• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM BorosArtikel

Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM Boros

Berita2026-09-08 05:01:272431

Memodifikasi sektor transmisi otomatis atau CVT (Continuously Variable Transmission) menjadi tren yang sangat digemari pengguna skuter matik (skutik).

Banyak yang rela mengotak-atik komponen ini demi mendapatkan akselerasi yang lebih responsif dan bertenaga.

Namun, alih-alih mendapatkan performa idaman, salah kaprah dalam memodifikasi CVT justru sering kali menjadi bumerang yang membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor melonjak drastis.

Ilustrasi modifikasi CVT.Paguyuban Honda Banten Ilustrasi modifikasi CVT.

Jebakan Modifikasi "Kartel" Mangkok Ganda

Dustin, pemilik bengkel modifikasi Garage +62, menjelaskan bahwa penyakit utama skutik yang boros bensin sering kali berakar dari masalah selip pada sistem transmisi. Ironisnya, kondisi ini justru kerap lahir dari tangan pemilik motor yang salah melakukan modifikasi.

Salah satu praktik yang paling sering ditemui adalah melakukan metode "kartel", yaitu sengaja mengasarkan permukaan dalam mangkok ganda.

"Kebanyakan dimodifikasi dengan cara dikartel (dikasarin bagian permukaan mangkok), lalu kampas diganti yang lebih keras agar tidak mudah habis karena efek mangkok dikartel," ujar Dustin kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Secara logika awam, mengubah permukaan menjadi kasar dianggap bisa menambah daya cengkeram  kampas. Namun, Dustin menegaskan bahwa secara teknis anggapan tersebut salah total.

"Kenyataannya salah. Malah disaat CVT panas, kampas akan licin dan selip. Jadinya motor digas dalam-dalam tapi tarikan berat, jadinya boros BBM," kata Dustin.

Ketika kampas dan mangkok ganda slip, tenaga dari mesin tidak tersalurkan dengan sempurna ke roda belakang. Pengendara pun terpaksa memuntir selongsong gas lebih dalam agar motor mau melaju, yang otomatis membuat bensin terbuang sia-sia.

Alihkan Dana Modifikasi untuk Perawatan Wajib

Berkaca dari risiko tersebut, Dustin menyarankan para pemilik skutik untuk menahan diri dari modifikasi sektor kirian yang berlebihan. Menurutnya, mempertahankan kondisi standar pabrikan jauh lebih menguntungkan untuk penggunaan harian.

"Daripada modifikasi di bagian CVT, mending dananya dialihkan untuk maintenance yang wajib. Misalnya ganti oli di tiap 2.000 kilometer. Pakai oli yang berkualitas baik, hindari merek-merek baru yang enggak jelas track record dan durabilitasnya," kata Dustin.

Ia menambahkan, konstruksi CVT bawaan pabrik sebenarnya sudah dirancang paling optimal untuk kebutuhan berkendara normal. Jika pemilik motor tetap bersikeras ingin melakukan ubahan ringan, batasan amannya sangat ringkas.

"CVT akan lebih baik bila standar, kerjanya akan optimal dan pas. Kalaupun mau melakukan modifikasi ringan, cukup atur berat roller dan kekerasan per CVT saja. Sisanya standar sudah cukup. Lebih baik servis rutin CVT-nya biar kinerjanya tetap baik," kata Dustin.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/399e699594.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi

  • Kasus Asusila Anak Meningkat di Madura, Khofifah Minta Sekolah Batasi Penggunaan "Gadget"

  • Terungkap 'Taufik Hidayat' Cikarang hingga Pelaku Ditangkap

  • Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung

  • Cara Memilih Produk Vitamin C yang Tepat untuk Kulit Wajah

  • Bangun Batch 3 IKN, Basuki Minta Tambahan APBN Rp 2,7 Triliun

  • Inovasi soal Evakuasi Korban Bencana Bikin Mata Dunia Tertuju ke China

  • Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026

Artikel Populer

  • 1AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran
  • 2Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga
  • 3Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
  • 4Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional Ke-79
  • 5[POPULER OTOMOTIF] Komparasi Motor Listrik VinFast dan Polytron Fox 350, Bocoran Innova Zenix
  • 6KPK Juga Periksa Dirjen PKN V BPK Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 7Salut! Siswa SD di Boyolali Temukan Celah Keamanan di Situs NASA
  • 8Rumah Hanyut, Suami Meninggal di Huntara, Nurmaini Masih Menanti Hunian Tetap
  • 9Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
  • 10Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar
  • 11RI Tambah Negara Bebas Visa: Turki, Brasil hingga Kazakhstan
  • 12Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Berita
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Hiburan

Populer Situs

5 Bintang Piala Dunia yang Menikahi Cinta Pertamanya, Ada Messi

Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun

Di Balik 'Propaganda Pembalasan' Rezim Iran

“Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata

Satpol PP DKI Usut Oknum Diduga Pungli Rp 300 Ribu ke Rumah Belajar di Jakut

Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan

Artikel Populer

  • 1Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya
  • 2Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah
  • 3Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
  • 4Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
  • 5Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
  • 6Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
  • 7Ketua Komisi III DPR Dengar Info Ada Bunker Lain di Kasus Febrie Adriansyah
  • 8Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
  • 9Ada Mobil Tangki Gratis Selama Air PAM Mati di Jakbar, Begini Cara Aksesnya
  • 10Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Berita
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Wisata
    • Bisnis
    ×