• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap ApiArtikel

Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api

Bisnis2026-09-08 04:56:469559

Sebuah bangunan gedung walet milik warga yang berlokasi di Blok Kubanggading, Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar), dilaporkan nyaris ludes terbakar pada Minggu (19/7/2026) sore.

Insiden menegangkan tersebut bermula saat pemilik lahan sengaja membakar tumpukan rumput kering di sekitar area bangunan dengan niat agar lingkungan sekitar gedung walet menjadi lebih tertata rapi sekaligus untuk membuka akses jalan baru.

Namun siapa disangka, begitu rumput kering tersebut mulai disulut, nyala api justru langsung berkobar sangat besar dan meluas dengan cepat lantaran dipicu oleh kencangnya hembusan angin di lokasi kejadian.

"Awalnya itu membakar rumput dengan tujuan membuat jalan agar tidak ruwet. Namun karena ada tiupan angin, api merembet mengenai pipa paralon," ungkap Komandan Regu Pemadam Kebakaran Indramayu, Jajat, saat dikonfirmasi Kompas.com pada Minggu malam.

Api Merembet Melalui Paralon

Jajat menjelaskan, dari pipa paralon yang meleleh tersebut, lidah api kemudian merambat naik ke bagian atas struktur bangunan dan menghanguskan kerangka atap gedung walet yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

Panik melihat kobaran api yang mulai tidak terkendali di atas bangunan miliknya, pemilik gedung walet bernama Maemunah segera menghubungi hotline dinas pemadam kebakaran (damkar) setempat untuk meminta pertolongan darurat.

Laporan resmi dari korban diterima oleh petugas piket damkar pada pukul 14.05 WIB. Mendapat informasi tersebut, satu tim personel pemadam langsung bergegas menuju lokasi kejadian menggunakan armada truk pemadam. Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat berjibaku memadamkan titik api.

Proses penanggulangan kebakaran ini berlangsung dramatis selama lebih dari satu jam. Amukan si jago merah baru berhasil dijinakkan dan dipastikan padam total oleh petugas pada pukul 15.20 WIB.

"Alhamdulillah kebakaran berhasil ditanggulangi dengan cepat sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya," kata Jajat.

Setop Bakar Sampah Selama Kemarau

Jajat memastikan bahwa sama sekali tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran ini.

Selain itu, bangunan gedung walet yang menjadi objek kebakaran tersebut dipastikan sudah dalam kondisi kosong atau tidak produktif lagi, sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian materiil yang berarti bagi pemiliknya.

“Bagian yang terbakar pun hanya atapnya saja karena terbuat dari kayu,” jelas Jajat merinci tingkat kerusakan fisik bangunan.

Berkaca dari insiden ini, pihak Damkar Kabupaten Indramayu kembali mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak meremehkan bahaya penggunaan api terbuka, terutama di tengah kondisi puncak musim kemarau seperti saat ini.

Jajat mengimbau warga untuk sementara waktu menghindari kebiasaan membakar rumput kering maupun sampah rumah tangga di pekarangan, apalagi jika ditinggalkan tanpa adanya pengawasan yang melekat.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sangat berhati-hati dan tidak sembarangan membakar rumput kering atau ilalang di musim kemarau ini. Kondisi cuaca yang panas, material yang kering, ditambah hembusan angin kencang dapat membuat api sangat cepat membesar dan di luar kendali,” katanya mengingatkan warga.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/241d799751.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • 7 Kecamatan di Subang Dilanda Kekeringan, Ratusan Hektar Tanaman Padi Dipastikan Gagal Panen

  • Curhat Penyandang Disabilitas Berburu Job Fair di Yogyakarta: Lolos Tes, Dicoret Saat Interview

  • Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah

  • Aliansi Masyarakat Adat Desak DPRD NTT dan Kapolri Evaluasi Hasil Seleksi Akpol 2026

  • Sambangi Anak Sayuti Melik, Wamensos Pastikan Kebutuhan Terpenuhi

  • Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana

  • Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional

  • Ahli TPPU Beberkan Modus Perkara 3 Korupsi yang Jerat Febrie Adriansyah

Artikel Populer

  • 1Menteri Muslim Singapura Mundur Gegara Interaksi Online dengan Perempuan
  • 2Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
  • 3Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
  • 4Kecelakaan Beruntun di Jalan MT Haryono Jaksel, 4 Orang Terluka
  • 5Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
  • 6Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia
  • 7Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
  • 8RUU Satu Data Indonesia Bakal Diusulkan Jadi Inisiatif DPR dalam Rapat Paripurna
  • 9Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
  • 10Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat
  • 11Gunung Semeru Meletus 6 Kali Sejak Pagi, Keluarkan Asap Setinggi 1.000 Meter
  • 12Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor

Tag Populer

  • Wisata
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Berita
  • Hiburan

Populer Situs

13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya

Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung

BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK

Nagita Slavina Cari Talenta Muda Berbakat dari Cabor Basket

Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar

Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?

Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan

Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda

Artikel Populer

  • 1Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan
  • 2Banjir Dahsyat Terjang Afghanistan, 100 Orang Lebih Dilaporkan Hilang
  • 3OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
  • 4Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
  • 5NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
  • 6Sidang Putusan 2 Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Ditunda 20 Juli
  • 7Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
  • 8Prabowo Perintahkan Gubernur Awasi Dapur MBG karena Banyak 'Penyusup', Bobby Nasution: Sangat Wajar
  • 9Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • 10TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Wisata
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Bisnis
    ×