• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air BersihArtikel

BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih

Berita2026-09-08 05:02:02421

Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki R. Rizki mengungkap bahwa dampak kekeringan membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini sudah dirasakan masyarakat sejak Juni 2026.

Dari data laporan yang masuk, sudah ada 3.022 Jiwa yang terdampak kekeringan di 4 Kecamatan.

“Dari 47 kecamatan, kemarin baru 4 kecamatan yang mengajukan permohonan air bersih dengan total 2.258 Kepala Keluarga atau 3.022 Jiwa yang terdampak,” kata Eki dalam keterangannya saat ditemui awak media di Pendopo Sukabumi.

Eki kemudian merinci bahwa keempat Kecamatan yang sudah mengalami kekeringan tersebut berada di Kecamatan Cikembar, Cibadak, Cicurug, dan Nyalindung.

Dengan 3.022 Jiwa yang sudah terdampak kekeringan di empat Kecamatan itu, BPBD telah menyalurkan puluhan ribu air bersih sebagai solusi sementara ditengah krisis air.

“Satu mobil tangki itu kapasitasnya 5.000 Liter, kami untuk penyalurannya sampai pada titik-titik yang dimintakan oleh desa,” ucap Eki.

Meski dengan 3.022 Jiwa yang sudah terdampak kritis air, Eki mengungkap bahwa Kabupaten Sukabumi masih belum berstatus darurat kekeringan.

Sebab, dari 47 Kecamatan baru 4 Kecamatan saja yang terlaporkan mulai mengalami krisis air bersih.

“Untuk status siaga darurat kekeringan kita masih dalam proses, karena kita melihat kondisi di lapangan belum seluruhnya terjadi kekeringan ataupun laporan kekeringan kepada kami, sehingga kita juga masih menunggu proses itu, termasuk menunggu laporan-laporan dari para camat, kepala desa terkait kondisi yang ada di masing-masing wilayah kecamatan,” tutup Eki.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/819e799173.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi, Pemadaman Terkendala Macet

  • 14 Desa di Temanggung Gelar Pilkades Serentak, Mana Saja?

  • Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung

  • Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M

  • Mau Klaim Santunan SWDKLLJ? Ini Dokumen yang Harus Disiapkan

  • Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional

  • AS Bombardir Iran 6 Jam, Teheran Balas Gempur Pangkalan Militer AS

  • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas

Artikel Populer

  • 1Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
  • 2OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
  • 3Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun
  • 4Mendagri Heran Masih Ada Bupati Terjerat Korupsi Padahal Sudah Retret
  • 5Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
  • 6Penipuan Tiket Kapal Marak di Sikka, Pelni Imbau Warga Beli melalui Kanal Resmi
  • 7Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
  • 8PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
  • 9Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman
  • 10Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
  • 11TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur
  • 12Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim

Tag Populer

  • Teknologi
  • Berita
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Wisata

Populer Situs

Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0

3 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu

16,3 Juta Wisatawan Datang ke Bali Sepanjang 2025, Macet Jadi Ancaman

Viral Stadion Pakansari Penuh Asap dan Bising Knalpot, Ini Penyebabnya

Kenapa Argentina Dibenci Banyak Orang, Termasuk di Amerika Latin?

Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi

Habiburokhman: Presiden Tak Pernah Campuri Urusan Hukum Acara Pidana

Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045

Artikel Populer

  • 1Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
  • 2Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
  • 3Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
  • 4Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
  • 5Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup
  • 6Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
  • 7SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
  • 8Kekeringan Mengancam Pemangkasan Produksi Padi Bandung Barat hingga 15 Persen
  • 9Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
  • 10Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • Berita
    • Olahraga
    • Teknologi
    ×