• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi BencanaArtikel

Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana

Hiburan2026-09-08 05:00:5072

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terkait edukasi mitigasi bencana. Hal itu bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana di Tanah Air.

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat dalam sambutannya pada diskusi daring bertema 'Peningkatan Aktivitas Seismik di Pasifik Implikasi dan Langkah Antisipatif Bagi Indonesia' yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, hari ini. Diskusi yang dimoderatori Tim Ahli Wakil Ketua MPR RI Tantri Moerdopo itu menghadirkan Analis Kebencanaan Ahli Madya di Direktorat Optimasi Jaringan Logistik Dan Peralatan, Kedeputian Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB Maryanto; Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wijayanto; dan Peneliti Senior Bidang Tsunami, Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN Widjo Kongko.

"Langkah antisipatif terhadap ancaman bencana di tanah air harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penguatan infrastruktur, optimalisasi teknologi, hingga kesiapsiagaan masyarakat," kata Lestari Moerdijat, Rabu .

Menurut Lestari, memasuki pertengahan 2026, aktivitas kegempaan di sepanjang Cincin Api Pasifik menunjukkan dinamika yang sangat tinggi, ditandai dengan rentetan gempa bermagnitudo besar yang melanda beberapa wilayah dan mengancam keselamatan masyarakat.

Dia berpendapat bahwa langkah antisipatif juga harus dilakukan pemerintah dengan mempersiapkan infrastruktur dan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait upaya menghadapi dampak bencana, melalui berbagai upaya.

Selain itu, dia juga mendorong agar kolaborasi lintas sektor juga mesti diperkuat untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat.

"Berharap agar aktivitas seismik yang terus terjadi dapat diantisipasi dengan mekanisme ketahanan adaptif masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Wijayanto mengungkapkan bahwa pada sepanjang 2025 tercatat 43.439 kejadian gempa di Tanah Air. Kejadian gempa itu, tidak dapat diprediksi sehingga diperlukan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman tersebut.

Menurut Wijayanto, sumber gempa di tanah air bersumber pada dua peristiwa yaitu subduksi lempeng dan sesar atau patahan lempeng aktif.

"Zona megathrust di Indonesia terdapat 14 segmen yang berpotensi menyebabkan gempa dengan magnitudo di atas 8,5," tuturnya.

Karena itu, Wijayanto mengatakan langkah antisipasi harus konsisten dilakukan dengan memanfaatkan peta rawan bencana, memperkuat sistem informasi bencana, dan membangun mitigasi bencana yang mudah dipahami masyarakat.

"Dampak dari gempa itu dapat berupa longsor, likuifaksi, tsunami, runtuhan batu, dan efek ikutan lainnya yang dapat menimbulkan korban jiwa," jelasnya.

Sementara itu, Widjo Kongko mengungkapkan bahwa 60% tsunami terjadi karena dipicu gempa tektonik dan 22% disebabkan gempa vulkanik.

Menurut Widjo Kongko, sepanjang 300 tahun , terjadi 13 kejadian tsunami besar di kawasan Samudera Pasifik yang berimbas di Indonesia.

Di Indonesia, sudah memanfaatkan Ina TEWS sejak 11 November 2008, alat tersebut dapat memberi peringatan tsunami kurang dari 3 menit agar masyarakat dapat segera menghindar.

Tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini yakni 60% kota-kota di Indonesia berada di pesisir pantai yang rawan tsunami.

Widjo Kongko menegaskan pemahaman masyarakat akan bahaya dan risiko, serta sistem peringatan dini yang tangguh harus menjadi perhatian serius semua pihak, sebagai bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

"Selain itu, wilayah penting seperti PLTU, kawasan industri, dan pariwisata juga berada di pesisir," tutup Widjo.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/734a799258.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Praperadilan Lagi, KPK Bilang Begini

  • Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

  • Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline

  • Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru

  • Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut

  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

  • Bikin Sinyal di Jakarta-Jabar Hilang, Pencuri Modul BTS Diatur WNA di Bangkok

  • Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok

Artikel Populer

  • 1Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
  • 2Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong
  • 3Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Polisi Dalami Pemicu, Gali Keterangan Saksi dan Cek CCTV
  • 4Mengenal Pelat Nomor Warna Hijau yang Hanya Berlaku di Wilayah Tertentu
  • 5Ritel Mau Berburu Cuan? Ini Pilihan 8 Saham Prospektif, Ada yang Potensi Naik 44,7 Persen
  • 6Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
  • 7Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
  • 8Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang
  • 9Andy Burnham Segera Jadi PM Baru Inggris, Dilantik Senin
  • 10Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
  • 11Iran Tuduh AS Lakukan Kejahatan Perang Usai Infrastruktur Vital Diserang
  • 12Cegat Pencuri Motor di Matraman, Tukang Ojek Luka Kena Tembak

Tag Populer

  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Berita
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis

Populer Situs

Bentangkan Spanduk Falkland Usai Kalahkan Inggris, Argentina Terancam Disanksi FIFA

Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang

Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat

Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel

Meski Likuiditas Ketat, Dana Kelolaan Nasabah Prioritas DBS Tumbuh 13 Persen

Petani di Kendari Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas 4 Kali

Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa

Artikel Populer

  • 1Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • 2Benarkah Beli BBM Pakai QRIS di SPBU Pertamina Minimal Rp 50.000? Ini Penjelasannya
  • 3Nama Anggota AAA Clan Makin Terkenal, Reza Arap: Gue Tidak Pernah Bisa Jalan Sendiri
  • 4Live Bareng Rizky Nazar Jadi Sorotan, Anjasmara: Saya Tidak Sebut Nama
  • 5Legenda Inggris Geoff Hurst Sebut Harry Kane Penyerang Terhebat Sepanjang Sejarah
  • 6Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
  • 7Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Gizi, Rumah Layak, Pendidikan, dan Kesehatan
  • 8Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
  • 9Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
  • 10LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Berita
    • Teknologi
    • Wisata
    ×