• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di JakutArtikel

Tak Dikasih Rp 300.000, Anggota Satpol PP Ambil Iuran Ngaji Siswa Pecahan Rp 2.000 di Jakut

Berita2026-09-08 05:00:194

Uang Rp 150.000 yang diambil anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Rumah Belajar Merah Putih, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, merupakan uang recehan hasil iuran anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji.

Pendiri Rumah Belajar Merah Putih, Desi Purwatuning mengatakan, uang tersebut terkumpul dari iuran sebesar Rp 2.000 yang dibayarkan anak-anak secara sukarela ketika mengikuti kegiatan belajar.

"Kita nggak punya uang, dan itu uang dua ribuan. Jadi anak-anak di sini tuh ngaji bayar Rp 2.000, bagi yang mampu. Iya, jadi uang itu tuh uang anak-anak ngaji gitu loh. Itu diambil sama dia dan langsung kabur," ucap dia kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Uang itu diberikan pengurus kepada pria yang mengaku sebagai anggota Satpol PP setelah meminta "uang kopi" saat mendatangi rumah belajar pada Senin (6/7/2026)

Awalnya, ia menyuruh pengurus yang berada di lokasi agar memberikan Rp 150.000. Namun, oknum itu disebut menolak nominal itu dan justru meminta Rp 300.000.

"Tim saya telepon lagi ke saya, 'Bun, nggak mau, orangnya minta Rp 300.000.' Saya kaget dong. Loh, kok bisa-bisaan? Gitu kan. Ah, ini pemalakan kan," ujar dia.

Ia menyayangkan dugaan tindakan pungli tersebut terjadi di tempat yang dibangun untuk memberikan layanan pendidikan kepada anak-anak di lingkungan sekitar.

"Sekolah ini berdiri bukan cari keuntungan. Tapi sekolah ini didirikan untuk bantu anak-anak yang memang nggak dapat haknya. Dan kita bantu bagaimana apa yang bisa kita lakukan buat dia," ucap dia.

Desi tidak mempermasalahkan apabila aparat datang ke Rumah Belajar Merah Putih untuk bersilaturahmi.

Menurut dia, selama ini sejumlah anggota aparat juga pernah datang untuk sekadar makan atau minum bersama pengurus.

"Kalau makan sama ngopi bareng kita, itu saya bilang silaturahmi lah. Kalau ini kan personal, jatuhnya," imbuh dia.

Desi berharap Satpol PP DKI Jakarta menindak tegas oknum yang diduga melakukan pungli tersebut.

Pasalnya, ia mengaku menerima informasi bahwa oknum tersebut telah melakukan tindakan yang sama beberapa kali di wilayah lain.

"Karena ternyata begitu saya buka di Facebook ya, mereka bilang, 'orang ini sering minta'. Jadi bukan saya doang korbannya," tambah dia.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Jakarta Timur, Andik, membenarkan bahwa GS yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di Rumah Belajar Merah Putih, Cilincing, Jakarta Utara, merupakan anggotanya.

GS sebelumnya memang pernah bertugas di Satpol PP Jakarta Utara.

Berdasarkan temuan awal, GS mendatangi Rumah Belajar Merah Putih seorang diri tanpa didampingi anggota Satpol PP lainnya.

Saat ini, GS tengah menjalani pemeriksaan oleh tim yang terdiri dari Inspektorat, Biro Hukum, Bagian Kepegawaian, dan Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Pemeriksaan tersebut antara lain untuk mendalami alasan serta lamanya dugaan praktik pungli yang dilakukan.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/651f699342.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kemenbud Kerja Sama dengan Danantara Perkuat Ekosistem Pemajuan Kebudayaan

  • Saat Letusan Gunung Berapi Bikin Eropa Tertutup Kabut Beracun 5 Bulan

  • Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan

  • Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

  • Awalnya Banyak Dikritik, The Odyssey Justru Catat Rekor Pembukaan Film Terbaik Tahun 2026

  • Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras

  • Balas Trump, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT

Artikel Populer

  • 1Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
  • 2Lewat Vicon, Prabowo Minta Maaf Tak Hadiri Langsung Groundbreaking Abadi Masela
  • 3Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • 4Momen Kapolda Riau dan Ojol-Mahasiswa Nobar Final Piala Dunia di Polda Riau
  • 5Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
  • 6Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
  • 7PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
  • 8Pemprov Banten Tawarkan Peluang Investasi ke Vietnam, Perumahan hingga Susu
  • 9Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
  • 10Pertamina Tindak Tegas Sopir Tangki "Nakal", Distribusi BBM di Medan Kembali Normal
  • 11Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
  • 12Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih

Tag Populer

  • Wisata
  • Berita
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Kesehatan

Populer Situs

Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie

Rapat Paripurna DPRD Sumut Banyak Kursi Kosong, Pimpinan OPD Ramai-ramai Absen

Respons Pengacara soal Roy Suryo Dipolisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Kronologi ASN BPN Nias Tewas di Apartemen Medan, Polisi Ungkap Penyebab Kaki Korban Putus

Lu Punya Otak, Enggak?

Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur

3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun

TransNusa Terbang dari Bali ke Waingapu dan Wakatobi

Artikel Populer

  • 1Momen Waterloo Mbappe dan Perancis di Piala Dunia 2026 
  • 2Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan
  • 3Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
  • 4Pilu Ibu dan Anak Tewas Tertabrak KA Pandalungan di Tambun Selatan
  • 5Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
  • 6DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal
  • 7Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?
  • 8Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • 9Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
  • 10Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Berita
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Hiburan
    ×