• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung KeluarArtikel

Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar

Berita2026-09-08 05:04:276437

Kuasa hukum keluarga IPP (33), guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di mes Polres Pesisir Selatan (Pessel), mempertanyakan hasil visum korban yang hingga kini belum kunjung keluar.

Padahal, peristiwa tersebut sudah berlalu hampir satu bulan persisnya pada Sabtu (27/6/2026).

Kuasa hukum keluarga korban, Rodi Chandra menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk menemui Kanit Resum Satreskrim Polres Pesisir Selatan guna menanyakan perkembangan kasus serta kejelasan hasil visum tersebut.

"Belum ada informasi terkait hasil visum. Rencananya kami akan menemui Kanit Resum Polres Pessel dan juga berkoordinasi langsung dengan tim dokter di RS Bhayangkara Kota Padang," ujar Rodi kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).

Hasil visum tersebut berkaitan dengan organ dalam korban, yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan labor.

Di sisi lain, proses penyelidikan terus berjalan.

Penyidik Polres Pessel tengah menggali secara mendalam mengenai hubungan atau kedekatan korban dengan sejumlah personel kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

Hal ini terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif terhadap ayah, ibu, dan kakak sepupu korban pada Senin (6/7/2026).

“Sampai saat ini selain pihak keluarga teman dari almarhum juga sudah memberi keterangan,” ujarnya.

Misteri Alasan Menginap di Mes Polisi

Salah satu poin krusial yang tengah didalami oleh tim penyidik adalah motif atau alasan keberadaan korban di mes Korps Bhayangkara tersebut.

Sebagai seorang guru, keberadaan IPP di mes polisi dinilai memerlukan penjelasan logis.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, dalam keterangan sebelumnya membenarkan bahwa fokus penyelidikan saat ini adalah mencari tahu alasan korban menginap.

"Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami berbagai hal, termasuk alasan korban menginap di mes saat itu. Terkait alasan korban menginap, masih kami dalami," ujar Susmelawati.

Hingga saat ini, Polda Sumbar telah memeriksa total empat personel kepolisian yang diketahui kerap mendatangi mes tempat korban ditemukan tewas.

"Baru empat personel yang dimintai keterangan. Mereka merupakan anggota yang sering datang ke mes itu. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Polres maupun Propam," ujar dia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pessel, AKP Suhasril menegaskan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk bersikap profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini.

"Kita sudah mintai keterangan pada keluarga dan teman. Jikalau masih ada saksi tambahan yang diketahui oleh keluarga, silakan sampaikan ke penyidik," tutur Suhasril.

Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya menegaskan akan terus mengawal setiap tahapan proses penyelidikan hingga tuntas.

"Harapan kami, apa yang menjadi pertanyaan masyarakat serta harapan pihak keluarga korban tentang keadilan benar-benar bisa disampaikan secara terbuka, transparan, dan tidak ada yang ditutupi," kata Rodi.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/81e899910.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Sekolah Sepi vs Sekolah Antre: Pakar Ungkap Alasan Orangtua Pilih Sekolah Bukan Lagi Jarak

  • Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!

  • Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional

  • Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

  • Mendagri Sebut Kinerja Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi

  • Polisi Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 10 Kubik Kayu Disita

  • Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup

  • Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling

Artikel Populer

  • 1Kemeriahan Pelajar dan Emak-emak Sambut Kedatangan Prabowo di Malang
  • 2Mendagri Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah lewat Sistem dan Sikap Integritas
  • 3DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
  • 450 Kata-kata Motivasi Bahasa Inggris Singkat dan Artinya, Penuh Makna
  • 5Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas
  • 6Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
  • 7Candu Judol Pangreh Praja
  • 8Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
  • 9Konflik Antardesa di Adonara Flores Timur Lumpuhkan Jalan Trans Waiwerang, Warga Tak Berani Melintas
  • 10Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang
  • 11TPA Cipayung Depok Kebakaran, Api Menyala Besar
  • 122 Jambret Bersajam Sasar Lansia di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Ditangkap

Tag Populer

  • Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Berita
  • Pendidikan
  • Hiburan

Populer Situs

Menantang Ombak dan Ongkos, Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan Hadapi Kenaikan Harga Bahan Bakar

Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri

Habiburokhman: Presiden Tak Pernah Campuri Urusan Hukum Acara Pidana

Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses

Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat

Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan

Ada Barcode Laporan Anonim, Siswa: Kalau Lapor ke Sekolah Kadang Malu

Lucas Digne Buka Suara soal Pelanggaran terhadap Lamine Yamal

Artikel Populer

  • 1Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
  • 2Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK
  • 3PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik
  • 4Perkara Amplop Raja Juli di Tangan KPK
  • 5Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
  • 6BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
  • 7Kebakaran di Pabrik Sandal Tangerang, 1 Pegawai Alami Sesak Napas
  • 8Soal Sanksi untuk Bupati Purwakarta, Mendagri Serahkan ke Dedi Mulyadi
  • 9Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
  • 10Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Hiburan
    • Kesehatan
    ×