• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Wisata›Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMPArtikel

Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP

Wisata2026-09-08 05:04:451264

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan pemerintah pusat terus mencari solusi dan jalan tengah terbaik dari setiap permasalahan yang terjadi melalui berbagai inisiatif dialog dan diskusi dengan para pemangku kepentingan. Bersama 10 Asosiasi Desa di seluruh Indonesia, Ferry menginventarisir berbagai permasalahan di desa/kelurahan untuk selanjutnya dicarikan solusi terbaik.

"Melalui seminar nasional ini, kita bermusyawarah agar persiapan operasionalisasi KDKMP itu bisa berjalan dengan baik. Acara ini digelar agar kita pengurus, pengawas dan semua pihak duduk bersama mencari solusi terbaik," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangan tertulis, Kamis .

Hal ini ia katakan dalam Seminar Nasional KDKMP bertema 'Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat' yang digelar di Sasana Kriya Kompleks Taman Mini Indonesia Indah , Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.

Hadir juga Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia Hamdi Moeloek, jajaran wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta perwakilan Asosiasi Desa Seluruh Indonesia.

Terkait berbagai permasalahan spesifik, Ferry menekankan dalam waktu dekat Kementerian Koperasi bersama Kementerian/Lembaga terkait akan segera menggelar forum khusus dengan melibatkan para pengurus dan pengawas KDKMP. Hal ini dibutuhkan agar setiap solusi yang dirumuskan lebih tepat sasaran berdasarkan identifikasi permasalahan di setiap daerah.

"Kita akan segera adakan pertemuan dan silaturahmi dengan pengawas dan pengurus untuk mendapat masukan agar persiapan operasionalisasi KDKMP bisa semakin matang," ucapnya.

Ia juga menambahkan tahun ini akan terbit Undang-Undang Perkoperasian yang baru, yang akan menjadi payung hukum bagi koperasi dalam menjalankan usahanya, termasuk bagi KDKMP. Permasalahan-permasalahan mendasar yang kerap dihadapi koperasi diharapkan dapat dituntaskan lewat regulasi baru tersebut.

"Di Undang-Undang Koperasi yang baru nanti akan diatur seperti adanya lembaga penjamin simpanan yang akan melindungi dana anggota koperasi," katanya.

Dalam forum seminar tersebut, Ferry juga menyinggung hasil Rapat Terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto semalam. Sesuai arahan Presiden, KDKMP akan ditetapkan sebagai institusi resmi penyalur barang bersubsidi dan bantuan sosial. Barang-barang seperti LPG 3 kilogram, pupuk, minyak, dan beras akan disalurkan langsung melalui koperasi.

Selain itu, program bantuan sosial seperti BLT, bansos, dan bantuan pangan non-tunai juga akan disalurkan melalui KDKMP. Skema pembiayaan dari bank, termasuk channeling KUR dan program Mekar BRI, akan memperkuat fungsi koperasi sebagai outlet jasa layanan keuangan di desa.

"Sejak kemarin sudah ada arahan Presiden untuk mempersiapkan Perpres, termasuk soal penyaluran barang dan status manajerial koperasi," tambah Ferry.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan KDKMP nantinya akan menjadi infrastruktur utama distribusi pangan bersubsidi sesuai keputusan dalam Ratas.

Dengan keberpihakan pemerintah tersebut, ia menyatakan masyarakat desa dapat terdorong kesejahteraan dan kemandirian ekonominya.

"KDKMP akan memastikan gerai-gerai segera diisi barang-barang bersubsidi untuk masyarakat," tegas Zulkifli Hasan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menekankan peran desa sebagai lokus utama program KDKMP, akan dilakukan upaya mengoptimalkan potensi desa/kelurahan. Kementerian Desa akan konsisten melakukan pendampingan agar pemberdayaan ekonomi di desa dapat segera terwujud.

"Hasil usaha dari KDKMP sekurang-kurangnya 20 persen akan menjadi PAD , sementara 80 persen akan kembali berputar di desa. Kalau ini sukses, Indonesia 2045 akan menjadi kenyataan," kata Yandri Susanto.

Simak juga Video 'Menkop Pastikan KDKMP Tak Matikan Usaha Agen Lokal:

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/023c699970.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia ke RI

  • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor

  • Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

  • Tak Cuma Himpun Dana, Buyback Kini Jadi Kunci Crowdfunding

  • Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru

  • Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan

  • Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon di Riau Bhayangkara Run 2026

  • Komisi III DPR Pastikan KPK Ikut Supervisi Usut 3 Kasus Korupsi Jerat Febrie

Artikel Populer

  • 1Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
  • 2Istri Kenang Serda Hengki sebagai Sosok Sederhana, Selalu Mengajarkan Kemandirian
  • 3Tegang! Pesawat AS Tembaki Kapal Tanker yang Coba Terobos Blokade
  • 4Final Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor, Tiket Tembus Rp 1 Miliar, Efek Messi dan Yamal?
  • 5Pertalite Eceran di Medan Tembus Rp 25.000 per Botol, Ini Kata Pertamina
  • 6Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
  • 7Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun
  • 8Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun
  • 9Gempa M 7,3 di Meksiko Picu Peringatan Tsunami
  • 10Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
  • 11Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
  • 12Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026

Tag Populer

  • Bisnis
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Berita

Populer Situs

KPK Sebut Mahalnya Ongkos Politik Jadi Pemicu Korupsi Kepala Daerah

Bekas Lahan Sampah di Sukmajaya Depok Kebakaran, 2 Orang Berhasil Dievakuasi

Tri Tito Karnavian Ajak Pengurus & Kader TP PKK Perkuat 10 Program Pokok

Aturan Emisi Diperketat, Truk Berat di Korsel Wajib Pangkas Polusi

Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul

Kisah Dedi, WNI yang Baru Kuliah Kedokteran Gigi di Jerman pada Usia 30 Tahun

Piala Dunia, Pelarian Sejenak dari Tekanan Hidup

Kejagung Minta Kejati Se-Indonesia Hentikan Pengumpulan Data terkait MBG

Artikel Populer

  • 1Asosiasi Desa Harap KDKMP Bisa Bangun Produktivitas-Genjot Ekonomi Warga
  • 2Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
  • 3Krisis Air Bersih Melanda 22 Desa di Banjar Kalsel, Sumur Warga Mulai Mengering
  • 4Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia
  • 5Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
  • 6Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
  • 7Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 18 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
  • 8Terungkap Pidato Messi Sebelum Hadapi Spanyol, Bakar Semangat Timnas Argentina
  • 93 Zodiak yang Diprediksi Makin Cuan pada 20-26 Juli 2026, Ada Virgo
  • 10Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Berita
    ×