• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Olahraga›Meriah! BEC 2026 Padukan Nilai Historis, Budaya hingga Fashion GlobalArtikel

Meriah! BEC 2026 Padukan Nilai Historis, Budaya hingga Fashion Global

Olahraga2026-09-08 04:56:1276213

Parade Banyuwangi Ethno Carnival 2026 berlangsung meriah, hari ini. Deretan kostum spektakuler yang mengusung konsep fashion carnival kembali menunjukkan bagaimana kreativitas modern dapat berpadu harmonis dengan kekayaan budaya lokal.

Kemeriahan BEC dibuka dengan penampilan beragam kesenian khas Banyuwangi. Mulai dari Kuntulan Ewon, Tari Seblang, Gandrung, Jaranan Butho, hingga barong yang ditampilkan secara kolosal. Rangkaian pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa budaya Banyuwangi yang kental, sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah perkembangan dan kiprahnya di panggung dunia, Banyuwangi tetap menjadikan tradisi sebagai bagian penting dari identitasnya.

"Globalisasi tidak boleh menyingkirkan budaya, tradisi dan nilai-nilai luhur yang terwariskan oleh nenek moyang kita. Justru kemajuan haruslah menjadi medium untuk terus melestarikan budaya kita," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Usai pertunjukan budaya, parade berlanjut dengan deretan kostum fashion carnival berkelas dunia. Setiap karya tampil dengan desain dan tata rias modern, namun tetap berakar pada inspirasi budaya lokal sehingga menghadirkan perpaduan yang megah sekaligus unik.

Ketua Dewan Kesenian Blambangan Hasan Basri mengatakan nilai-nilai lokal harus tetap berdaulat di tengah kemajuan zaman. "BEC adalah etalase utama untuk menunjukkan keindahan budaya Banyuwangi di panggung dunia," pujinya.

Mengusung tema Perang Bayu, menjadikan BEC 2026 tak hanya spektakuler, namun mengandung pesan historis yang kuat. Episode sejarah terpenting dalam derap kehidupan rakyat Blambangan itu menjadi pengingat akan nilai-nilai perjuangan.

Ketua Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Osing, Banyuwangi, Wiwin Indiarti menyebutkan Perang Bayu adalah salah satu perang penting melawan kolonialisme. Saat itu, Kerajaan Blambangan menunjukkan kegigihan yang luar biasa untuk menjaga kedaulatannya.

"Nilai-nilai kegigihan perjuangan dalam Perang Bayu ini, harus direvitalisasi dengan baik. BEC menjadi titik awal yang baik untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga tanah air, budaya dan alam kita, sebagaimana dulu Rempeg Jogopati dan ribuan rakyat Blambangan rela mati demi kemerdekaan bangsa," tutur penulis alih bahasa Babad Tawangalun itu.

Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival menyihir ribuan pasang mata penonton pada event yang telah memasuki tahun ke-14 itu. Ratusan talent dengan aneka kostum bertema 'Perang Bayu' memukau hadirin dan para wisatawan yang datang. Mereka berjalan di sepanjang 2 kilometer dari Taman Blambangan menuju Jalan Ahmad Yani.

Sebagai informasi, tahun ini BEC dihadiri oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, serta beberapa tokoh nasional dari unsur pemerintahan pusat, DPR RI, petinggi BUMN, hingga swasta.BEC tahun ini juga disaksikan oleh delegasi perwakilan negara anggota ASEAN, negara East Asia Summit , serta anggota Pacific Islands Forum .

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/511c699482.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?

  • Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong

  • Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia

  • Kronologi Penangkapan Admin "TheKerupuk" gara-gara Meme, Diadang 10 Orang Saat Mau Makan

  • Resep Lodeh Bumbu Iris Sederhana, Gurih Santan Sedap

  • Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China

  • Narasi "Demo Bayaran" dan Masa Depan Kebebasan Berpendapat

  • Polisi: Jangan Lagi Gunakan Pikap untuk Angkut Penumpang

Artikel Populer

  • 1Cerita Pilu Pekerja WNA Ikut Jadi Korban Tewas di Gorong-gorong
  • 2Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat
  • 3Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
  • 4DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
  • 5Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
  • 6OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
  • 7Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
  • 8Divonis Penjara 10-13 Tahun, 3 Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Pikir-pikir Ajukan Banding
  • 9Pengalaman Dedi Kurniawan Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman: Buku Gratis, Rp 7 Juta per Semester
  • 10Menyusuri Kampung Pecantilan di Ujung Cirebon, Minim Perhatian Pemprov Jabar hingga Diusulkan Gabung Jateng
  • 11Gunung Anak Krakatau Siaga, Disparekraf Lampung Evaluasi Festival Krakatau 2026
  • 12Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Wisata
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita

Populer Situs

RI Tambah Negara Bebas Visa: Turki, Brasil hingga Kazakhstan

Kereta Api di Indonesia: Dari Warisan Kolonial hingga Transportasi Andalan

Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya

Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

IHSG Ditutup 15 Juli 2026 Naik 2 Poin ke 6.041,97, ANTM Teratas

Punya Model Hybrid, Mitsubishi Tambah Target Penjualan XForce

Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat

Artikel Populer

  • 1Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
  • 2Anjing Husky di Babelan Bekasi Diduga Dibacok, Polisi Turunkan K9 Cari Pelaku
  • 310 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli
  • 4Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar
  • 5DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
  • 6Berkaca Dari Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, Mobil Pikap Dilarang untuk Angkut Penumpang
  • 7Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
  • 8Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
  • 9Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Usai Tercebur Sumur 15 Meter
  • 10Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Berita
    • Hiburan
    ×