• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Olahraga›Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 PadangArtikel

Polisi Dalami Dugaan Bullying Siswa Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang

Olahraga2026-09-08 05:05:153647

Seorang pelajar berinisial R membawa bom rakitan yang diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Padang, Sumatera Barat . Polisi mendalami terkait dugaan bullying yang dialami R.

"Kalau kemarin pengakuan awal ya ada beberapa ya kalau nggak salah, satu orang ya yang melakukan, mem-bully dia itu. Nanti didalami lagi ini," ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya saat dihubungi wartawan, Kamis .

Susmelawati mengatakan R mengaku di-bully satu orang. Namun R juga mengaku kerap mengalami bullying sejak kecil.

"Pengakuan di lapangan ada satu orang yang mem-bully. Tapi pernah juga kemarin itu di tanya di lapangan, dulu waktu kecil mengalami itu, mengalami di-bully, tapi tidak dengan anak yang sama ya. Kemudian, mulai dari kelas II, dia mulai mengalami bullying dari teman-teman sekelas," tuturnya.

Saat ini, polisi masih mendalami bentuk bullying yang dialami R. Dia juga mengatakan akan memeriksa keterangan dari sejumlah pihak terkait dugaan ini.

" ini belum diambil keterangan lebih lanjut, seperti apa pendalaman gitu kan, nanti akan didalami," ungkapnya.

Saat ini polisi telah memeriksa 12 saksi, termasuk guru juga satpam sekolah untuk mendalami kasus tersebut. Di samping itu, polisi juga berfokus pada merehabilitasi R

"Iya, disampaikan Polresta bahwa sampai saat ini hari pertama pemeriksaan berjalan sudah 7 orang lebih fokus kepada guru-guru, kepada satpam yang ada di lokasi, yang ikut waktu kejadian. Kemudian, kepada si pelaku sendiri gitu, kemudian ada beberapa yang dipanggil, hari ini sudah menjadi 12 orang," jelasnya.

"Seperti apa detailnya itu masih batas-batas itu saja dulu, yang paling terpenting itu masalah rehabilitasi pelaku, itu yang hasil koordinasi saya," tambahnya.

Sebelumnya, polisi mengatakan R belajar merakit bom secara autodidaktik selama empat bulan. R bermaksud untuk membalas bullying yang dialami.

"Berdasarkan pengakuan dari yang bersangkutan, dia belajar secara mandiri atau autodidak dari YouTube, Instagram, dan internet. Dia belajar mandiri secara autodidak dan itu sudah disampaikannya," bebernya.

Susmelawati menyampaikan belum ada informasi terkait adanya pihak yang mengajari korban merakit bom. Namun R mengaku bahwa ia belajar autodidaktik.

"Sampai saat ini, belum ada informasi terkait adanya pihak atau orang lain yang membimbingnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, memang dia itu mengaku belajar autodidak secara mandiri sendiri," ungkapnya.

Dia mengatakan R belajar merakit bom sejak sekitar empat bulan yang lalu. R mengaku kerap menjadi korban bullying sejak menginjak kelas II.

" dari bulan Ramadan kemarin, berarti dari April, sampai sekarang. Karena si anak dari duduk kelas II dia sudah di-bully. Sekarang dia sudah kelas III. Sejak pertama duduk di kelas II, dia sudah di-bully sama teman-teman kelasnya," tuturnya.

"Jadi, tindakan ini kemungkinan merupakan akumulasi dari beban tekanan psikologis yang mendalam sehingga dia dari bulan Ramadan sudah belajar secara autodidak, kemudian melihat internet, melihat instagram itu ia lakukan, itu ia akui sendiri," tambahnya.

Simak juga Video 'Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, 1 Siswa Diamankan':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/029b699964.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah

  • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan

  • Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga

  • Bamsoet: FKPPI Harus Jadi Laboratorium Kepemimpinan Nasional

  • Secangkir Kopi, Meja Daur Ulang, dan Gaya Hidup yang Kian Berkelanjutan

  • Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Pasar Telaga Ngebel Ponorogo

  • Hamparan Sabana di Labuan Bajo Terbakar, Api Menyebar Capai 100 Hektar

  • DPD Sebut RUU Daerah Kepulauan Mampu Maksimalkan Potensi Daerah Kepulauan

Artikel Populer

  • 1Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
  • 2Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo
  • 3Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
  • 4Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
  • 5Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi
  • 6Polisi Tunda Pemeriksaan Siswa Perakit Bom di Padang, Tunggu Pemulihan Psikologis
  • 7Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim
  • 8Jadwal Sibuk, Tom Holland Ungkap Rela Tetap Terima Peran The Odyssey karena Zendaya
  • 9Harga XRP Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Berkat Aktivitas Derivatif
  • 10Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
  • 11Wangsit Jenderal Soedirman Menguatkan KDKMP
  • 12Pansus DPRD Semprot Bupati Gowa Walk Out dari Sidang Hak Angket, Dinilai Cederai Proses

Tag Populer

  • Bisnis
  • Berita
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Populer Situs

Jalan Raya Pos: Warisan Daendels yang Masih Membentang di Pulau Jawa

Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS

NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak

Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010

Pascakecelakaan Beruntun, Dua Lajur Tol JORR Arah Cakung Masih Ditutup

Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau

Promo Indomaret 21 Juli 2026, Air Mineral Cup 1 Karton Cuma Rp 26.500

PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'

Artikel Populer

  • 1WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
  • 2Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
  • 3Pengacara Bawa Bukti Tambahan untuk Laporkan Pansus Hak Angket DPRD Gowa
  • 4Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
  • 5Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya
  • 63 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 16 Juli 2026, Ada Virgo
  • 7Waka MPR Kecam Pemerkosaan Lansia di Grobogan, Desak Hukum Maksimal
  • 8Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
  • 9Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
  • 1025 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Wisata
    • Kesehatan
    • Hiburan
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Teknologi
    ×