• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa BaratArtikel

1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat

Pendidikan2026-09-08 05:01:2518

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia melepas 1.147 mahasiswa untuk mengikuti Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan Gema Jabar. Melalui program ini, para mahasiswa akan menjalani praktik mengajar selama enam bulan atau setara 20 SKS di 364 SMA, SMK, dan SLB di berbagai wilayah Jawa Barat.

Rinciannya, mahasiswa akan ditempatkan di 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB. Selama menjalankan tugas, mereka akan didampingi dosen pembimbing dari UPI serta guru pamong dari masing-masing sekolah.

Program Probidik Gema Jabar dirancang untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap program kolaborasi antara Pemprov Jabar dan UPI tersebut.

Menurut Dedi, program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengajar, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah perdesaan.

"Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama 6 bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulis, Senin .

Dedi juga mendorong para mahasiswa agar lebih mengenal kondisi Jawa Barat secara menyeluruh, tidak hanya wilayah perkotaan.

"Harus mengenal Jabar bukan kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan," tegasnya.

Pria yang akrab disapa KDM itu berpesan agar para mahasiswa yang kelak menjadi guru tidak ragu kembali mengabdi di sekolah tempat mereka pernah mengajar, termasuk jika ditugaskan di daerah pelosok.

Salah satu peserta program, Andika Darmawan dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin UPI, mengaku antusias mengikuti Probidik Gema Jabar karena sejalan dengan cita-citanya menjadi guru.

"Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi kedepan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya," ujarnya.

Hal senada disampaikan mahasiswi UPI, Regina, yang berharap program tersebut dapat berjalan lancar sekaligus menjadi bekal berharga sebelum terjun sebagai tenaga pendidik.

"Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar," ujarnya yang ditugaskan di SMK 28 Bandung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan Probidik Gema Jabar merupakan wujud komitmen UPI dan Pemprov Jawa Barat dalam menghadirkan perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berharap program ini dapat membantu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih optimal, memenuhi hak belajar peserta didik, sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di kampus.

Lihat juga Video: CT ARSA Lepas 15 Relawan Guru Muda Pergi Mengajar ke Pelosok Negeri

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/661d699332.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal

  • I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November

  • Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang

  • 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit

  • Jaringan Kriminal India Jadi Ancaman Global, FBI Ikut Turun Tangan

  • 5 Shio Paling Pintar Menurut Astrologi Tiongkok, Ada Kamu?

  • Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja

  • Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu

Artikel Populer

  • 1IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
  • 2Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
  • 3Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
  • 4"Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
  • 5Nomor Punggung 9 Persib Jadi Rebutan Dua Legiun Asing Anyar
  • 6Bentangkan Spanduk Falkland Usai Kalahkan Inggris, Argentina Terancam Disanksi FIFA
  • 7Kejagung: Febrie Adriansyah di Indonesia, Tinggal Tunggu Diperiksa
  • 8Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina: Jam, Cara Nonton, dan Link Live Streaming
  • 9Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis, Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan
  • 10KPK Geledah Rumah Bupati Sukoharjo Etik hingga Kadis PU, Sita Sejumlah Dokumen
  • 11Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
  • 12Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan

Tag Populer

  • Bisnis
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Berita
  • Olahraga
  • Wisata
  • Teknologi

Populer Situs

Dukungan Polisi di Pelalawan Boat Racing, Pesona Wisata Sungai Kampar

Air PAM Mati, Warga Cengkareng Mulai Waswas Persediaan Kian Menipis

Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast

Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga

Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji

Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker

Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026

Artikel Populer

  • 1Kepergok Main Game Saat Rapat, Camat Madiun Ngaku Buat Hilangkan Penat
  • 2Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim
  • 3Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
  • 47 Negara Penghasil Teh Terbesar di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
  • 5Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • 6Tak Perlu ke Bengkel, Ini 3 Cara Cek Komstir Motor Sendiri di Rumah
  • 7Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
  • 8Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
  • 9Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India
  • 10Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Wisata
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Hiburan
    ×