• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Presiden Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Indonesia Kian KuatArtikel

Presiden Prabowo Sebut Perlindungan Sosial Indonesia Kian Kuat

Berita2026-09-08 05:01:53391

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki salah satu sistem perlindungan sosial terkuat di dunia. Dalam arahannya, Prabowo menegaskan berbagai program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah merupakan wujud nyata keberpihakan negara kepada masyarakat miskin dan rentan sekaligus menjadi fondasi menuju target nol persen kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna yang dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

"Jadi ini saya tegaskan, ternyata kita punya sistem perlindungan sosial, negara kesejahteraan , salah satu terkuat di dunia. Kalau kita lihat program satu-satu, dan sebagian program-program ini dilaksanakan oleh Presiden-Presiden sebelum kita, pemerintah sebelum kita," ujar Presiden, Senin .

Dalam paparannya mengenai Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026, Presiden memaparkan sejumlah program yang berada dalam koordinasi Kementerian Sosial. Program Keluarga Harapan memberikan manfaat sebesar Rp 75 ribu hingga Rp 250 ribu per bulan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat dari kelompok desil 1 hingga 4.

Sementara Sekolah Rakyat memberikan layanan pendidikan berasrama dengan nilai manfaat sekitar Rp4 juta per siswa per bulan kepada 44.635 siswa yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2.

Selain itu, Bantuan Sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial diberikan kepada 83.357 penerima manfaat dengan nilai bantuan hingga Rp2,4 juta per penerima per tahun.

Pemerintah juga memperkuat aspek pemberdayaan melalui Program Pemberdayaan Sosial yang menjangkau 15.000 penerima manfaat, serta Program Pemberdayaan Warga Komunitas Adat Terpencil dengan bantuan sebesar Rp 10 juta per penerima yang menyasar 2.810 penerima manfaat.

Presiden juga memaparkan berbagai program dukungan kesejahteraan lainnya, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Program Indonesia Pintar, Kartu Sembako, bantuan stimulan perumahan swadaya, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan , bantuan bencana, subsidi energi, bantuan pangan, Makan Bergizi Gratis , hingga Cek Kesehatan Gratis .

Menurut Presiden, keseluruhan program tersebut menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam membangun sistem perlindungan sosial yang menjangkau masyarakat dari berbagai kelompok.

Pada kesempatan tersebut, Presiden minta jajarannya terus memperkuat tata kelola perlindungan sosial melalui integrasi data lintas sektor sehingga penyaluran bantuan semakin akurat dan tepat sasaran.

"Kita tidak boleh meminta rakyat berkali-kali memasukkan data yang sama. Kita tidak boleh membiarkan rakyat mengeluarkan uang hanya untuk membuktikan bahwa dirinya miskin," ujar Presiden.

Presiden menjelaskan digitalisasi program bantuan sosial saat ini telah berjalan di 43 kabupaten/kota pada 26 provinsi dengan sekitar 1 juta keluarga telah terdaftar dari target 12,5 juta keluarga. Sebelumnya, masyarakat dapat mengeluarkan biaya sekitar Rp 150 ribu untuk mengurus berbagai dokumen dan mendaftar bantuan, sedangkan kini proses tersebut dapat dilakukan secara gratis.

Lebih lanjut, Presiden menekankan pentingnya integrasi data sosial, data kependudukan, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan, hingga data penerima bantuan agar tidak lagi terjadi kesalahan sasaran.

"Jangan sampai ada orang mampu menerima bantuan karena datanya tidak diperbarui. Jangan sampai ada keluarga miskin tidak menerima bantuan hanya karena tidak mengenal pejabat atau tidak memahami birokrasi. Kalau sistem kita akurat, target 0 persen kemiskinan ekstrem menjadi jauh lebih mungkin kita capai," ujar Prabowo.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial saat ini tengah menyelesaikan proses verifikasi dan konsolidasi data penerima bantuan sosial bersama pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan sistem penyaluran bansos berbasis data tunggal.

"Hari ini proses verifikasi data terus berjalan. Mudah-mudahan dalam satu bulan ke depan seluruh proses penyambungan data dapat diselesaikan. Ada penerima yang tidak lagi memenuhi syarat, ada juga penerima baru yang masuk. Semua sedang kami konsolidasikan bersama pemerintah daerah agar datanya semakin stabil," ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan Kemensos juga tengah melakukan simulasi penyaluran bantuan sosial melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu alternatif kanal distribusi bantuan. Selama ini penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara dan PT Pos Indonesia.

Dia menambahkan proses pemutakhiran data penerima bantuan akan terus dilakukan secara berkala sehingga bansos semakin tepat sasaran.

"Kami sedang melakukan simulasi. Ke depan dimungkinkan penyalur membuka layanan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sehingga penerima manfaat dapat mengambil bantuan di sana. Bahkan sedang kami kaji kemungkinan bansos dapat dibelanjakan langsung di koperasi tersebut sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat dan sekaligus menggerakkan perekonomian desa," tutup Gus Ipul.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/890c699103.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Satgas PRR Kawal Pembangunan Jembatan Permanen di Simalungun

  • Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung

  • Curhat Lautaro Martinez Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026

  • DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal

  • Reza Arap Ungkap Album Weird Genius Hampir Rampung

  • Petinju Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Asia Tinju U19 & U23 2026

  • Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari

  • AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas

Artikel Populer

  • 1KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi
  • 2Hari Keadilan Internasional, Sumarsih Tagih Janji Negara Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM
  • 3Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
  • 4Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi
  • 5Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
  • 6MPR Kupas Potensi Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan
  • 7Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi
  • 8Cara Nonton Argentina Vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Live Streaming dan TVRI
  • 9Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
  • 10Berjalan 2 Hari Pascalibur Sekolah, MBG di Jember Diwarnai Dugaan Keracunan, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
  • 11Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
  • 12Harga Sayur dan Cabai Merangkak Naik di Malang, Pedagang Sebut Penjualan Turun Drastis

Tag Populer

  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Berita
  • Teknologi
  • Wisata
  • Bisnis
  • Olahraga

Populer Situs

Resep Krengsengan Daging Sapi, Masakan Jawa yang Gurih dan Nikmat

Gempa M 7,3 Guncang Meksiko

Perluas Akses Pengetahuan, Kemenbud Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita

PHK Meningkat Sejak Juni 2026, Disnaker Kota Bandung Siapkan Langkah Antisipasi

7 Begal Diringkus Polda Jatim, 1 Tertabrak Mobil Petugas Saat Coba Melarikan Diri

Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih

Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh

DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal

Artikel Populer

  • 1Polres Kebumen Minta Warga yang Kehilangan Anggota Keluarga Segera Lapor, Ini Ciri-ciri Perempuan yang Ditemukan di Sungai Lukulo
  • 2Pansus DPR Serap Aspirasi Pemprov Maluku soal RUU Daerah Kepulauan
  • 3Dilaporkan Lagi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Roy Suryo: Enggak Apa-apa
  • 4Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024
  • 5Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
  • 6BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
  • 73 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun
  • 83 Pelaku Tawuran di Bekasi Ditangkap, Corbek hingga Celurit Disita
  • 9Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan
  • 10Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM Boros

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Pendidikan
    • Berita
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Hiburan
    • Teknologi
    ×