• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?Artikel

Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?

Berita2026-09-08 05:53:469553

Di tengah keinginan para pengendara untuk menekan pengeluaran harian, isu efisiensi bahan bakar minyak (BBM) selalu menarik untuk dibahas.

Banyak pemilik sepeda motor yang kemudian melirik jalur modifikasi, mulai dari memasang alat tambahan, menggunakan pil khusus, hingga mengubah setelan internal mesin demi mengejar angka konsumsi BBM yang lebih irit.

Namun, apakah ragam modifikasi ini benar-benar terbukti secara teknis, atau justru menyimpan risiko besar yang bisa merusak mesin dalam jangka panjang?

Ilustrasi servis motor Harley-Davidsonilhamkarim/kompas.com Ilustrasi servis motor Harley-Davidson

Risiko Kerusakan Mesin Lebih Besar ketimbang Manfaat

Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa rekayasa mekanis untuk membuat motor lebih irit memang secara teori bisa saja dilakukan. Namun, ubahan tersebut menuntut konsekuensi yang sangat besar.

"Ya bisa-bisa saja seperti memodifikasi untuk menurunkan rasio kompresi, memundurkan timing pengapian (kalau ECM kita bisa disetel), bisa juga dengan menurunkan temperatur mesin atau bisa juga dengan menambah peningkat oktan seperti yang ada di aftermarket," ujar Victor kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2026).

Meski secara teknis memungkinkan, Victor mengingatkan bahwa setiap motor baru yang keluar dari pabrik sudah melalui perhitungan matang yang menyeimbangkan semua sektor. Mengubah satu variabel standar demi keiritan dipastikan akan merusak keseimbangan komponen lainnya.

"Ketika melakukan modifikasi pasti ada sesuatu (standar) yang dirubah yang tentunya akan memiliki efek samping yang biasanya kalau dibandingkan antara manfaat dan mudharat akan merugikan," kata Victor.

Efek domino dari ubahan paksa ini tidak main-main, mulai dari penurunan performa motor, emisi gas buang yang memburuk, hingga memperpendek umur pakai komponen mesin itu sendiri.

"Karena itu, kita dari pabrikan tidak merekomendasikan hal ini," ucap Victor.

Klaim Alat Penghemat BBM Hanya Sebatas Testimoni

Senada dengan pihak pabrikan, pandangan skeptis juga datang dari pelaku industri modifikasi di lapangan. Aksesori atau ramuan aftermarket yang marak dijual dengan iming-iming instan bikin irit bensin dinilai tidak memiliki landasan ilmiah yang kuat.

Dustin, pemilik bengkel Garage +62, mengungkapkan bahwa selama memegang berbagai proyek modifikasi, dirinya belum pernah menemukan alat yang secara sahih terbukti di atas kertas bisa memangkas konsumsi BBM.

"Ada yang bilang pasang alat ini, masukkin pil ini pil itu, semuanya cuma sugesti. Tidak terbukti secara teknis kalau semua itu bisa membuat irit BBM," kata Dustin.

Kapur barus dipercaya dapat meningkatkan oktan bensinFoto: Tangkapan layar Kapur barus dipercaya dapat meningkatkan oktan bensin

Dustin menilai, maraknya anggapan bahwa alat-alat tersebut berhasil membuat motor lebih irit lebih dipicu oleh faktor psikologis pengendara setelah mengeluarkan uang, atau karena strategi pemasaran digital yang masif.

"Selama ini kan klaimnya hanya testimoni saja. Testimoni itu kan bisa karena sugesti orangnya, atau mungkin ada beberapa influencer malah dibayar," kata dia.

Artinya, tidak ada jalan pintas lewat modifikasi atau pemasangan peranti ajaib untuk membuat motor menjadi lebih irit BBM. Langkah paling aman dan terbukti untuk menjaga efisiensi bahan bakar tetap optimal adalah melakukan servis berkala secara rutin serta menerapkan gaya berkendara yang halus.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/435d699558.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya

  • Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun

  • Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini

  • Anomali Banjir di Tengah Kemarau

  • Pesta Hidup Berseri Diramaikan 500 Peserta, Gaungkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat

  • Kunci Sukses Timnas Voli Putra Bungkam Kamboja 3-0 di SEA V Cup 2026

  • Hanya 10 Jam, Polisi Tangkap Anak Angkat dan Kekasihnya yang Bunuh Pria di Nganjuk

  • Meriah! BEC 2026 Padukan Nilai Historis, Budaya hingga Fashion Global

Artikel Populer

  • 1Kronologi Tabrakan Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR
  • 2Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional
  • 3Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
  • 4KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya
  • 5Pemkot Depok Terbitkan SE Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
  • 6Kala Trump Kritik Taktik Inggris yang Kalah dari Argentina di Piala Dunia
  • 7Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • 8CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
  • 9Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
  • 10Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • 11Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
  • 12Polisi Ungkap Asal-usul Senpi di Kasus Pengusaha Tewas di St Regis

Tag Populer

  • Hiburan
  • Berita
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Teknologi

Populer Situs

Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa

Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya

Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan

5 Destinasi Wisata di Jakarta yang Lagi Hits untuk Liburan Keluarga

Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung

Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus

Meski Kalah di Final Piala Dunia 2026, Presiden Argentina Siapkan Hari Libur Khusus

Link Live Streaming China Open 2026 Hari Ini: Putri KW Main Pertama

Artikel Populer

  • 1Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
  • 2Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran
  • 3Efek Minum Kopi Tiap Hari bagi Tubuh, dari Menit Pertama hingga Bertahun-tahun Kemudian
  • 4Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
  • 5Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
  • 6GNK Kritik Hotman Paris: Jangan Seret Nama Presiden untuk Bela Febrie
  • 7Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • 8Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
  • 9NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar
  • 10Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Berita
    • Pendidikan
    • Otomotif
    ×