• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu TiriArtikel

MenPPPA Bakal Kawal Kasus Bocah Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Berita2026-09-08 05:02:2421

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya bocah 4 tahun yang diduga dianiaya ibu tirinya di Kabupaten Bekasi. Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan terhadap anak.

"Kemen PPPA menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak balita di Kabupaten Bekasi. Anak merupakan kelompok yang paling rentan dan harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan," kata Arifah dalam keterangannya, Minggu .

Arifah mengatakan keselamatan dan kepentingan terbaik anak harus menjadi prioritas bersama. Dia mengatakan kasus tersebut menjadi alarm keras terkait perlindungan anak di lingkungan keluarga.

Dia menegaskan tak ada toleransi bagi pelaku kekerasan terhadap anak. Menurutnya, pelaku bisa dijerat dengan Pasal 76C jo Pasal 80 ayat dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar. Dia mengatakan ancaman pidana itu bisa ditambah sepertiga dari ketentuan yang berlaku mengingat pelaku merupakan orang tua .

"Kami akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Bekasi agar proses hukum berjalan seadil-adilnya bagi korban sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Arifah juga menyoroti kondisi anak kandung pelaku yang masih berusia 11 bulan. Dia menekankan pentingnya pemenuhan hak anak tersebut selama ibu kandungnya menjalani proses hukum.

"Jangan sampai anak kandung pelaku yang masih bayi ini ikut menjadi korban, baik kekerasan maupun penelantaran akibat kasus ini. Selain itu, asesmen psikologis perlu dilakukan secara mendalam kepada pelaku untuk mengetahui motif kekerasan," paparnya.

"Kita harus memastikan pelaku tidak menerapkan pola pengasuhan yang keliru atau melakukan kekerasan yang sama terhadap anak kandungnya kelak setelah masa hukumannya selesai," sambungnya.

Dia mengingatkan setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang tanpa membedakan status. Termasuk, dalam keluarga dengan orang tua sambung.

"Kejadian ini merupakan pukulan keras bagi kita semua bahwa di dalam lingkungan keluarga yang dianggap paling aman pun, anak masih rentan menjadi korban. Kami mengajak para orang tua untuk lebih mampu meregulasi emosi dan bersikap bijak terhadap anak," ungkap dia.

"Anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan, sehingga ketika kita memilih untuk menikah dan membangun keluarga, kita harus siap dengan segala konsekuensi pengasuhannya," imbuh dia.

Bocah di Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Bocah perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit setelah dianiaya ibu tirinya, DM, di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Polisi menegaskan kasus tersebut akan diusut hingga tuntas.

"Korban meninggal dunia semalam di RSUD Koja. Kami tentunya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan semoga keluarga tetap tabah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis .

Jenazah korban telah dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan di Lebak, Banten. Pelaku sendiri saat ini telah ditahan di Polres Metro Bekasi.

"Dan kami memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut," imbuhnya.

Lihat juga Video Ibu Kandung Bocah NS Laporkan Mantan Suami ke Polisi

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/267a799725.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya

  • Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

  • Massa Demo Mulai Orasi di Medan Merdeka Selatan, Lalin Arah Gambir Ditutup

  • Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka

  • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010

  • Jelang Final Piala Dunia 2026, Jersey Timnas Argentina Ludes Diburu Warga di Karawang

  • Bos Kargo Beri Kartu Kredit ke Anak Buah Buat Bayar Karaoke Pejabat Bea Cukai

  • Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah

Artikel Populer

  • 12 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
  • 2The Neighbourhood Buka Konser Lewat “Hula Girl”, Langsung Disambut Teriakan Penonton
  • 3Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
  • 4Pesan Kepala BKN Zudan Arif untuk ASN: Pengabdian Sunyi, Bangsa yang Tumbuh
  • 5Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
  • 6Tips Merawat Janda Bolong agar Tumbuh Subur, Pemula Wajib Tahu
  • 7Bukan Juaranya, Ini Pihak yang Paling Untung dari Piala Dunia 2026
  • 8Tarif Listrik PLN 20-26 Juli 2026 Telah Ditetapkan, Ini Rinciannya
  • 92 Tahun Dipasung dengan Rantai, Remaja 13 Tahun di Jember Dievakuasi Dinsos Jatim
  • 10FIFA Beri Cincin Juara untuk Pemenang Piala Dunia 2026, Contek Tradisi NFL?
  • 11Pelajar Indonesia Gelar Konferensi Internasional di Australia, Ini Tujuannya
  • 12Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Berita
  • Olahraga
  • Hiburan

Populer Situs

Respons Cepat Dokkes Polres Jakpus Selamatkan Wanita yang Alami Pendarahan

Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan

Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara

Plt Jampidsus Ungkap Pesan JA Tangani Kasus Febrie Secara Profesional

Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT

Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid

Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG

Artikel Populer

  • 1Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?
  • 2Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
  • 3Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
  • 4Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan
  • 5Program PHINLA Ubah 283 Ton Sampah Jadi Sumber Pendapatan Warga Jakarta
  • 6Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Piche Kota di Kasus Pemerkosaan Gugur
  • 7Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
  • 8Telur Ceplok dan Telur Dadar, Mana yang Lebih Sehat? Ini Kata Dosen IPB
  • 9Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun
  • 10Hampir 1.000 Burung Liar Diangkut dalam Bagasi Bus Menuju Jakarta, Digagalkan di Bakauheni

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Olahraga
    • Wisata
    • Otomotif
    • Teknologi
    • Bisnis
    • Hiburan
    ×