• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan BesarArtikel

Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar

Otomotif2026-09-08 05:01:51283

Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan Amerika Serikat akan menderita 'pelajaran yang tak terlupakan' di tangan Teheran dan sekutu regionalnya. Dia menuduh AS berulang kali melanggar nota kesepahaman antara kedua negara.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu , pernyataan tertulis yang dikaitkan dengan Mojtaba Khamenei itu dibacakan di televisi pemerintah Iran pada Sabtu . Pemimpin tertinggi Iran mengatakan pelanggaran Washington terhadap MoU menunjukkan tanda tangan Presiden Donald Trump 'sama sekali tidak berharga dan tidak sah'.

"Pelanggaran berulang terhadap perjanjian oleh Setan Besar sehubungan dengan kesepakatan tersebut sekali lagi membuktikan kepada semua orang bahwa tanda tangan Presiden Amerika sekarang sama sekali tidak berharga dan tidak sah, dan bahwa intimidasi, hegemoni, dan kebiadaban adalah komponen yang tak terpisahkan dari keyakinan dan doktrin Amerika," bunyi pernyataan tersebut.

"Sekarang musuh Amerika berusaha untuk memicu perang dan menderita biaya yang lebih berat dan penghinaan lebih lanjut, mereka harus tahu bahwa bangsa Iran yang terkasih dan Front Perlawanan memiliki pelajaran yang tak terlupakan bagi mereka," tambahnya.

AS telah meningkatkan serangannya terhadap Iran minggu ini dengan menargetkan infrastruktur sipil, termasuk jembatan, jalur kereta api, dan pabrik desalinasi air. Teheran telah merespons dengan menyerang infrastruktur sipil di Kuwait, yang merupakan negara penampung pasukan AS. Kuwait mendesak semua orang untuk melakukan penghematan listrik.

Perang AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada bulan Februari 2026, dipandang sebagai ancaman eksistensial oleh kepemimpinan senior negara itu. Teheran tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah pada tuntutan yang semakin meningkat dari pemerintahan Trump.

Sementara, negara-negara regional terus mendorong diakhirinya konflik di balik layar. Khamenei mengatakan AS telah 'mengungkapkan wajah aslinya', memperlihatkan 'kepalsuan, irasionalitas, ketidakandalan, dan kejahatannya'.

Dia menyerukan rakyat Iran untuk mempercayai kepemimpinan untuk melindungi negara, mendesak masyarakat untuk tetap 'waspada' dan 'aktif' karena pertempuran terus berlanjut. Selain serangan langsung oleh Iran, kelompok Houthi di Yaman juga dikabarkan dapat menutup jalur Bab al-Mandeb ke Laut Merah untuk mendukung Iran yang merupakan sekutu penting mereka.

Hal itu akan semakin menggoyahkan pasar energi global, meningkatkan inflasi, dan memberikan tekanan tambahan pada Trump untuk menghentikan serangan. Perang ini sangat tidak populer di AS dan telah menimbulkan kerugian ekonomi bagi warga AS.

MoU yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan dan ditandatangani bulan lalu bertujuan untuk menciptakan kondisi agar perang berakhir secara permanen. Namun, Teheran dan Washington telah menyatakan kesepakatan tersebut 'berakhir' setelah saling menuduh melanggarnya.

Simak juga Video Mojtaba Khamenei Sebut Iran Tak Ingin Perang, Tapi Ogah Tunduk!

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/166a699827.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong

  • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar

  • ASN Jaksel Bawa Kendaraan Pribadi di Hari Wajib Naik Transum, Mobil Diderek

  • INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya

  • Dominik Szoboszlai Perpanjang Kontrak di Liverpool hingga 2031

  • AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal

  • Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan

  • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan

Artikel Populer

  • 1Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya
  • 2DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam
  • 3Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
  • 42 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Sempat Mengapung Pakai Gabus Bareng 3 Mayat
  • 5Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Dijadikan Kantor Yayasan oleh Don Ritto Sejak 2023
  • 6Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng
  • 7Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
  • 8Dihuni Cuma 350 Orang, Flam Desa Surga di Balik Keajaiban Film Frozen
  • 9Legislator PDI-P: Cara Pelaksanaan MBG Terbaik adalah Pakai Dapur Sekolah
  • 10Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
  • 11Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU LLAJ, Hak Kewajiban Ojol Diatur Terpisah
  • 12Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur

Tag Populer

  • Berita
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Populer Situs

Pasar Rakyat-Budaya Jateng 2026 Mulai Dibuka, Tampilkan Ratusan Karya Seni

Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI

Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju

Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam

Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming

Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih

Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 42,6 Triliun hingga Juni 2026

Viral 2 Pekerja Migran Asal Agam Terikat Minta Dipulangkan dari Myanmar, BP3MI Tindak Lanjuti

Artikel Populer

  • 1Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek
  • 2Lucas Digne Buka Suara soal Pelanggaran terhadap Lamine Yamal
  • 3Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur
  • 4Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
  • 5PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
  • 6370 Drone Ukraina Melesat ke Moskow dalam Semalam, 7 Orang Tewas
  • 74 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian
  • 8Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
  • 9Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan Argentina
  • 10Mau Nonton Piala Dunia di Rumah, Pasien Puskesmas di Sulbar Kabur Bawa Infus

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Hiburan
    ×