• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan ArgentinaArtikel

Mimpi Inggris ke Final Piala Dunia Kandas Usai Ditaklukkan Argentina

Otomotif2026-09-08 05:02:218273

Harapan Inggris untuk menjuarai Piala Dunia kandas setelah Argentina mencetak dua gol pada menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan dan memenangkan laga semifinal dramatis di Atlanta.

Tim asuhan Thomas Tuchel sempat berada di jalur menuju final Piala Dunia putra pertama Inggris sejak kesuksesan mereka pada 1966, setelah Anthony Gordon membawa The Three Lions unggul dalam laga sengit pada menit ke-55.

Namun, Argentina bangkit berkat inspirasi para pemainnya. Enzo Fernandez mencetak gol yang spektakuler lima menit menjelang laga usai, sebelum Lautaro Martinez menyundul umpan silang Lionel Messi untuk mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Penantian Inggris untuk kembali meraih kesuksesan pun berlanjut. Mereka kini akan menghadapi Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga, sementara Argentina akan berusaha mempertahankan gelar juara saat menghadapi Spanyol pada Senin dini hari.

Atmosfer panas di dalam maupun di luar Stadion Atlanta tercermin dalam babak pertama yang berlangsung keras dan diwarnai 19 pelanggaran.

Wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, tampak kesulitan mengendalikan jalannya pertandingan.

Fernandez sempat menjadi pemain yang paling dekat mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang tipis melenceng dari sasaran.

Namun, justru Inggris yang memecah kebuntuan ketika Morgan Rogers membenarkan kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan mengirim umpan silang sempurna dari sisi kanan yang diselesaikan Gordon di tiang jauh.

Gol tersebut memicu respons Argentina. Inggris kemudian membutuhkan penyelamatan refleks yang brilian dari kiper Jordan Pickford untuk menggagalkan sundulan Nico Gonzalez.

Saat Inggris terus berada di bawah tekanan, Alexis Mac Allister menanduk bola yang membentur tiang gawang sebelum Argentina akhirnya menyamakan skor lima menit menjelang waktu normal berakhir. Fernandez menaklukkan Pickford yang tampil gigih melalui tendangan keras dari jarak sekitar 25 yard.

Tuchel menyiapkan timnya untuk mempertahankan kotak penalti dengan menempatkan empat bek tengah.

Namun, momentum Argentina tak terbendung. Mac Allister kembali menghantam tiang gawang sebelum pertahanan Inggris akhirnya runtuh pada menit ke-92, ketika Martinez mencetak gol yang memastikan kemenangan Argentina dalam semifinal yang memikat ini.

Inggris, seperti yang beberapa kali terjadi ketika kemenangan tampak sudah berada dalam genggaman mereka, termasuk di era Sir Gareth Southgate, tiba-tiba bermain terlalu berhati-hati. Dalam hal ini, pelatih kepala Thomas Tuchel juga harus memikul sebagian tanggung jawab.

Dari posisi yang relatif mengendalikan pertandingan, meski hanya relatif dalam atmosfer semifinal Piala Dunia yang begitu intens melawan Argentina, Tuchel dan timnya justru menyerahkan inisiatif permainan kepada lawan. Konsekuensinya terbukti sangat merugikan.

Mimpi menuju final mulai terlihat nyata setelah gol Anthony Gordon. Namun setelah itu, Inggris memilih bertahan lebih dalam dan menumpuk pemain belakang.

Keputusan memasukkan Ezri Konsa menggantikan pencetak gol Gordon saat laga menyisakan 18 menit menjadi salah satu simbol pendekatan tersebut.

Kali ini, strategi mengandalkan postur tinggi Dan Burn sebagai benteng pertahanan tambahan juga tidak membuahkan hasil.

Inggris terkurung di area penalti mereka sendiri dan terus-menerus berada di bawah tekanan. Tuchel mengubah formasi menjadi lima bek terlalu cepat, sebuah langkah yang justru mengundang tekanan lebih besar dari Argentina.

Pada akhirnya, pertahanan Inggris runtuh.

