• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Wisata›AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba KhameneiArtikel

AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei

Wisata2026-09-08 05:56:41135

Pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap seorang pemodal Iran yang berbasis di Dubai, yang dituduh menggelapkan miliaran dolar dana publik untuk memperkaya "elit rezim" di Teheran, Iran.

Warga Iran bernama Ali Ansari itu disebut dalam pernyataan Departemen Keuangan AS sebagai "pemodal utama" bagi pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Mojtaba Khamenei.

Menurut Departemen Keuangan AS, "Ansari secara efektif telah melembagakan penggelapan dana skala besar dalam rezim Iran, mengalihkan kekayaan yang didanai publik ke portofolio properti dan kepemilikan komersial yang luas di luar negeri."

Skema tersebut bertujuan "untuk memperkaya dirinya sendiri, elit rezim," termasuk mereka yang berada di kantor pemimpin tertinggi dan Garda Revolusi Iran yang berpengaruh.

Menurut Departemen Keuangan AS, yang mengelola sanksi-sanksi ekonomi AS, Ansari menggelapkan uang rakyat Iran dan menginvestasikannya ke dalam properti real estat dan komersial di Jerman, Luksemburg, Spanyol, Inggris, Siprus, Uni Emirat Arab, dan negara-negara lain.

Disebutkan bahwa jaringan global perusahaan cangkang tersebut beroperasi di bawah perusahaan induk yang didirikan pada tahun 2011 di negara Karibia, Saint Kitts dan Nevis.

"Meskipun atas nama Ansari, banyak dari kepentingan keuangan ini pada akhirnya dipegang untuk keuntungan finansial Mojtaba Khamenei, keluarganya, dan elit Iran lainnya dalam rezim," kata Departemen Keuangan AS, dilansir kantor berita AFP, Sabtu .

Tindakan hukuman oleh Kantor Pengawasan Aset Asing , seperti yang dilakukan terhadap Ansari ini, biasanya mengakibatkan pembekuan aset apa pun yang dimiliki di Amerika Serikat.

Tindakan tersebut juga melarang perusahaan dan warga negara Amerika untuk melakukan bisnis dengan individu yang disanksi, atau berisiko dikenai sanksi sendiri.

Mojtaba Khamenei menjadi pemimpin tertinggi Iran setelah ayahnya, Ali Khamenei, gugur dalam serangan udara AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

OFAC juga mengambil tindakan terhadap tiga perusahaan pertukaran mata uang yang berbasis di Iran, yang dituduh memindahkan miliaran dolar per tahun untuk bank-bank Iran yang dikenai sanksi melalui lapisan perusahaan cangkang.

Ketiga perusahaan tersebut adalah Mohammad Darbani and Partners, Lavasani and Partners, dan Mohsen Khandan and Partners.

"Dengan menargetkan jaringan-jaringan ini, Amerika Serikat secara langsung mengganggu kemampuan rezim untuk mengakses mata uang asing dan melakukan aktivitas keuangan internasional," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott dalam pernyataan terpisah.

Ketegangan antara Teheran dan Washington kembali meningkat tajam seiring dengan dimulainya kembali saling serang antara AS-Iran minggu ini. Presiden AS Donald Trump bahkan menegaskan bahwa gencatan senjata antara kedua musuh bebuyutan tersebut telah berakhir.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/569c799423.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi

  • Harga Emas Hari Ini 18 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS

  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV

  • Polisi Bakal Panggil Penyanyi Icha Chellow-Mala Agatha, Buntut Laporan Lagu Bermuatan Pornografi

  • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900

  • Google Izinkan Toko Aplikasi Selain Play Store di Android

  • Tren Taktik Low Block di Piala Dunia 2026, Tembakan Jauh Jadi Solusi

  • Daftar 11 Kepala Daerah yang Terjerat OTT pada 2026, Terbanyak dari Jateng

Artikel Populer

  • 1Liburan Berakhir di Klinik akibat Sengatan Ubur-ubur Pantai Glagah
  • 2BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun pada Era Dadan Hindayana
  • 3Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900
  • 4Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
  • 5Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
  • 6Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
  • 7Kenapa Indeks Saham Korea Selatan Kospi Anjlok 6,31 Persen?
  • 8200 Kata-Kata Motivasi untuk Diri Sendiri agar Semangat dan Pantang Menyerah
  • 9Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat
  • 10Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong
  • 11BPDP Pastikan Dana Program B50 Aman, Kebutuhan Tahun Ini Diperkirakan Rp 32,3 Triliun
  • 12Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas

Tag Populer

  • Teknologi
  • Berita
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Otomotif

Populer Situs

Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling

Mendagri Usul Donatur Tiap Calon Kepala Daerah Dibuka ke Publik, Seperti di AS

Berawal dari Laporan Instagram, Imigrasi Bongkar Praktik Dokter Ilegal

Apa Itu WAICO? Organisasi AI Dunia yang Baru Didirikan dan Indonesia Jadi Salah Satu Pendirinya

WNI yang Kabur Tak Pamit Berangkat Korsel, Ibu Bingung Didatangi Pihak Travel

Saham BSI Naik Hampir 10 Persen, Ditopang Sentimen Pasar dan Fundamental

Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia

Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

Artikel Populer

  • 1Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
  • 2Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
  • 3Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
  • 4Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
  • 5Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
  • 6OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Asuransi Indosurya ke Jaksa
  • 7Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu
  • 8Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut
  • 9Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M
  • 10Ada Barcode Lapor Anonim, Sekolah Bolehkan Siswa Laporkan Kekerasan hingga Peredaran Narkoba

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Berita
    • Wisata
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Olahraga
    ×