• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa GolokArtikel

Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok

Hiburan2026-09-08 04:57:53264

Keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, berkonflik dengan tetangga hingga rumahnya menjadi sasaran teror. Anak Suraji, Novita , menceritakan sang tetangga kerap berulah di depan rumahnya.

Novita menjelaskan salah satu yang dilakukan tetangganya adalah merusak pagar pada Rabu lalu. Sang tetangga merusak pagar dengan menendang-nendang.

"Itu barusan yang tanggal 15 yang kemarin. Itu baru. kaki, ditendang," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

Novita menuturkan tetangganya juga pernah mengganggu keluarganya saat menggelar pengajian pada 2025. Tetangganya itu sempat menyetel musik keras-keras.

" 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.

Novita mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya pakai golok. Momen tersebut, katanya, terjadi dalam suatu hari Lebaran.

"Sampai pas Lebaran aja pernah kita dibawain golok. Keluarga lagi pada kumpul di rumah, dibawain golok. Banyak saksi hidup, keluarga saya masih pada hidup. Sayangnya belum ada CCTV," katanya.

Novita menjelaskan keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal.

"Kalau untuk verbal itu hampir setiap hari kalau verbal ya," katanya.

Novita menyebut teror ini diawali salah paham dari pihak tetangganya. Saat itu, ibu Novita sedang bercanda bersama cucu dan menantunya alias suami Novita yang merupakan warga negara asing .

"Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

Namun, candaan keluarga Novita itu membuat pihak tetangga salah paham. Padahal, menurutnya candaan itu hanya terjadi internal antara sang ibu berserta cucu dan menantu tanpa ada pihak luar keluarganya.

"Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.

Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.

Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.

Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

"Iya baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .

Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus ditangani Polres Metro Depok.

Simak juga Video 'Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/402f699591.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional

  • Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Praperadilan Lagi, KPK Bilang Begini

  • Sampah-sampah Dilalap Api dari Depok hingga Gunung Putri

  • Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit

  • 3 Perwira Senior dan 5 Insinyur Kementerian Pertahanan Irak Diduga Korupsi Proyek Rp 1,28 Triliun

  • Panas Membara, Italia Umumkan Status Merah di 15 kota

  • Promo Tiket Pesawat ke Luar Negeri, Jakarta-Hong Kong PP Rp 4,3 Jutaan

  • Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut

Artikel Populer

  • 1KPK Full Support 'Tim 9' Bentukan Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah
  • 24 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian
  • 3KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
  • 4Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
  • 5Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian
  • 6Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
  • 7Polisi Ungkap Tersangka Sempat Bertanya ke AI Usai Buat ASN BPN Nias Tewas Jatuh dari Apartemen Medan
  • 8Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo
  • 9BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
  • 10"Mereka Tak Butuh Empati, tapi Keadilan Pendidikan" Kala Sekolah Wilayah 3T Tak Terjamah Negara
  • 11Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Malvinas di Piala Dunia
  • 12BPIH 2027 Diusulkan Rp 107,34 Juta, Kemenag Karawang Minta Jemaah Tunggu Keputusan Resmi

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Wisata
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Berita

Populer Situs

Pria di Jakut Tergeletak Bersimbah Darah Usai Dibacok Begal Pakai Gancu

Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih

Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo

Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali

Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Ratusan Orang Saling Serang, Motor Dibakar

Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Sah

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP

Sopir Truk Ditikam gegara Serobot Antrean di SPBU, Pelaku Ditangkap

Artikel Populer

  • 1Dicap Sekolah "Kampung Sosial", SD di Kudus Terus Kekurangan Murid Baru
  • 2Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
  • 3Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
  • 4Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup
  • 5Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • 6International Halal Market di CFD HI, Warga Cicipi Makanan Thailand-Malaysia
  • 7NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • 8Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
  • 9Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
  • 10Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Berita
    • Otomotif
    • Bisnis
    ×