• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat NasionalArtikel

Juara LCC Empat Pilar Papua, SMA YPPK Teruna Bakti Maju ke Tingkat Nasional

Bisnis2026-09-08 05:00:2079

SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura berhasil merebut tahta juara pertama pada Babak Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua. Berkat kemenangan gemilang ini, mereka resmi terpilih untuk mewakili Provinsi Papua pada ajang serupa di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta.

Berdasarkan hasil penilaian, SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura yang tergabung dalam Grup C sukses mengumpulkan nilai tertinggi, yakni 125 poin. Peringkat selanjutnya disusul oleh Grup A dari SMAN 2 Jayapura dengan 95 poin, dan Grup B dari SMAN 1 Arso dengan 90 poin.

Dewan Juri, Anies Mayangsari Muninggar, S.IP., M.E., menjelaskan bahwa perolehan tersebut merupakan hasil akumulasi dari seluruh babak. Rangkaian babak itu meliputi sesi Wawasan Empat Pilar MPR RI, sesi Tematik Empat Pilar MPR RI, hingga sesi Rebutan yang menegangkan.

"Dengan demikian, SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura menjadi pemenang Babak Final LCC Empat Pilar MPR Tingkat Provinsi Papua. Selamat kepada para pemenang, dan bagi yang belum berhasil tetap semangat karena semua peserta adalah pemenang," ujar Anies di Gedung LPTQ Provinsi Papua seperti dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Selain Anies, babak final ini turut dinilai oleh dua juri daerah yang berkompeten. Keduanya adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Yapis Papua Dr. Najamuddin Gani, S.H., M.H., dan Dosen Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Cenderawasih Dr. Petrus Irianto, S.H., M.Pd., M.H.

Kepala SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura, Cornelia Ragainaga, S.Pd., M.Pd., menuturkan bahwa prestasi ini tidak lahir secara instan. Keberhasilan tersebut merupakan buah manis dari proses seleksi internal sekolah serta pendampingan yang intensif.

Begitu lolos seleksi tingkat kota, pihak sekolah langsung menyusun jadwal pembinaan khusus di luar jam belajar dengan melibatkan guru pendamping berpengalaman di bidang PKn.

"Kami memberikan pendampingan khusus kepada anak-anak. Guru pendamping memiliki strategi agar mereka mampu mengambil inti dari soal-soal yang panjang sehingga lebih mudah menentukan jawaban. Hari ini saya melihat mereka mampu menerapkan strategi itu secara konsisten," jelasnya.

Terkait persiapan menuju kancah nasional, Cornelia menyadari akan ada tanggung jawab yang jauh lebih besar. Pasalnya, tim akan berhadapan dengan perwakilan peserta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

"Kami akan menunjukkan bahwa Papua juga mampu bersaing di tingkat nasional. Anak-anak akan lebih banyak berlatih, memperdalam materi Empat Pilar MPR RI, mengaitkannya dengan persoalan-persoalan aktual, dan meningkatkan kepercayaan diri mereka," ujarnya.

Ia juga sempat menceritakan tantangan saat guru pendamping utama berhalangan hadir akibat suasana duka. Namun berkat kekompakan, proses pembinaan tetap berjalan lancar.

"Harapan kami tentu bisa memberikan hasil terbaik. Kami membawa nama Provinsi Papua, sehingga kami berharap anak-anak tetap sehat, fokus, dan mampu memberikan yang terbaik di tingkat nasional," tuturnya.

Salah satu anggota tim pemenang, Christio Imannuel Chau, membeberkan bahwa persiapan lomba ini memakan waktu hampir dua bulan. Selama itu pula, tim mempelajari materi Empat Pilar MPR RI, UUD 1945, hingga beragam wawasan kebangsaan.

"Awalnya kami masih sangat buta mengenai pasal-pasal yang harus dipelajari. Tetapi puji Tuhan, kami bisa menghafal dan memahami materi dengan baik sehingga mampu menjawab pertanyaan saat lomba," katanya.

Di balik kesuksesan tersebut, ada sejumlah tantangan pelik. Mulai dari absennya guru pendamping utama, kendala transportasi, hingga salah satu anggota tim yang sempat jatuh sakit.

"Guru pendamping utama kami berhalangan hadir sehingga kami harus lebih mandiri dalam belajar. Meski ada berbagai kendala, puji Tuhan semuanya bisa kami lalui dengan baik," ujarnya.

Bagi timnya, sesi rebutan di babak final menjadi ujian mental terberat karena poin akan dikurangi jika memberikan jawaban yang salah.

"Di babak rebutan kami harus benar-benar yakin sebelum menjawab karena kalau salah nilainya berkurang. Itu yang membuat kami harus berhati-hati sekaligus cepat mengambil keputusan," ucapnya.

Kini, menatap kompetisi tingkat nasional, Christio dan timnya bertekad untuk tidak sekadar mengandalkan hafalan, melainkan memperkuat daya analisis.

"Kami akan lebih banyak menganalisis materi, bukan hanya menghafal. Kami ingin memberikan yang terbaik, membawa nama baik sekolah dan membanggakan Provinsi Papua di tingkat nasional," tutup Christio.

Kemenangan SMA YPPK Teruna Bakti Jayapura ini diharapkan dapat memantik semangat sekolah-sekolah lain di Papua untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda.

Lihat juga Video Final Lomba Cerdas Cermat MPR Bakal Diulang

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/532d799460.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit

  • Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR

  • Satpol PP Tegur TikToker yang Ngonten Jual Miras di Taman Mataram Jaksel

  • KPK Periksa Kepala BPKAD Tulungagung, Telusuri Aliran Dana ke Bupati Gatut

  • Soal Sanksi untuk Bupati Purwakarta, Mendagri Serahkan ke Dedi Mulyadi

  • Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia

  • Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs

  • Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia

Artikel Populer

  • 1Dishub DKI Jakarta Awasi Ketat Truk ODOL Saat Uji KIR
  • 2Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
  • 320 Tahun ke Depan, Laut Indonesia Terancam Kian Tercemar
  • 4Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
  • 5Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
  • 6Berlangsung Meriah, Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Resmi Ditutup
  • 7Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
  • 8Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
  • 9Gunung Lewotobi Meletus Lagi Minggu Siang, Tinggi Kolom Abu 1,5 Kilometer
  • 10Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah
  • 11Pujian PM Keir Starmer Usai Inggris Raih Juara 3 Piala Dunia
  • 12Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya

Tag Populer

  • Otomotif
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Berita
  • Hiburan

Populer Situs

Jangan Pernah Transfer Uang ke Rekening Pribadi Sales Saat Beli Mobil

Tri Tito Sebut Sinergi Pemda-TP PKK Percepat Program Prioritas di Grassroots

Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies

Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi

Buka Mubeslub Ormas MKGR, Bahlil Ajak Kader Bersiap untuk Pemilu 2029

Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!

Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang

Bikin Penasaran! Tanaman Mirip Bunga Bangkai Tumbuh di Kranji Bekasi

Artikel Populer

  • 1Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
  • 2Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
  • 3Geger Wanita Ditemukan Tinggal Kerangka di Sukabumi Ternyata Korban Pembunuhan
  • 4Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi
  • 5Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga
  • 6Pemerintah Siapkan Lulusan SMK Siap Hadapi Peluang Kerja Robotika
  • 7Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
  • 8Sorotan Kemlu Atas Aksi Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
  • 97 Begal Diringkus Polda Jatim, 1 Tertabrak Mobil Petugas Saat Coba Melarikan Diri
  • 10Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Bisnis
    ×