• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang ChinaArtikel

Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China

Bisnis2026-09-08 04:56:4473

Pemerintah Cina mengumumkan pemecatan Ma Xingrui dari Partai Komunis Cina setelah penyelidikan internal menemukan dugaan pelanggaran disiplin dan tindak pidana korupsi.

Menurut kantor berita pemerintah Xinhua, Ma diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam penempatan pejabat, mengatur pekerjaan bagi pihak tertentu, menerima hadiah ilegal, membantu kerabat membeli properti di bawah harga pasar, hingga melakukan transaksi "kekuasaan ditukar dengan uang dan seks."

Penyidik juga menuduh Ma membiarkan anggota keluarganya memanfaatkan pengaruh politiknya untuk memperoleh keuntungan ekonomi dalam praktik yang disebut sebagai family corruption atau korupsi keluarga.

"Penyelidikan menyebut Ma memanfaatkan jabatan untuk menguntungkan orang lain serta membiarkan keluarganya menggunakan pengaruh politiknya demi memperoleh keuntungan finansial."

Setelah dipecat dari partai, Ma diperkirakan akan diproses melalui jalur hukum. Di Cina, pemecatan dari PKC umumnya menjadi langkah awal sebelum kasus korupsi dibawa ke pengadilan.

Ma Xingrui bukanlah birokrat biasa. Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia politik, ia dikenal sebagai ilmuwan yang berkarier di industri antariksa Cina.

Ia pernah memimpin sejumlah program luar angkasa nasional dan meniti karier di Cina Aerospace Science and Technology Corporation sebelum dipercaya menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan.

Karier politiknya melesat ketika menjadi wali kota Shenzhen, kemudian menjadi gubernur Provinsi Guangdong, hingga akhirnya menjabat sebagai sekretaris Partai Komunis di Xinjiang, salah satu wilayah paling sensitif secara politik di Cina.

Reuters mencatat bahwa sejumlah pejabat yang dipromosikan selama Ma memimpin Shenzhen maupun Xinjiang kini juga tengah diperiksa atas dugaan korupsi.

"Kasus Ma tidak hanya menyasar individu, tetapi juga membuka penyelidikan terhadap jaringan pejabat yang berkembang di bawah kepemimpinannya."

Kejatuhan Ma juga terjadi ketika sektor pertahanan dan industri antariksa Cina berada di bawah pengawasan yang ketat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pejabat dari industri pertahanan, kedirgantaraan, hingga nuklir juga terseret dalam kasus serupa.

Pemecatan Ma menjadi episode terbaru dalam kampanye antikorupsi Presiden Xi Jinping yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Sejak berkuasa pada 2012, Xi berulang kali menegaskan bahwa pemberantasan korupsi merupakan syarat untuk menjaga legitimasi Partai Komunis. Ribuan pejabat dari berbagai tingkat pemerintahan telah dijatuhi hukuman melalui kampanye tersebut.

Dalam dua tahun terakhir, penyelidikan juga menjangkau sejumlah tokoh militer paling senior, termasuk mantan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat He Weidong dan Jenderal Zhang Youxia.

Namun, kampanye antikorupsi Xi juga kerap menjadi perdebatan di kalangan para pengamat.

"Pemerintah Cina menyatakan kampanye ini bertujuan membersihkan birokrasi, sementara sebagian analis menilai pemberantasan korupsi juga berjalan beriringan dengan upaya memperkuat disiplin partai dan konsolidasi kekuasaan politik."

Terlepas dari perdebatan tersebut, kasus Ma Xingrui menunjukkan bahwa penyelidikan masih terus menyasar pejabat di tingkat tertinggi Partai Komunis, termasuk figur yang sebelumnya dianggap berada dalam lingkaran elit kekuasaan.

Editor: Rizki Nugraha

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/600d799392.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M

  • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya

  • 6 Maskapai Ajukan Rute dari Bandara Husein Bandung, Ada Penerbangan ke Singapura dan Malaysia

  • Prabowo Bicara Pangkas Anggaran Pertahanan, Legislator: APBN untuk Rakyat

  • PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis

  • Nama Bayi Muhammad MBG Subianto Jadi Evaluasi Disdukcapil Wonosobo, Akta Masih Bisa Diurus 60 Hari

  • Disdik Blitar Ungkap Alasan SD Negeri Kekurangan Siswa Baru

  • Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu

Artikel Populer

  • 1Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  • 2Prediksi Line Up Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Skuad Rotasi
  • 3Daun Kelor Dilarang Dikonsumsi di Australia tapi Populer di Indonesia, Mengapa Bisa Demikian?
  • 4Kabar Baik dari MSCI, Perubahan Aturan Seleksi Dorong Peluang Saham RI Masuk Indeks Global
  • 5Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
  • 6Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
  • 7ASN di Ende Terancam Tak Gajian Mulai Juli 2026 jika Pajak Belum Lunas
  • 8Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
  • 9Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
  • 10Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Pukul 02.00 WIB, Ini Cara Nontonnya di TVRI dan Live Streaming
  • 11Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
  • 12Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya

Tag Populer

  • Bisnis
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita

Populer Situs

BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci

Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi

Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI

Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor

Sebulan di Meksiko, Rivera Kembali dengan Misi Baru di Persebaya

Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi

Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi

El Nino Justru Untungkan Petani Tembakau Wonogiri, Modal Rp 5 Juta Berpeluang Raup Omzet Rp 12 Juta

Artikel Populer

  • 1Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
  • 2Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat
  • 3Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
  • 4Link dan Jadwal Inggris Vs Perancis di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026
  • 5Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
  • 67 Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026: Dari Vozinha hingga Djed Spence
  • 7Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
  • 8Respons Thomas Tuchel soal Kritik Kepadanya Usai Inggris Kalah dari Argentina
  • 9Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
  • 10Fenomena Gunung Gundul di Korea Viral, Tarik Gen Z dan Turis Asing

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Bisnis
    ×