasi Lainnya

Duar! 2 Kapal Tanker Meledak di Selat Hormuz

BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG

Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir

Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung

Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok

Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir

Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa

Artikel Populer

  • 1Lebih dari 500 Huntap Dibangun di Padang Pascagalodo, Jumlah Terbanyak di Sumbar
  • 2Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
  • 3Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
  • 4Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • 5Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
  • 6Terungkap Pidato Messi Sebelum Hadapi Spanyol, Bakar Semangat Timnas Argentina
  • 7Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
  • 8Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
  • 9Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret
  • 10Kejagung Bentuk 'Tim 9' Berisi Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie Adriansyah

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Teknologi
    • Wisata
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Pendidikan
    ×