• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Olahraga›KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea CukaiArtikel

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai

Olahraga2026-09-08 05:56:437227

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

“Mencermati fakta-fakta dalam persidangan maupun dari keterangan para saksi yang dipanggil dalam penyidikan perkara pokok, KPK buka peluang melakukan pengembangan penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Penyidikan baru ini menyusul sejumlah nama yang muncul dalam persidangan kasus suap dan gratifikasi yang melibatkan tiga pejabat Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Adapun Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp 300 jut kepada bos Blueray Cargo Group, John Field.

Majelis hakim menilai, John Field terbukti memberikan suap kepada sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa John Field dengan pidana penjara selama 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp 300 juta," kata Ketua Majelis Hakim Brelly Yuniar Dien saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Hakim menyebutkan, perbuatan suap itu dilakukan John Field bersama-sama dengan petinggi Blueray Cargo lainnya, Andri dan Dedy Kurniawan Sukolo.

Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

John Field menyatakan menerima putusan hakim dan menyatakan tidak mengajukan banding, sedangkan untuk jaksa menyatakan pikir-pikir.

Menkeu Purbaya hendak mengecek

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menteri yang menaungi Direktorat Jenderal Bea Cukai merespons munculnya kembali nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam fakta persidangan perkara suap yang melibatkan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Purbaya mengaku belum mengetahui informasi tersebut dan akan mengeceknya lebih lanjut.

"Wah saya enggak tahu, nanti saya cek ya?" kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Majelis hakim dalam persidangan yang memvonis bos Blueray Cargo John Field dan kawan-kawan, mengungkap sejumlah fakta persidangan, termasuk rincian pembagian uang yang tercatat dalam pembukuan internal Blueray Cargo.

Dalam pertimbangan putusan disebutkan, alokasi dana terbesar diberikan kepada pihak berkode "BC 1". Berdasarkan keterangan John Field di persidangan, kode tersebut merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/292d899699.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional

  • Presiden Prabowo On Track Jadi Presiden Terhijau dalam Sejarah Indonesia

  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M

  • Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android

  • Menkop: Koperasi yang Kelola Tambang dan Sawit Sebaiknya Bukan KDMP

  • Pria Challenge Bocah di Depok Sempat Diamkan Korban 5 Menit di Freezer

  • 2 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim

  • Plt Gubri Nilai Obligasi Daerah Alternatif Pembiayaan yang Aman dan Sah

Artikel Populer

  • 1Andre Rosiade ke Hotman: Jangan Kaitkan Kasus Febrie dengan Presiden Prabowo
  • 2Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
  • 3Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut
  • 4Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik
  • 5Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
  • 6Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
  • 7Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
  • 8Zulhas Janji KDKMP Bakal Serap Hasil Panen: Tidak Boleh Petani Dirugikan
  • 9Kolaborasi Heri Dono dan Adelle, dari Kanvas ke Koleksi Perhiasan
  • 10Polisi Kembali Serahkan Barang Bukti 3 Kasus Korupsi Terkait Febrie ke Kejagung
  • 11Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala
  • 12Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi, Pemadaman Terkendala Macet

Tag Populer

  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Berita
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Wisata
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Teknologi

Populer Situs

Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026

LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa

Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas

PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke Mitra Buntut Pekerja Tewas di Jaktim

Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada

KPK Rampung Analisis Amplop Bupati Kuansing ke Raja Juli, Motif Didalami

Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai

Artikel Populer

  • 1Iran Vs AS Merembet ke Mana-mana
  • 2WNI Asal Maros Diduga Dibunuh di Armenia, Kemlu Kirim Nota Diplomatik
  • 3Pramono: Kalau Ada Lift Rusak, Segera Diperbaiki!
  • 4Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
  • 5Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
  • 6MPR Kupas Potensi Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan
  • 7Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
  • 8Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan
  • 929.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa
  • 10Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Berita
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Bisnis
    ×