• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Kesehatan›BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPKArtikel

BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK

Kesehatan2026-09-08 05:57:198

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari menjawab kritik sejumlah anggota DPR perihal opini wajar tanpa pengecualian atau WTP yang diraih BGN terkait laporan keuangan 2025. Agustina mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan menjadi pihak yang paling pas untuk menjawab keheranan legislator.

"Misalnya mengenai WTP, itu memang, WTP itu sebenarnya yang paling pas menjawab adalah BPK, karena BPK yang memberikan opini, tapi karena saya juga akuntan, maka saya akan menjawab bahwa WTP itu bukan soal bahwa benar atau salah," kata Agustina saat rapat dengan Komisi IX DPR, di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat .

Dia mengatakan opini tersebut berarti penyajian laporan keuangan BGN telah sesuai standar. Meski begitu, ia menyerahkan penjelasan kepada BPK perihal WTP ini.

"Tapi bahwa penyajiannya telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Tapi tentu saja ini yang paling pas untuk menjawab adalah BPK," ucap dia.

Selain itu, Agustina mengakui ada catatan yang diberikan oleh BPK. Namun catatan itu, lanjut dia, sebagian sudah diselesaikan BGN.

"Bahwa ada catatan iya, ada temuan, dan sebagian sudah kami tindak lanjuti, sebagian juga masih dalam tahap monitoring untuk tindak lanjut karena memang masih bertahap," ujar dia.

Meski begitu, Agustina juga mengaku heran akan anggaran tahun 2025 masa kepemimpinan BGN sebelumnya. Dia menilai seharusnya BGN periode lalu tidak mengajukan anggaran belanja tambahan saat semua anggaran awal belum terealisasi.

"Inilah memang, kami juga agak heran ketika anggaran awal belum terserap, sudah mengajukan ABT di tahun 2025 lalu. Maka kemudian realisasinya menjadi tidak terserap juga pada akhirnya. Maka realisasinya cuma 66 persen. Tapi kembali lagi, saya tidak bisa menjawab karena saya tidak ada di situ waktu itu," tutur dia.

Pimpinan hingga anggota Komisi IX DPR RI mengkritik opini wajar tanpa pengecualian yang diraih Badan Gizi Nasional terkait laporan keuangan tahun 2025. Mereka mempertanyakan opini WTP itu tidak sejalan dengan penyerapan anggaran oleh BGN.

Kritik pertama datang dari anggota Komisi IX DPR Muazzim Akbar. Dia bahkan menuding WTP yang diraih BGN di tahun 2025 hanya rekayasa.

"Ini BGN lagi luar biasa jadi perlu pembahasan serius hari ini, pertama tentu saya tanggapi terkait dengan tadi sudah disampaikan dapat WTP, tetapi realisasi anggaran rata-rata hanya 59%, gimana WTP tapi realisasi anggaran hanya sekian, jangan-jangan WTP-nya dibikin-bikin," kata Muazzim saat rapat dengan BGN di Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Jumat .

Kemudian kritik juga datang dari anggota Komisi IX DPR lainnya, Netty Prasetiyani. Dia meminta agar BGN tidak puas dengan WTP yang diraih pada 2025.

"Saya ingin lihat dari paparan tadi bahwa kita tak hanya puas dengan wajar tanpa pengecualian yang diraih BGN, tapi kita perlu konfirmasi seperti apa capaian dalam konteks kinerja program di tengah masyarakat," ujar Netty.

Selanjutnya, catatan untuk BGN juga datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini. Dia mempertanyakan dasar pemberian opini WTP kepada BGN.

"Saya pertanyakan ini BGN dapat WTP itu dasarnya apa ya?" cecar Yahya.

Dia heran lantaran serapan anggaran BGN hanya 60 persen. Selain itu, Yahya menyoroti BGN yang tidak mencantumkan catatan dari BPK RI.

"Sementara serapannya cuma 60% dan banyak temuan-temuan yang jadi masalah di dalamnya, seperti pengadaan motor listrik, dan lain sebagainya," ucap Yahya.

Simak Video 'BGN Ternyata Punya Utang Rp 1,6 T, Ini Rinciannya...':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/392a699601.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi

  • Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir

  • SDM Bersertifikat Minim, Sanitasi Indonesia Terendah di Asia Tenggara

  • IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar

  • Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus

  • Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih

  • Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan

  • Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik

Artikel Populer

  • 1Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
  • 2Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
  • 3Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
  • 4Diundang Trump, Presiden Meksiko dan PM Kanada Hadir di Final Piala Dunia 2026
  • 5Jadi Prioritas Prabowo, Revitalisasi Madrasah Dikebut
  • 6Ejekan Messi Gagal Penalti Berujung Pria Bangladesh Tewas
  • 7Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
  • 8Pertamina Bantah Isu Sopir Enggan Salurkan BBM di Sumut karena Terlambat Bayar Upah
  • 9Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
  • 10Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
  • 11Kabid Pasar Jadi Tersangka Pungli MCK Rp 80 Juta, Pemkot Bekasi Tak Beri Bantuan Hukum
  • 12Perusahaan Singapura Lirik Jateng, Siap Boyong Investor China dan Eropa

Tag Populer

  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Berita
  • Bisnis
  • Wisata
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Hiburan

Populer Situs

Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut

Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun

Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA

ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun

Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi

Waka MPR Tegaskan Butuh Langkah Nyata Atasi Kesehatan Mental Anak

Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok

Kebocoran Pipa Gas di Surabaya Tertangani, Pasokan Tetap Normal

Artikel Populer

  • 1Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 2Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
  • 3Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi
  • 44 Fakta Bos Perusahaan Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel
  • 5Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
  • 6KPK Full Support 'Tim 9' Bentukan Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah
  • 7Pria di Bantul Serahkan Dollar AS untuk Digandakan, Tertipu Rp100 juta
  • 8Air PAM Mati, Apakah Pelanggan Berhak Dapat Kompensasi?
  • 92 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang
  • 10Taj Yasin Pastikan TMMD Jangkau Desa Terpencil-Buka Peluang Ekonomi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Wisata
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Olahraga
    ×