• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"Artikel

Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"

Hiburan2026-09-08 05:03:50464

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengimbau masyarakat tidak membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying di tengah antrean yang masih terjadi di sejumlah SPBU.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, konsumsi BBM di beberapa daerah meningkat sekitar 10 persen hingga 15 persen. Lonjakan permintaan tersebut memicu antrean di sejumlah SPBU.

Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya menormalkan distribusi BBM ke seluruh SPBU.

"Ini kita lakukan untuk melayani masyarakat, agar supaya tidak melakukan panic buying, membeli BBM yang berlebih. Kami mengharap dan mengimbau, belilah BBM sesuai kebutuhan harian yang bijak dan wajar," ujar Wahyudi dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Wahyudi memastikan stok BBM bersubsidi maupun BBM yang mendapat kompensasi pemerintah, seperti Biosolar, minyak tanah, dan Pertalite, masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, antrean di sejumlah SPBU bukan disebabkan keterbatasan stok, melainkan meningkatnya permintaan di beberapa wilayah.

"Perlu kami sampaikan bahwa untuk penyaluran BBM bersubsidi dan kompensasi negara, baik Biosolar, minyak tanah, maupun Pertalite, masih sangat cukup aman untuk melayani seluruh masyarakat," kata dia.

Menurut Wahyudi, salah satu penyebab naiknya konsumsi BBM subsidi, terutama Pertalite, adalah peralihan sebagian pengguna dari BBM nonsubsidi.

Temuan tersebut diperoleh BPH Migas saat melakukan pemantauan di lapangan. Kondisi itu ikut memperpanjang antrean di sejumlah wilayah.

"Kalau kami keliling ke lapangan, banyak yang memanfaatkan BBM subsidi saat ini sehingga menjadi antrean yang cukup panjang," ujar Wahyudi.

Pemerintah, kata dia, terus melakukan normalisasi distribusi BBM. Kondisi di lapangan ditargetkan kembali normal dalam satu hingga dua hari ke depan.

Wahyudi juga mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi kembali lancar.

"Kita semua terus berjuang keras untuk normalisasi dan paling lama satu sampai dua hari ke depan, Insya Allah semua akan terurai dan cukup lancar kembali," pungkasnya.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/095c699898.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU

  • Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

  • Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel

  • Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian

  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut

  • 2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis

  • Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie

  • Pelajar Indonesia Gelar Konferensi Internasional di Australia, Ini Tujuannya

Artikel Populer

  • 1Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
  • 2MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat
  • 3Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
  • 4Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
  • 5Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
  • 6Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK
  • 7Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar Negeri
  • 8Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
  • 9Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
  • 10Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen
  • 11Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
  • 12Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog

Tag Populer

  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita

Populer Situs

Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses

Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas

Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker

Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi

Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas

Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah

Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan

Dukungan Polisi di Pelalawan Boat Racing, Pesona Wisata Sungai Kampar

Artikel Populer

  • 12 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
  • 2Dishub Ungkap Penyebab Pembongkaran JPO Tendean Berlangsung 10 Jam Lebih
  • 3Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
  • 4Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar
  • 5Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor
  • 6Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas
  • 7Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • 84 Zodiak yang Disebut Paling Suka Mengatur, Scorpio Masuk Daftar
  • 9Konflik di Adonara Timur, Pemkab Flores Timur: Mediasi Sudah Berulang Kali
  • 10Slamet Ariyadi Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum BM PAN

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Pendidikan
    • Berita
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Teknologi
    ×