• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah HumanisArtikel

DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis

Pendidikan2026-09-08 05:01:294827

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah mendukung langkah Pemkot Surabaya menata pedagang kaki lima di berbagai titik kota. Menurutnya, penataan harus dilakukan secara humanis dan dibarengi solusi agar pedagang tetap bisa mencari nafkah.

Laila Mufidah mengatakan penataan PKL merupakan langkah yang perlu dilakukan demi menjaga ketertiban kota. Namun, penataan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya menghalangi masyarakat mencari penghasilan.

"Mari tertib bersama tanpa merampas hak fasilitas umum dan berjualan di bahu jalan. Bisa menyusahkan orang lain karena macet," kata Mufidah dalam keterangan tertulis, Kamis .

Politisi PKB yang akrab disapa Ning Mufidah itu menilai keberadaan PKL akan selalu menjadi bagian dari dinamika kota besar seperti Surabaya. Selain menjadi pusat jasa dan ekonomi, Surabaya juga menjadi tujuan urbanisasi sehingga jumlah PKL akan terus bertambah.

"Selain persoalan parkir dan sampah, PKL akan terus menjadi atensi kita semua. Saya juga terbantukan dengan PKL. Tapi mari berjualannya di tempat yang tepat. Bukan di tepi-tepi jalan," ujarnya.

Mufidah meyakini Pemkot Surabaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan Sentra Wisata Kuliner sebagai tempat berjualan bagi pelaku UMKM dan PKL.

Menurutnya, warga tetap harus diberi ruang untuk mencari nafkah, tetapi tidak dengan menggunakan fasilitas umum atau mengganggu hak pengguna jalan.

"Mereka adalah warga Surabaya dengan KTP asli Surabaya. Mereka harus kita dukung untuk beraktivitas ekonomi. Tapi ojo nglanggar yo. Dodolan nang embong," katanya.

Dia menegaskan setiap penataan PKL harus dilakukan secara humanis, sesuai prosedur, serta dibarengi penyediaan lokasi alternatif bagi para pedagang.

Mufidah mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya yang selama ini menyiapkan solusi berupa stan di pasar maupun SWK. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan penataan tidak semata-mata dilakukan melalui penertiban.

Tak hanya itu, dia juga mengapresiasi sikap tegas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terhadap oknum yang menyalahgunakan fasilitas SWK, termasuk pencopotan Lurah Tambak Wedi yang diduga terlibat jual beli stan.

"Mari semua disiplin bareng-bareng. DPRD mendukung penegakan regulasi demi kesejahteraan warga," ujarnya.

Mufidah juga mendukung langkah Eri Cahyadi membuka layanan hotline bagi masyarakat. Menurutnya, kanal tersebut bisa dimanfaatkan warga untuk melaporkan berbagai persoalan, termasuk keberadaan PKL yang berjualan di lokasi terlarang.

"Yang perlu ditekankan adalah jangan ada PKL baru di salah satu titik. Satpol PP harus memantau intensif," katanya.

Sementara itu, Pemkot Surabaya menyiapkan sekitar 2.700 stan kosong di pasar milik PT Pasar Surya Perseroda untuk menampung PKL dan pedagang pasar tumpah. Selain itu, tersedia sekitar 570 stan di Sentra Wisata Kuliner yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi relokasi pedagang.

"Penataan PKL akan diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan tahapan peringatan hingga penertiban. Dalam pelaksanaannya, camat dan lurah diminta berperan aktif mendampingi proses tersebut," tutupnya.

Lihat juga Video 'Cekcok PKL Berujung Ledakan, Polisi Amankan 3 Orang':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/456e699537.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu

  • Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta

  • Bang Jago Ngamuk Bawa Golok di Warung Jamu Bogor Jadi Tersangka

  • Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit

  • Juventus Incar Richarlison, Manfaatkan Koneksi De Zerbi dan Carnevali

  • Bagaimana Mengukur Jejak Maut Gelombang Panas di Jerman?

  • Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah

  • Mengapa Kita Sulit Berhenti Membaca Berita Buruk? Ini Penjelasan Psikoterapis

Artikel Populer

  • 1Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
  • 2Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
  • 3Google Borong Pasokan Listrik dari Pembangkit Surya Raksasa
  • 4Bayi Baru Lahir Dibuang di Lahan Kosong Bekasi, Polisi Buru Pelaku
  • 57 Makanan Terbaik untuk Dipadukan dengan Telur
  • 6Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023
  • 7Taylor Swift dan Coldplay Pernah Konser di MetLife Stadium, Venue Final Piala Dunia
  • 8Promo Indomaret Periode 17-22 Juli 2026, Camilan Berbagai Merk Diskon 30 Persen
  • 9Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
  • 10Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
  • 11Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
  • 1229.830 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Digembleng, Pemerintah Kejar SDM Siap Kelola Ekonomi Desa

Tag Populer

  • Berita
  • Bisnis
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Otomotif

Populer Situs

Gugur Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, Serda Hengki Pernah 15 Tahun Tugas di Timika

Urutan Febrie Tersangka: Ditetapkan Kortas Tipikor, Dilimpah ke Kejagung

Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid

Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?

Jaga Inflasi Terkendali, Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan & Distribusi

Jaga Sinergitas, Anggota Polsek-polsek di Bogor Kunjungi Koramil

Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api

Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?

Artikel Populer

  • 1Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus
  • 2Prabowo Minta TNI-Polri Turun ke Sawah Tidak Dipersoalkan
  • 3Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
  • 4Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
  • 5Candu Judol Pangreh Praja
  • 6Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
  • 7Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
  • 8Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang
  • 9Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
  • 10BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Berita
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    ×