Di antara berbagai kekecewaan yang dialami Inggris dalam beberapa tahun terakhir, kekalahan ini mungkin menjadi yang paling menyakitkan.

Mereka sudah begitu dekat dengan final, tetapi sekali lagi harus menerima akhir yang pahit dan terasa begitu akrab.

Lionel Messi memang baru menunjukkan pengaruh besarnya pada fase akhir semifinal Piala Dunia yang penuh drama ini. Tapi ketika momen itu tiba, dia sekali lagi menjadi inspirasi utama bagi Argentina.

Dalam tim Argentina yang sejauh ini seolah menolak untuk kalah di Piala Dunia ini, Messi berperan penting dalam kebangkitan timnya.

Dia memberikan umpan yang berujung pada gol penyama kedudukan Enzo Fernandez melalui tendangan keras lima menit menjelang pertandingan berakhir.

Tak lama kemudian, Messi mengirim umpan silang dengan kaki kanannya yang disundul Lautaro Martinez menjadi gol kemenangan pada masa injury time, membuat Inggris harus menelan kekecewaan besar.

Performa Argentina meningkat setelah mereka meninggalkan pendekatan kontroversial yang mewarnai permainan mereka pada babak pertama.

Alih-alih mengandalkan upaya-upaya mengganggu ritme lawan, Argentina mulai mendominasi permainan dan secara fisik menguasai pertandingan saat Inggris semakin tenggelam dalam pendekatan bertahan.

Gelombang demi gelombang serangan pada menit-menit akhir akhirnya terlalu sulit dibendung oleh Inggris.

Kini, pada usia 39 tahun, Messi berpeluang menambah satu lagi gelar Piala Dunia ke dalam koleksi prestasinya.

Di final nanti, dia akan berhadapan dengan bintang muda Spanyol yang digadang-gadang sebagai penerus takhtanya, Lamine Yamal, serta tim juara Eropa yang tampil luar biasa saat menyingkirkan Prancis di semifinal lainnya.

Simak juga Video: Harry Kane Bicara soal Apa yang Salah dari Timnas Inggris

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/143d699850.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 6 Cara Mencuci Buah dan Sayur agar Tetap Bersih dan Segar

  • Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif

  • Cerita Munawir Bertahan di Laut Selayar, Coba Selamatkan Bocah 13 Tahun, tapi...

  • Bina Marga DKI: Belum Ada Kesepakatan Ganti Rugi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk

  • Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan

  • Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Dibuka, Akses 3T Pulih

  • Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis

  • Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru

Artikel Populer

  • 1Anak Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pindah Sekolah
  • 2Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar
  • 3Taylor Swift dan Coldplay Pernah Konser di MetLife Stadium, Venue Final Piala Dunia
  • 4Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
  • 5Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
  • 620 Tahun ke Depan, Laut Indonesia Terancam Kian Tercemar
  • 7Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada
  • 8Efek Domino Kenaikan Harga Obat bagi Pengeluaran Keluarga
  • 9Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
  • 10Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
  • 11Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
  • 12Inilah Wujud Cincin Juara Piala Dunia 2026, Tiru Olahraga Amerika Utara

Tag Populer

  • Hiburan
  • Berita
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Bisnis
  • Wisata
  • Olahraga

Populer Situs

Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun

Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!

Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi

Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan

Rumah Mewah di Grand Polonia Meledak, Kapolrestabes Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam

Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk

Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK

Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun

Artikel Populer

  • 1TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
  • 2KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • 3Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
  • 4Timur Tengah Mendidih, Arab Saudi Akan Beli Senjata AS Rp 33 T
  • 5Beredar Kabar Adanya Pemutihan Pajak Motor Gratis 2026 di Jabar, Polres Indramayu: Informasi Hoaks!
  • 66 Kesalahan Memasak yang Membuat Wajan Antilengket Cepat Rusak
  • 7"Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
  • 8Kala Pemerkosaan Gadis di Sampang oleh 27 Pria Jadi Atensi Senayan
  • 9Resep Donat Kentang Empuk, Ini Tips agar Mengembang Sempurna
  • 10AS Jatuhkan Sanksi ke 'Pemodal Utama' Mojtaba Khamenei

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Olahraga
    • Berita
    ×