• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Bisnis›Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu MasyarakatArtikel

Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

Bisnis2026-09-08 05:00:524

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen M Fadil Imran mendorong transformasi pada layanan kepolisian. Dia menekankan agar Layanan Polisi 110 dan Command Center tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan harus mengedepankan kecepatan respons di lapangan.

Hal itu disampaikan Fadil saat menyambangi Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis . Dalam kesempatan itu, dia meninjau langsung kesiapan Layanan 110 dan mekanisme Command Center di Polresta Sorong Kota.

Fadil mengecek alur koordinasi mulai dari operator, SPKT, hingga personel yang berpatroli. Dia mengapresiasi kenaikan angka pengaduan melalui 110 dan menegaskan bahwa indikator keberhasilan bukan hanya soal menjawab telepon.

"Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani," ujar Fadil dalam keterangannya, Jumat .

Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Layanan 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan. Dari jumlah tersebut, 2.672 panggilan berhasil dijawab dengan success call rate mencapai 88,18 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Meski begitu, Fadil meminta agar paradigma pelayanan diubah. Menurutnya, ukuran kesuksesan yang paling penting adalah seberapa banyak masyarakat yang benar-benar terbantu setelah melapor.

"Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting," katanya.

Eks Kapolda Metro Jaya ini juga menginstruksikan jajaran untuk mengukur waktu respons secara berkala. Mulai dari laporan diterima, waktu penugasan anggota, hingga waktu kedatangan polisi di lokasi kejadian.

"Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat," tutur Fadil.

Lebih lanjut, Fadil mengingatkan jajarannya agar tidak terjebak pada fasilitas fisik Command Center. Dia menegaskan Command Center harus berfungsi sebagai pusat pengambilan keputusan yang cepat, bukan sekadar ruangan dengan teknologi mahal.

"Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat," ucapnya.

"Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani," lanjut Fadil.

Selain respons cepat, Fadil mendorong penggunaan data untuk mencegah kejahatan. Merujuk data DORS Polri, tercatat ada 1.503 kasus kejahatan di Sorong Kota pada semester pertama 2026, dengan pencurian kendaraan bermotor sebagai kasus yang paling banyak.

Dia meminta data tersebut dipetakan untuk menentukan titik dan jam rawan, sehingga patroli kepolisian lebih tepat sasaran.

"Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat," pungkas Fadil.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/404c699589.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Ledakan Gudang Amunisi Madiun, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Serda Hengki

  • Bocoran Isuzu di GIIAS 2026: Siapkan 5 Kendaraan Niaga

  • Disnaker Jabar Ungkap Hasil Pemeriksaan 11 Pabrik Kapur di Cipatat, Temukan Pelanggaran BPJS hingga K3

  • Kronologi Dugaan Penculikan Atlet Golf di Restoran Jakpus Saat Rayakan Ulang Tahun Nenek

  • Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing

  • TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun

  • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan

  • Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci

Artikel Populer

  • 1Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
  • 2Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
  • 3Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
  • 4Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
  • 5Link Cek Desil Kemensos Juli 2026, Cukup Masukkan NIK KTP
  • 6Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
  • 7Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
  • 8Daun Kelor Dilarang Dikonsumsi di Australia tapi Populer di Indonesia, Mengapa Bisa Demikian?
  • 9Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
  • 10Dedi Mulyadi Tegas Tolak Usulan DPRD Jabar Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Sekolah Gratis Tetap Berlaku
  • 11Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
  • 12Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Berita
  • Olahraga
  • Wisata
  • Bisnis
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Pendidikan

Populer Situs

Soal Kopdes Kelola Tambang, Bahlil: Harus Memenuhi Syarat

Polisi: Jangan Lagi Gunakan Pikap untuk Angkut Penumpang

Pria Ditangkap Polisi usai Tusuk Seseorang di Jakbar

Siapa dan Kenapa Slavko Vincic Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina?

Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas

Kronologi Anjing Husky Diduga Dibacok hingga Bersimbah Darah di Bekasi

I.League Umumkan League Cup Bergulir 3 November 2026

Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim

Artikel Populer

  • 1Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
  • 2Terekam CCTV Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jaksel Didenda Rp 500.000
  • 3Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong
  • 4Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
  • 5Pedagang Cerita Detik-detik Bom Rakitan Meledak di Tasik: Saya Sampai Kejang
  • 6Forbes Beritakan Prajogo Pangestu Berencana Beli Perusahaan Geotermal Filipina Senilai 89,7 T
  • 7Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
  • 8Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
  • 9Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?
  • 10Kronologi WNI Asal Madiun Kabur Saat Tur di Korea Selatan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Berita
    • Wisata
    ×