• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Awal Mula Keluarga di Depok Diteror Tetangga Sampai Jual RumahArtikel

Awal Mula Keluarga di Depok Diteror Tetangga Sampai Jual Rumah

Hiburan2026-09-08 05:01:5748

Keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, berkonflik dengan tetangga hingga rumahnya menjadi sasaran teror. Anak Suraji, Novita , menceritakan awal mula tetangganya meneror rumahnya.

Novita menyebut teror ini diawali salah paham dari pihak tetangganya. Saat itu, ibu Novita sedang bercanda bersama cucu dan menantunya alias suami Novita yang merupakan warga negara asing .

"Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

Namun, candaan keluarga Novita itu membuat pihak tetangga salah paham. Padahal, menurutnya candaan itu hanya terjadi internal antara sang ibu berserta cucu dan menantu tanpa ada pihak luar keluarganya.

"Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.

Setelah momen itu, keluarga Novita diganggu dengan beberapa teror. Salah satunya ketika tetangga menyetel musik keras-keras saat keluarga Novita mengadakan pengajian.

" 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.

Hal tersebut kemudian membuat keluarga Novita merasa culture shock. Dia menyesal mempunyai tetangga seperti sang peneror.

"Culture shock ya Mas, yang tadinya kita, satu, kita dari Kebagusan, Pasar Minggu, pindah. Awalnya tuh kita senang pindah ke sini. Pas kita punya tetangga seperti ini jadinya nyesel. Perasaannya tuh kayak nyesel kenapa pindah," katanya.

Keluarga Azis Suraji kini berniat pindah dari rumahnya sekarang. Novita merasa kenyamanan keluarganya terganggu usai adanya teror yang terus-menerus dari tetangganya.

"Beneran mau dijual, ini karena ya kenyamanannya udah terganggu," katanya.

Novita menjelaskan keluarganya sempat ditawari untuk bertukar rumah dengan seseorang. Namun, hal tersebut batal usai sang penawar mengetahui keadaan tetangganya.

"Dulu pernah ada tuh, udah ada yang mau tukaran rumah katanya gitu, terus pas tahu tetangganya kayak gini tuh ya udah pada nggak mau, nggak jadi," imbuhnya.

Sebelumnya, rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria melempar helm ke rumah tetangga di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat , viral di media sosial . Polisi menyelidiki kasus tersebut.

Dari video yang beredar di media sosial, Kamis , terlihat seorang pria mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban. Kemudian, pria tersebut melemparkan helm dengan kencang ke dalam rumah korban.

Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka membenarkan korban telah membuat LP pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

"Iya baru buat LP semalam," ujar AKBP Made saat dimintai konfirmasi, Kamis .

Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus itu ditangani Polres Metro Depok.

Lihat Video 'Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/410f699583.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Katak Australia Punya Trik Visual Unik untuk Kelabui Predator

  • Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar

  • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi

  • Ketua DPRD Riau Minta Maaf Usai Bentrok Anggota, BK Diminta Proses Pelanggaran Etik

  • Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN

  • Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

  • Polisi: Jangan Lagi Gunakan Pikap untuk Angkut Penumpang

  • Yusril: Kasus Febrie Adriansyah Tak Dibahas Prabowo di Sidang Kabinet

Artikel Populer

  • 1DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
  • 2Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
  • 3I.League Umumkan League Cup Bergulir 3 November 2026
  • 42 Gunung Api di NTT Meletus Bersamaan Disertai Lontaran Abu Vulkanik
  • 5Pemkab Agam Usulkan Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi, Diklaim Kurangi Dampak ke Permukiman
  • 66,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
  • 7LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
  • 8DJP Ubah Cara Awasi Wajib Pajak, Babinsa hingga Web Scraping Dilibatkan
  • 9Peraturan Pemerintah: Tarif Pendirian hingga Pembubaran Koperasi Gratis
  • 10Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
  • 11BGN Bayar Pengadaan Motor Listrik Rp 243 M, tapi Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejaksaan
  • 12Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi

Tag Populer

  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Teknologi

Populer Situs

Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi

Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil

Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat

Pesan Vicente del Bosque dan Andres Iniesta Jelang Spanyol Vs Argentina

Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045

Kirim Video Pencegatan Rudal ke Iran, Tentara Israel Dipenjara 5 Tahun

Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency

Jukir Queen City Semarang Viral Minta Bayaran Dua Kali, Dishub Buka Suara

Artikel Populer

  • 1Pakai Dana APBN, Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Sasar 13 Titik
  • 2Apa Itu WAICO? Organisasi AI Dunia yang Baru Didirikan dan Indonesia Jadi Salah Satu Pendirinya
  • 3Kenapa "Paspamres-nya Donald Trump" Ikut Turun Tangan Periksa Kasus Febrie Adriansyah?
  • 4AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
  • 5Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
  • 6Trump Ancam Bredel Stasiun TV yang Tak Siarkan Pidatonya
  • 7Operasional Kopdes Merah Putih di Kaltara Terkendala Modal, Anggaran Desa Tidak Ada
  • 8Pemerintah Sediakan KUR Rp 300 Triliun untuk UMKM, Sudah Tersalur Hampir 60 Persen
  • 9I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November
  • 10Ilmuwan Teliti Manusia Berusia 100 Tahun Selama 5 Dekade, Ini Rahasia Umur Panjang

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Otomotif
    • Berita
    • Teknologi
    • Wisata
    • Kesehatan
    ×