• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri PenjelasanArtikel

Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan

Pendidikan2026-09-08 05:58:501786

SURABAYA, KOMPAS.com – Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengklarifikasi terkait terduga pelaku kekerasan seksual diminta mencium kaki kedua orangtua dan merekamnya. 

Menurut PPIS, hal tersebut bukan bentuk sanksi, melainkan bagian dari refleksi diri selama proses penanganan kasus.

Kasie Prevensi dan Intervensi PPIS Unesa, Putri Aisyiyah Rachma Dewi, mengatakan arahan tersebut diberikan agar para terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf kepada orang tua sebelum pihak kampus menjelaskan kasus yang sedang mereka hadapi.

"Itu bagian dari refleksi diri, bukan sanksi. Satgas meminta mereka meminta maaf kepada orang tua yang sudah bersusah payah membiayai kuliah mereka. Minta maaf kepada ibu dan cium kaki kedua orang tua sebelum kami berbicara dengan mereka minggu depan," kata Putri kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).

Orangtua dipersiapkan menghadapi proses

Menurut Putri, PPIS berencana bertemu dengan orang tua para terduga pelaku untuk menjelaskan perkembangan penanganan kasus sekaligus mempersiapkan mereka terhadap kemungkinan sanksi akademik.

"Satgas akan bertemu dengan orangtua pelaku untuk menyampaikan situasi dan kondisinya serta mempersiapkan mereka untuk berbagai kemungkinan, entah itu skorsing atau drop out (DO), supaya orang tua siap," ujarnya.

Ia menilai keterlibatan orang tua penting karena pengawasan terhadap mahasiswa tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus.

"Kami hanya bisa menjangkau mereka saat berada di dalam kampus. Kalau di luar kampus, yang bisa melakukan pengawasan adalah orangtua. Karena itu kami juga ingin memberitahukan kepada mereka," katanya.

Putri menjelaskan, permintaan merekam proses permintaan maaf itu hanya dimaksudkan sebagai bukti bahwa arahan tersebut telah dijalankan.

"Tapi di sini kami tegaskan jangan fokus pada videonya. Yang paling penting adalah esensi meminta maafnya. Video hanya sebagai bukti, tetapi didahului dengan permintaan maaf secara tulus," ujarnya.

Berawal dari dokumen DPM

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Vokasi Unesa melalui akun Instagram resminya memaparkan kronologi penanganan dugaan kekerasan seksual tersebut.

Ketua Umum DPM Fakultas Vokasi Unesa, Tegar Eka Pambudi El Akhsan, mengatakan laporan awal diterima pada 1 Juli 2026 disertai sejumlah bukti dan identitas pihak yang diduga menjadi korban maupun terduga pelaku.

Menurut DPM, berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga mahasiswa berinisial HA, RY, dan AD diminta membuat video meminta maaf kepada orang tua dengan mencium kaki mereka sebagai bagian dari proses refleksi yang difasilitasi PPIS.

DPM juga menyebut hingga berita acara tersebut dibuat, keputusan mengenai sanksi akademik, termasuk kemungkinan drop out (DO), belum ditetapkan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/371e799621.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI

  • Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

  • Dua King Kobra Ditemukan Emak-emak Saat Sedang Kawin di Jonggol, Keduanya Mati Setelah Dievakuasi

  • Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah

  • Ada Dua Demo di Jakarta Hari Ini, Hindari Potensi Macet di Lokasi Berikut

  • Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

  • IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya

  • Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan

Artikel Populer

  • 1Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain
  • 2Lansia Dijambret di CFD Rasuna Said, Pelaku Bercelurit Ditangkap, 1 Lainnya Kabur
  • 3Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 4Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 6 Kurikulum Merdeka Kegiatan 2 tentang Sagu
  • 5Cerita SDN 10 Lambung Bukit Padang Merajut Kembali Semangat Literasi Pascabanjir Bandang
  • 6Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
  • 7Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material
  • 8Petani Singkong Minta Harga Rp 2.500 per Kilogram, Gibran Janji Carikan Solusi
  • 9Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
  • 10Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
  • 11Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
  • 12Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China

Tag Populer

  • Berita
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis

Populer Situs

Sambut HDI 2026, DWP Kemensos Gelar Beauty Class untuk Pegawai Perempuan

Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi

Pilihan Motor Listrik Bekas per Juli 2026, Harga mulai Rp 4,5 Jutaan

Trump Ancam Bredel Stasiun TV yang Tak Siarkan Pidatonya

Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar

Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas

Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang

Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG

Artikel Populer

  • 1Bareskrim Serahkan 3 Bandar Narkoba Katingan ke Polda Kalteng
  • 2Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
  • 3Kenapa Zodiak Gemini dan Virgo Kerap Dapat Reputasi Buruk? Ini Alasannya
  • 4Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
  • 5Ketika Seniman Tua di Aceh Utara Pamerkan Ratusan Alat Musik Rapai Pase Berusia 1 Abad
  • 6KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi
  • 7Tanggal 17 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • 8LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
  • 9Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris
  • 10Presiden Israel Blak-blakan Ingin Damai dengan Arab Saudi, Bawa-bawa Nama MBS

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Berita
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Wisata
    ×