• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami WaktuArtikel

Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami Waktu

Berita2026-09-08 05:02:475

Trenggono menyampaikan, BGN akan menata 27.000 dapur MBG yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk yang terletak di daerah terpencil, terluar, dan terdepan (3T).

Ia menekankan, proses penataan itu membutuhkan waktu dan tidak berarti BGN menutup pintu komunikasi dengan mitra-mitra MBG.

"Tolong mungkin para mitra juga bukannya kita tidak mau berkomunikasi, tidak. Kita juga memberikan kesempatan, namun nanti kita carikan waktu yang tepat supaya kita bisa berdialog dengan baik," kata dia.

Gembok dapur MBG

Sebelumnya, sejumlah Asosiasi Mitra Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengancam akan melakukan aksi mogok massal berupa penyegelan atau "gembok" dapur program makan bergizi di seluruh Indonesia.

Langkah tersebut dipicu oleh kebijakan BGN yang dinilai sepihak, tidak adil, dan mengabaikan kesetaraan dalam kemitraan.

"Kami akan lakukan gembok nasional, gembok dapur secara nasional," kata Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia, Syawaludin Aweng seusai RDPU dengan Komisi IX DPR, Selasa (14/7/2026).

Syawaludin menegaskan bahwa para mitra merasa dikesampingkan dalam pengambilan keputusan, meskipun mereka telah memegang Surat Keputusan (SK) resmi dan berinvestasi besar untuk menyediakan fasilitas dapur.

Dalam paparannya, pihak asosiasi mengatakan persoalan paling krusial yang dihadapi para mitra berkaitan dengan pembagian tanggung jawab operasional di dalam dapur, yang berujung pada kerugian besar akibat penghentian sepihak.

Syawal menjelaskan, posisi mitra hanya menyediakan modal dan fasilitas infrastruktur dapur.

Sementara itu, pengelolaan penuh di dalam dapur diatur oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Ironisnya, ketika muncul masalah di lapangan, seperti kasus keracunan makanan, BGN langsung menjatuhkan sanksi suspend terhadap dapur milik mitra secara sepihak.

Menurut Syawaludin, akar persoalan ini sebenarnya dapat diselesaikan secara sederhana jika BGN patuh pada regulasi yang ada pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG.

Aturan tersebut telah memuat ketentuan yang jelas mengenai tata kelola program, termasuk batasan jumlah penerima manfaat untuk aglomerasi dapur biasa (minimal 1.000 plus) dan daerah 3T (maksimal 1.000), serta estimasi 8.000 dapur untuk daerah terpencil.

"Lalu kemudian ini yang didegradasi. Hanya karena mereka menyalahkan pimpinan yang lama. Seolah-olah kebijakan-kebijakan yang lama ini haram semua," kata Syawaludin.

Asosiasi menyatakan siap mengambil langkah konkret dengan menghentikan operasional dapur secara nasional jika proses pembenahan tata kelola tidak rampung hingga pertengahan Agustus mendatang.

"Itu akan kami lakukan. Kami akan lakukan gembok nasional, gembok dapur secara nasional. Dan kami kawan-kawan sudah setuju, kalau sampai tanggal 17 Agustus proses ini tidak selesai, kami akan lakukan itu," tutur Syawaludin.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/842f799150.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • AS Alihkan 2 Kapal Komersial Coba Terobos Blokade Iran

  • 7 Idola KPop Laki-laki yang Punya Hobi Masak, Siapa Favoritmu?

  • Kortas Tipikor Sita Aset Rp 14,4 M di Kasus Korupsi Modal Proyek Batu Bara

  • Kortas Tipikor Sita Aset Rp 14,4 M di Kasus Korupsi Modal Proyek Batu Bara

  • Ketum Dekopin: Baru di Era Presiden Prabowo Gerakan Koperasi Dapat Perhatian

  • Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap

  • Operasi Berantas Jaya, Polres Bekasi Kota Ungkap 77 Kasus Begal-Curanmor

  • Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo

Artikel Populer

  • 1Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
  • 2Prabowo: Pakar Ramalkan RI Negara Ke-4 Terkaya di Dunia Tahun 2045
  • 3Penumpang Kereta Lokal KAI Tembus 4,67 Juta pada Semester I 2026
  • 4Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
  • 5Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
  • 6Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
  • 7Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
  • 8Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember
  • 9Kenaikan Tarif Bus Transjakarta Masih Terus Dikaji
  • 1014 Desa di Temanggung Gelar Pilkades Serentak, Mana Saja?
  • 11Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
  • 126 Maskapai Akan Terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Wisata
  • Berita
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Kesehatan

Populer Situs

Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG

Soroti Kebakaran TPA, Waka MPR Tekankan Pembenahan Hulu dan Pengawasan

Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan

Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

2 Kali Tertangkap Curi Motor, Pria di Lumajang Malah Beralih Curi Bebek

BGN Respons Keheranan Anggota DPR soal WTP 2025: Paling Pas Jawab BPK

Sopir Truk Ditikam gegara Serobot Antrean di SPBU, Pelaku Ditangkap

Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple

Artikel Populer

  • 1Di Depan Mensos, Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri
  • 2Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP
  • 3Yusril: DPR Sedang Bikin Draf Baru RUU Perampasan Aset
  • 4Gempa M 5,4 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • 5Sopir Xenia Tabrak 4 Motor hingga 3 Orang Luka di Pondok Gede Diamankan
  • 6Polisi Bakar 22 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing Riau
  • 7Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Ada Perubahan Daftar Penerima
  • 8Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
  • 9Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
  • 10Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Bisnis
    • Kesehatan
    • Wisata
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Olahraga
    ×