• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di BangkokArtikel

Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di Bangkok

Pendidikan2026-09-08 05:00:269

Satresmob Bareskrim Polri membongkar jaringan pencurian dan penadahan perangkat modul base transceiver station yang menyebabkan hilangnya sinyal seluler di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat . Para pelaku diduga dikendalikan pihak dari luar negeri.

Kasat Resmob Mabes Polri Kombes Arsya Khadafi mengatakan modul BTS yang dicuri kemudian dikirim para pelaku ke luar negeri.

"Sindikat ini dikendalikan oleh jaringan internasional. Modul BTS yang berhasil dicuri dikumpulkan oleh pengepul lalu dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi atas arahan seorang warga negara asing , Jason Zhang yang diduga berada di Bangkok, Thailand," kata Arsya dalam keterangannya, Sabtu .

Polisi menangkap beberapa tersangka utama, di antaranya: AN dan ASA selaku eksekutor pencurian, RR: mantan teknisi instalasi yang membobol wilayah Kalisari, Jaktim, dan GA selalu penadah dan pengepul barang curian.

Satresmob Bareskrim Polri mengamankan 38 unit modul BTS berbagai tipe, telepon genggam , identitas pelaku, dan kendaraan operasional. Hilangnya komponen vital ini berimbas langsung pada lumpuhnya jaringan telekomunikasi masyarakat.

"Kerugian immaterial yang jauh lebih besar juga dirasakan masyarakat akibat terputusnya akses komunikasi yang mengganggu aktivitas bisnis dan harian," ucap dia.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pihak penyedia jaringan seluler dan internet yang berulang kali kehilangan perangkat modul BTS. Pencurian ini menyebabkan kerugian puluhan miliar rupiah.

"Akibat ulah komplotan ini, kerugian materiil yang dialami pihak operator telekomunikasi diperkirakan menembus Rp 60 miliar," katanya.

Melalui analisis rekaman CCTV dan pelacakan lapangan, tim mengidentifikasi para pelaku yang melancarkan aksinya dengan menyamar sebagai teknisi resmi menggunakan mobil Toyota Avanza hitam.

"Para pelaku memanfaatkan pengetahuan dan akses yang mereka miliki sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan. Dengan membawa peralatan kerja standar, mereka membongkar box modul BTS tanpa memicu kecurigaan warga sekitar," katanya.

Berdasarkan laporan dari Polsek Taktakan, tim gabungan juga menyisir wilayah hukum Polresta Serang Kota. Di wilayah Banten ini, petugas mengidentifikasi aksi pencurian di 5 lokasi berbeda yang dilakukan oleh oknum karyawan vendor aktif dengan menggunakan mobil Daihatsu Sigra.

Pelaku mencuri sebanyak 15 unit modul BTS dan menjualnya kepada penadah lokal berinisial IG alias Kinoy di Kabupaten Lebak, Banten. IG bersama 3 pelaku lainnya di Jakarta saat ini statusnya masuk dalam daftar pencarian orang .

Dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap tersangka Adhia, ditemukan aliran dana mencurigakan sebanyak 11 kali transaksi perbankan senilai puluhan juta rupiah kepada tersangka Ryan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan serta Pasal 591 KUHP tentang Penadahan.

Pihak Bareskrim Polri menegaskan akan terus mengejar para pelaku lain yang masih buron, memburu penadah lokal di wilayah Karawang dan Lebak, serta menelusuri alur distribusi internasional guna memutus rantai hitam pencurian infrastruktur negara ini sampai ke akarnya.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/259e699734.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing

  • I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November

  • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya

  • TNI-Polri Bakal Dilibatkan Awasi Pajak di Desa, Pemprov Jateng: Pajak Kewajiban Warga Negara

  • Seberapa Berisiko Langkah Iran Gandakan Tekanan Lewat Hormuz?

  • Persela Mulai Hilirisasi Lini Bisnis Usai Lolos Uji Kelayakan Stadion

  • Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang

  • Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat

Artikel Populer

  • 1JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?
  • 2PDI-P Tunggu Jawaban BGN soal Kader Partainya yang Punya Dapur MBG
  • 3Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
  • 4BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
  • 5Garda Prabowo Cabut Aduan Terhadap Tiyo Ardianto, Sebut Presiden Memaafkan
  • 6Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
  • 7Mendikdasmen Ungkap Terobosan pada 2025: Tunjangan Guru Non-ASN Jadi Rp 2 Juta
  • 8Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
  • 9Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?
  • 10IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,10 Persen ke 6.108, Rupiah Ikut Menguat
  • 11Di Balik Keputusan Anak Mondok, Orangtua Jaga Kepercayaan di Tengah Bayangan Kasus Kekerasan Seksual
  • 12Polisi Bakal Panggil Penyanyi Icha Chellow-Mala Agatha, Buntut Laporan Lagu Bermuatan Pornografi

Tag Populer

  • Hiburan
  • Berita
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Wisata
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Pendidikan

Populer Situs

Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026

Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan

CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal

Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak

Kortas Tipikor Polri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Modal Terkait Batu Bara

Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun

Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa

NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026

Artikel Populer

  • 1Ritel Mau Berburu Cuan? Ini Pilihan 8 Saham Prospektif, Ada yang Potensi Naik 44,7 Persen
  • 23.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
  • 3BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
  • 4Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter
  • 5Polisi Tangkap Pengedar Upal di Tangerang, Duit Palsu Rp 68 Juta Disita
  • 6BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
  • 7Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
  • 8Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 9Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • 10Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Berita
    ×