• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di SukabumiArtikel

Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi

Pendidikan2026-09-08 05:00:195294

Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan asesmen dan pendampingan terhadap anak berinisial H . H kerap membuka tangki sepeda motor milik warga untuk mencium bau bahan bakar minyak .

Pendampingan dilakukan sebagai upaya memastikan intervensi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak.

Kunjungan dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi H sekaligus mengevaluasi intervensi yang telah diberikan. Asesmen tersebut juga menjadi dasar penyusunan rencana layanan lanjutan.

Kepala Sentra Phalamartha Sukabumi Febraldi menegaskan Kementerian Sosial berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial yang terintegrasi dengan melibatkan berbagai pihak.

"Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan serta layanan sesuai kebutuhannya. Kementerian Sosial terus melakukan asesmen, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak," ujar Febraldi dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Berdasarkan hasil asesmen, H merupakan anak penyandang disabilitas sensorik dengan hambatan pendengaran dan hambatan bicara. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia pada 2025, H kini diasuh oleh kakak kandungnya.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, pengasuhan dilakukan semaksimal mungkin, meski pengawasan belum dapat berlangsung secara optimal karena kondisi pekerjaan keluarga.

H juga mengalami hambatan komunikasi karena belum menguasai bahasa isyarat sehingga kesulitan menyampaikan kebutuhan maupun emosinya. Saat ini H telah bersekolah di Sekolah Luar Biasa dan mengikuti pembelajaran secara rutin.

Hasil asesmen menunjukkan adanya perkembangan perilaku yang positif sejak H bersekolah di SLB. Perilaku mengambil barang milik orang lain, masuk ke rumah warga tanpa izin, merusak barang, maupun meludah sembarangan telah jauh berkurang.

Namun, perilaku berulang mencium bau BBM masih muncul sehingga memerlukan pendampingan dan penanganan secara berkelanjutan karena berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Selain itu, H masih menjalani pengobatan secara rutin oleh dokter spesialis kedokteran jiwa melalui layanan rawat jalan. H juga sedang menjalani penanganan lanjutan oleh dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan sesuai rujukan medis.

Dalam asesmen tersebut, kakak yang sekaligus menjadi wali H mengaku menghadapi tantangan dalam merawat adiknya karena keterbatasan kemampuan keluarga.

Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, puskesmas, tenaga kesehatan, psikolog, pihak sekolah, serta keluarga untuk menyusun intervensi yang komprehensif sesuai kebutuhan H. Hasil pemeriksaan medis lanjutan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk layanan rehabilitasi sosial yang paling tepat.

Apabila hasil asesmen menunjukkan perilaku berisiko masih berulang dan keselamatan anak belum dapat terjamin melalui pengasuhan berbasis keluarga, Kementerian Sosial akan mempertimbangkan rujukan ke sentra rehabilitasi yang ramah anak dan memiliki kapasitas memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas pendengaran dan bicara.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan, pengembangan kemampuan komunikasi, pembinaan perilaku, serta penguatan fungsi sosial anak dengan tetap melibatkan keluarga dalam proses rehabilitasi.

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/551b799441.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila

  • Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah

  • Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan

  • Ampas Kopi Bisa Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan, Ini Penelitiannya

  • Pelatihan Guru hingga Renovasi Sekolah, Alazka Care Genjot Pemerataan Pendidikan

  • Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan

  • Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka

  • Siap-siap, 9 Emoji Baru Bakal Hadir di Android dan iPhone Tahun Depan

Artikel Populer

  • 1Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
  • 2PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
  • 3Belum Ada Gedung Permanen, 30 Siswa Sekolah Rakyat di Pamekasan Dititipkan ke Sampang
  • 4Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun
  • 5Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
  • 6Intip Rahasia Diet Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 7Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi
  • 8Proyek Perbaikan Jl Kebon Sirih Jakpus Ditargetkan Selesai September 2026
  • 9Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?
  • 10MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap
  • 11Momen Pelaku Penusukan Acak di Tangerang Ampun-ampunan saat Dibekuk Polisi
  • 12Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi

Tag Populer

  • Berita
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Wisata

Populer Situs

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya

Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai

Selesaikan Konflik Agraria, Akademisi Usulkan 5 Langkah Ini

Momen Waterloo Mbappe dan Perancis di Piala Dunia 2026 

Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun

Vienna Naikkan Pajak Wisata di Tengah Lonjakan Turis

Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar

Artikel Populer

  • 1Modus Petani di Kendari Sultra Perkosa Perempuan Disabilitas, Beraksi sejak 2024
  • 2Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
  • 3MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
  • 4Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia
  • 5Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
  • 6Baleg DPR Rampungkan Draf RUU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • 7Kantong Parkir Ketandan di Kawasan Malioboro Ditutup Sementara, Dishub DIY Lakukan Penambahan Kapasitas
  • 8Perjalanan Terakhir Suami Istri, Tewas dalam Kecelakaan Beruntun Sibolangit Saat Antar Anak Kuliah
  • 9Wali Kota Pekanbaru Yakin Argentina Melenggang ke Final
  • 10Memanas! AS Bombardir Penyimpanan Rudal Iran Selama 90 Menit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Bisnis
    • Berita
    • Teknologi
    • Otomotif
    ×