• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Kesehatan›Aset Militer AS Jadi Sasaran Drone Harakiri IranArtikel

Aset Militer AS Jadi Sasaran Drone Harakiri Iran

Kesehatan2026-09-08 05:01:31947

Konflik Amerika Serikat dan Iran semakin meruncing. Militer Iran saat ini telah menargetkan aset militer AS di Timur Tengah dengan drone canggih.

Militer Iran menyatakan bahwa mereka menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Yordania dengan drone bunuh diri. Serangan drone ini dilakukan pada hari Kamis setelah Amerika Serikat melakukan gelombang serangan terbaru terhadap Iran.

"Tentara Republik Islam Iran mengumumkan bahwa... sebagai tanggapan terhadap agresi musuh, mereka menargetkan sistem komunikasi dan fasilitas penyimpanan bahan bakar militer AS di Yordania dengan menggunakan drone bunuh diri ," lapor televisi pemerintah Iran, IRIB, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis .

Tidak ada keterangan mengenai kerusakan maupun ada tidaknya korban yang ditimbulkan dari serangan drone bunuh diri Iran itu.

Pada Rabu malam waktu setempat, Komando Pusat AS menyatakan bahwa militer AS telah menyelesaikan gelombang serangan terbarunya terhadap Iran pada pukul 9 malam waktu Washington .

Pernyataan yang diposting di media sosial X itu menyebutkan bahwa militer AS menyerang target di beberapa lokasi, termasuk di Bandar Abbas, tempat pelabuhan terbesar Iran dan fasilitas utama angkatan laut dan Garda Revolusi di Selat Hormuz.

"Pasukan Amerika menyerang situs pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Tunb Raya selama gelombang serangan 90 menit," tambah militer AS tersebut.

Militer Iran mengancam akan menyerang habis-habisan semua infrastruktur di kawasan Timur Tengah jika infrastrukturnya diserang. Ancaman ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan memperluas serangan terhadap Iran minggu depan, dengan menargetkan infrastruktur sipil, termasuk pembangkit listrik dan jembatan.

"Jika ancaman kosong baru-baru ini oleh presiden AS agar militer Amerika menyerang infrastruktur Republik Islam benar-benar dilaksanakan, maka semua yang, karena pengendalian diri Iran, selama ini tetap utuh -- yakni, semua infrastruktur di seluruh wilayah -- akan hancur di bawah serangan keras angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat, sedemikian rupa sehingga tidak akan ada jejaknya yang tersisa, seolah-olah tidak pernah ada," kata juru bicara Markas Besar Militer Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, dilansir media Iran, Press TV, Kamis .

Ia juga mengecam rezim kriminal AS karena terus melakukan tindakan melanggar hukum.

Zolfaqari lebih lanjut menekankan bahwa Iran tidak akan pernah mengizinkan Amerika Serikat -- sebagai negara asing di luar kawasan -- untuk ikut campur di Selat Hormuz, yang merupakan "garis merah yang tak dapat dilanggar" bagi Republik Islam tersebut.

"Biarkan musuh yang bodoh itu tahu: bagi kami, momen aksi epik bukanlah momen untuk menahan diri. Apa yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Iran bukanlah serangan yang setara; itu adalah serangan yang lebih unggul. Serangan akan lebih intens, luas, dan destruktif daripada sebelumnya. Kemarahan bangsa yang tidak pernah menyerah akan membakar agresor," tambahnya.

Dalam perkembangan lain pada hari Kamis , Departemen Hubungan Masyarakat di Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan bahwa Angkatan Laut pasukan tersebut telah melakukan "serangan dahsyat terhadap pangkalan AS di Sheikh Isa, Bahrain."

Operasi itu disebut sepenuhnya menghancurkan sistem radar pengawasan dan kontrol udara serta stasiun pompa bahan bakar yang memasok pesawat tempur musuh.

Simak juga Video 'Iran: AS Si Kriminal Terus Melanggar Hukum':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/468f699525.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Lalin Macet Imbas JPO Tendean Dibongkar, TransJ Koridor 13 Terlambat

  • PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP 27 Juli

  • Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko

  • Respons 110, Polres Jaksel Usut Rumah Makan Minang Dibobol Maling

  • Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung

  • Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur

  • Soal Kopdes Kelola Tambang, Bahlil: Harus Memenuhi Syarat

  • 1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat

Artikel Populer

  • 1Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
  • 2Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
  • 33 Hal yang Diam-diam Dinilai Orang Saat Pertama Kali Bertemu
  • 4Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
  • 5Kekompakan Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai di RBR 2026
  • 6Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE
  • 7Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
  • 87 Fakta OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Sempat Nobar Bola hingga Sita Ratusan Juta
  • 9DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal
  • 10Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
  • 11Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
  • 12Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Wisata
  • Berita
  • Olahraga
  • Bisnis

Populer Situs

Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Mendagri Sebut Kinerja Kemendagri Tetap Optimal di Tengah Efisiensi

Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas

Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun

Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang

Film Aku Sebelum Aku: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang

Kebakaran Landa Gunung Biru di Mojokerto, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup Sementara

Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"

Artikel Populer

  • 1GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028
  • 2Kawal KDKMP, Kemendes Bareng 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional
  • 3Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Praperadilan Lagi, KPK Bilang Begini
  • 42 Pria di Serang Begal Tukang Sayur, Korban Dilempari Pohon Pisang
  • 5Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
  • 6Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah
  • 7Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi & Validasi
  • 8Bareskrim Serahkan 3 Bandar Narkoba Katingan ke Polda Kalteng
  • 9Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • 10Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Wisata
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Hiburan
    ×