• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Teknologi›Iran Vs AS Merembet ke Mana-manaArtikel

Iran Vs AS Merembet ke Mana-mana

Teknologi2026-09-08 05:00:3333

Konflik Iran dan Amerika Serikat belum juga usai. Kini, konflik keduanya telah merembet kemana-mana.

Terbaru, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa setidaknya 38 orang telah tewas dan lebih dari 400 luka-luka di negara itu sejak pertempuran dengan Amerika Serikat kembali terjadi pada 22 Juni lalu.

"Jumlah korban luka akibat serangan AS telah melebihi 400, dan 38 warga negara telah gugur sejak 22 Juni," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour dalam unggahan di media sosial X, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat .

"Di antara mereka ada 22 wanita yang terluka, tiga wanita yang gugur, sembilan orang yang terluka di bawah usia 18 tahun, dan satu orang yang gugur di bawah usia 18 tahun," imbuh juru bicara tersebut.

Kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah AS dan Iran kembali melancarkan serangan, yang membuat kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pemimpin kedua negara pada Juni lalu, berada di ujung tanduk.

Beberapa hari terakhir, AS melancarkan sejumlah gelombang serangan udara terhadap target-target Iran, baik di darat maupun di laut. Washington menyatakan bahwa serangannya itu dimaksudkan untuk melemahkan kemampuan Teheran dalam mengancam pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz memang menjadi fokus perselisihan terbaru antara AS dan Iran, yang saling memperebutkan kendali atas jalur perairan vital untuk pasokan minyak dan gas global tersebut.

Baru-baru ini, Presiden Donald Trump melontarkan peringatan kepada Iran, bahwa AS dapat memperluas serangannya hingga menargetkan pembangkit listrik dan jembatan-jembatan di negara tersebut, jika Teheran tidak kembali ke meja perundingan.

Di tengah memanasnya situasi, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump tetap terbuka untuk melakukan diplomasi dengan Iran.

"Presiden akan meminta pertanggungjawaban mereka ketika mereka mengingkari kata-kata yang mereka sampaikan kepada Amerika Serikat," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat.

"Tetapi pada saat yang sama, beliau selalu terbuka untuk diplomasi," tegas Leavitt dalam pernyataannya.

Leavitt kemudian mengklaim bahwa Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan dengan AS.

"Mereka telah menyatakan keinginan untuk mencapai kesepakatan kepada Presiden. Kami sedang berkomunikasi dengan mereka, namun sekali lagi, Presiden tidak akan membiarkan mereka menembaki kapal-kapal di Selat tersebut tanpa menanggung konsekuensinya," ucapnya, merujuk pada serangan di Selat Hormuz.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan pasukannya telah menyerang dua lokasi radar militer Amerika Serikat yang ada di wilayah Oman pada Jumat . Iran juga menghantam target militer AS lainnya di Kuwait, Bahrain, dan Qatar pada hari sama.

Rentetan serangan terhadap negara-negara Teluk tersebut, menurut IRGC, merespons gelombang serangan terbaru AS terhadap target-target Iran.

IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Jumat , mengatakan bahwa pasukan mereka telah "menargetkan dan menghancurkan radar pengintaian maritim di Gugusan Kepulauan Salamah serta radar pengintai udara AS yang ditempatkan di area Ghanam".

Otoritas Oman dan AS belum memberikan tanggapan terhadap klaim IRGC tersebut.

Pada hari yang sama, menurut laporan televisi pemerintah Iran, militer Teheran juga menargetkan infrastruktur militer AS yang ada di Kuwait sebagai pembalasan.

Serangan pembalasan tersebut dilancarkan setelah Teheran menuduh Washington menargetkan sebuah bandara, sebuah stasiun kereta api, dan dua jembatan di wilayah Iran, hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Menurut televisi pemerintah Iran, pasukan militer Teheran telah mengerahkan sejumlah drone ke wilayah Kuwait untuk menargetkan "lokasi penempatan pasukan AS dan pusat dukungan logistik militer AS yang merupakan 'teroris' dan 'pembunuh anak-anak'.

"Serangan-serangan tersebut merupakan tanggapan atas kejahatan musuh yang angkuh dan sebagai pembalasan atas darah para syuhada di tanah air," demikian laporan televisi pemerintah Iran.

Lihat Video 'Houthi Ancam akan Serang Fasilitas Krusial Milik Arab Saudi':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/328d699665.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Shin Tae-yong Buka Suara Terkait Kondisi Pemain Anyar Persija Jakarta

  • Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir

  • Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson

  • Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta

  • Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata

  • Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!

  • Ricardo Salampessy Prediksi Argentina Juara Piala Dunia 2026

  • Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron

Artikel Populer

  • 1Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey
  • 2Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!
  • 3Asap Kebakaran Hutan di Kanada dan Minnesota Selimuti Washington DC
  • 4Juventus Incar Richarlison, Manfaatkan Koneksi De Zerbi dan Carnevali
  • 512 Terdakwa Korupsi PUTR Batubara Divonis, Eks Kadis Dihukum 6 Tahun Penjara
  • 6Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
  • 7Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang
  • 8Ngeri! Ular Sanca 'Nangkring' di Kamar Mandi Bikin Panik Warga di Bogor
  • 9Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
  • 10AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei
  • 11Istri Kenang Momen Suapan Terakhir Ojol Sebelum Dibunuh di Tangerang
  • 12Viral Penjual Kolesom Jumbo di Jaksel Disebut Beralkohol, Apa Itu?

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Berita
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan

Populer Situs

Lapo yang Disidak di Cengkareng Jakbar Jual Daging Anjing

Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat

Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah

Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Sudah Dievakuasi

Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional

Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan

Antrean BBM di Medan Terurai, BPH Migas Sebut Bukan karena Kuota, Lalu Apa?

Artikel Populer

  • 1Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • 2Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
  • 3Polisi Kawal Konflik Reklamasi Pelabuhan Bojonegara, Minta Semua Cari Solusi
  • 4Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
  • 5United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan
  • 6Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain
  • 7Inovasi Skincare Lembut untuk Kulit Sensitif, Menjawab Kebutuhan Generasi Muda
  • 8Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming
  • 9Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas
  • 10Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Berita
    • Olahraga
    • Wisata
    • Kesehatan
    ×