• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak RampungArtikel

Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung

Otomotif2026-09-08 04:58:288997

Pembelajaran dari Kasus Tanjung Mas dan Sayung

Yusmanto mengingatkan rekam jejak pembangunan infrastruktur penahan rob sebelumnya. Ketika kawasan Tanjung Mas Semarang dibangun benteng tanggul laut, dampak banjir rob justru bergeser memapar wilayah Sayung, Demak.

Kini, ia khawatir apabila wilayah Sayung dipasangi Tol Semarang-Demak sebagai benteng tanggul laut baru, hantaman gelombang rob akan kembali bergeser semakin jauh ke sisi timur.

Dampak pergeseran abrasi dan rob ini dinilainya sangat masif hingga mengubah peta daratan. Berdasarkan pemetaan Bappeda Jateng, garis pantai di kawasan tersebut telah mengalami kemunduran tajam jika dibandingkan dengan kondisi pada dekade sebelumnya.

“Itu hilangnya sudah hampir 6 kilo dari garis pantai bila dibandingkan 2013,” beber Yusmanto.

Oleh karena itu, ia meyakini bahwa konstruksi perlindungan pesisir pantai tidak boleh berhenti di kawasan Semarang-Demak saja, melainkan harus terkoneksi dan berlanjut ke wilayah timur guna mencegah efek domino pergeseran dampak rob.

Karakteristik Berbeda, Pekalongan dan Tegal Jadi Prioritas Berikutnya

Selain koridor Semarang-Demak, Yusmanto menyebut kawasan Pekalongan menjadi skala prioritas penanganan berikutnya. Area Kota dan Kabupaten Pekalongan kini menghadapi ancaman rob kritis yang kian membahayakan urat nadi jalan nasional Pantura.

Setelah Pekalongan, wilayah Tegal menempati urutan prioritas selanjutnya. Namun, Yusmanto menekankan bahwa penanganan infrastruktur di tiap-tiap daerah tidak bisa diseragamkan menggunakan satu desain mekanis yang sama, mengingat karakteristik gelombang pantai dan kekuatan struktur tanah lokal berbeda-beda.

"Kalau misalkan di Semarang mungkin ada Giant Sea Wall karena dia sudah parah. Kalau di Tegal karena ada pelabuhan niaga dan pelabuhan perikanan, yang cocok mungkin tanggul laut," ujar Yusmanto.

Ia menambahkan, strategi penyelamatan Pantura Jawa Tengah harus dieksekusi secara bertahap berdasarkan skala urgensi dampak serta nilai potensi ekonomi wilayah yang terancam.

Sebagai informasi, mega proyek Giant Sea Wall menjadi agenda prioritas pemerintah pusat yang nantinya bakal dikelola oleh Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (BOPPJ) sepanjang 575 kilometer di jalur pantura Jawa.

Rencananya, proses peletakan batu pertama (groundbreaking) bakal dilaksanakan pada Oktober 2026 mendatang. Kendati demikian, pihak Bappeda Jateng mengaku hingga saat ini belum menerima rancangan desain teknis final mengenai detail proyek tersebut dari pusat.

“Kalau Giant Sea World, ini rencananya akan ground breaking-nya bulan Oktober. Itu aja konstruksi bentuknya seperti apa, kemudian titiknya di mana, sejauh mana ini juga belum dapat kepastian berapa kilometernya,” tutur Yusmanto mengakhiri keterangannya.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/10f899981.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?

  • Pertamina Tindak Tegas Sopir Tangki "Nakal", Distribusi BBM di Medan Kembali Normal

  • Tidak Cocok dengan Micky van de Ven, Barcelona Fokus Cari Penyerang Baru

  • Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari

  • Pakai Obat Keras Ilegal hingga Sabu, 3 Orang di Bogor Ditangkap

  • FIFA Jual Rumput Lapangan Final Piala Dunia 2026, mulai Rp 8 Juta

  • Polemik Malvinas: Inggris Desak FIFA, Gedung Putih Bela Argentina

  • Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme

Artikel Populer

  • 1Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • 2Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati
  • 3Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
  • 4Bosan Saat Uji Coba Penerbangan, Pilot Bikin "Ukiran" di Langit
  • 5Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • 6Iran Kecam Serangan AS Dekat RS Kanker Anak: Barbar!
  • 7Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
  • 8Anggota DPR: Tak Ada Aturan Tetapkan Febrie Tersangka Harus Izin Presiden
  • 9Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
  • 10Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
  • 11Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
  • 12Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Berita
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Kesehatan

Populer Situs

Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan

Bupati Pati Nonaktif Sudewo Akui Pernah Minta Jatah Proyek Nur Widayat Naik Jadi 30 Persen, Ini Alasannya

Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya

AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas

Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit

Pengacara Bawa Bukti Tambahan untuk Laporkan Pansus Hak Angket DPRD Gowa

10 Contoh Jawaban Upaya Peningkatan Atasi Tantangan Tindak Lanjut di PMM, Guru Wajib Tahu

Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Artikel Populer

  • 1Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
  • 2Viral Burung Unta Berkeliaran di Jalanan Buahbatu Bandung Berhasil Dievakuasi, Ini Penyebabnya
  • 3Pembakaran Rumah Hakim di Medan, Pelaku Dituntut 7 Tahun Penjara dan Minta Keringanan Hukuman
  • 4Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
  • 5Pembakaran Rumah Hakim di Medan, Pelaku Dituntut 7 Tahun Penjara dan Minta Keringanan Hukuman
  • 6Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI
  • 7Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
  • 8Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI
  • 9Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
  • 10KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Bisnis
    • Wisata
    ×