• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Teknologi›Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah KiblatArtikel

Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat

Teknologi2026-09-08 03:47:141

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam memanfaatkan fenomena matahari berada tepat di atas Ka'bah untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat. Momentum astronomi yang dalam ilmu falak dikenal sebagai Rashdul Qiblat ini dinilai menjadi cara yang mudah, praktis, dan presisi untuk memverifikasi arah kiblat.

"Saudara-saudaraku, umat Islam di seluruh Indonesia. Menghadap kiblat adalah bagian penting dalam kesempurnaan ibadah salat kita. Karena itu, Kementerian Agama mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026," kata Nasaruddin dalam keterangannya, Senin .

Nasaruddin menjelaskan, fenomena matahari tepat di atas Kakbah merupakan peristiwa astronomi yang terjadi dua kali setiap tahun. Pada saat itu, sinar matahari berada tepat di titik zenit Ka'bah, sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat dengan tingkat akurasi yang tinggi. Metode ilmiah ini untuk memverifikasi arah kiblat.

Tahun ini, fenomena tersebut dapat diamati pada Rabu dan Kamis, 15 - 16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB, 17.27 WITA, dan 18.27 WIT. Masyarakat cukup menyiapkan tongkat atau benda yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka, kemudian mengamati arah bayangan yang terbentuk. Garis yang ditarik dari ujung bayangan menuju pangkal tongkat menunjukkan arah Ka'bah dan dapat dijadikan acuan untuk mengecek ketepatan arah kiblat.

"Pada hari Rabu dan Kamis, 15 dan 16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA, kita akan memanfaatkan momentum saat posisi matahari berada tepat di atas Ka'bah sehingga dapat digunakan untuk memverifikasi arah kiblat secara mudah, praktis, dan presisi," kata Nasaruddin.

Verifikasi arah kiblat ini dapat dimanfaatkan secara luas melalui Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Melalui gerakan itu, Nasaruddin mengajak seluruh masyarakat, para takmir masjid dan musala, Kantor Urusan Agama , madrasah, pondok pesantren, perguruan tinggi, instansi pemerintah, kantor swasta, hotel, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di lingkungan rumah untuk bersama-sama melakukan verifikasi arah kiblat.

Partisipasi dalam gerakan nasional ini dilakukan dengan mendaftarkan lokasi pengukuran melalui portal https://indonesiaberkiblat.kemenag.dev. Setelah membuat akun dan mengisi data lokasi, peserta dapat mengikuti pengukuran secara serentak sesuai waktu fenomena matahari di atas Kakbah di wilayah masing-masing.

Dalam portal tersebut, terdapat juga panduan teknis pelaksanaan sehingga masyarakat dapat melakukan pengukuran secara mandiri maupun bersama petugas Kementerian Agama di daerah. Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026 tidak hanya bertujuan memastikan ketepatan arah kiblat, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat mengenai ilmu falak sebagai salah satu instrumen penting dalam pelayanan keagamaan.

Gerakan ini juga diharapkan menjadi momentum edukasi publik tentang pentingnya ilmu falak sekaligus memperkuat akurasi arah kiblat di berbagai tempat ibadah dan fasilitas umum. "Mari kita sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya kita menyempurnakan kualitas ibadah kepada Allah SWT," ujar Nasaruddin.

Simak Video '5 Mitos Gerhana Matahari yang Dibantah Sains':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/641b799351.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Keadilan Mengadili Sang Penjaga

  • Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo

  • Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal

  • Mantan Perawat Jepang Diduga Bunuh Pasien dengan Mencampurkan Feses ke Infus

  • Menteri Rini Sampaikan Capaian Kinerja Kementerian PANRB TA 2025 di Rapat Kerja DPR RI

  • Hari Keadilan Internasional, Sumarsih Tagih Janji Negara Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

  • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi

  • Groundbreaking Abadi Masela Digelar Usai 28 Tahun, Bahlil Apresiasi Prabowo

Artikel Populer

  • 1Pimpinan KPK Sebut Kasus Febrie Tak Bisa Diambil Alih dengan Sembarangan
  • 2MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
  • 3Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?
  • 4Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat
  • 5Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
  • 6Presiden Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Indonesia Kian Kuat
  • 7115 Napi Risiko Tinggi dari Sulsel dan Jatim Dikirim ke Nusakambangan
  • 8Rapat Paripurna DPRD Sumut Banyak Kursi Kosong, Pimpinan OPD Ramai-ramai Absen
  • 9Kata Mbappe soal Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia tapi Perancis Kalah 6-4 dari Inggris
  • 10Iran Wanti-wanti AS: Anda Tak Bisa Mengancam Kami, Ini Bukan Venezuela!
  • 113 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 16 Juli 2026, Ada Virgo
  • 12Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Berita
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Hiburan

Populer Situs

Volkswagen Berencana PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik Terancam Tutup

Pemerintah Ingin Draf RUU Perampasan Aset Sesuai UUD ’45 dan KUHAP Baru

Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Grand Polonia Medan, Rumah Hancur

Cerita Dokter Obati Kambing hingga Iguana di Mobil Klinik Keliling

Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia

MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?

Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar

Dosen ASN yang Viral di Sidang MK Ungkap Alasan Sempat Ingin Tinggalkan Dunia Pendidikan

Artikel Populer

  • 1Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
  • 2Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
  • 3Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya
  • 4Bantu SD Bengkulu Selatan, IDE Preneur Gelar Golf Charity 2026
  • 5Ekonom Sebut Pertumbuhan Utang Luar Negeri RI Dipicu oleh Hal Ini
  • 6Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
  • 7HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
  • 8PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
  • 9Kebocoran Gas Diduga Picu Ledakan di Rumah Mewah Medan, Lurah: Di Kompleks Ini Semua Pakai Gas Tanam
  • 10Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Berita
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Olahraga
    ×