• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'Artikel

HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'

Berita2026-09-08 04:59:5387541

Pihak HRD PT BlueRay Cargo bernama Viny Liverie Lie mengaku menyiapkan 13 amplop untuk diberikan kepada oknum Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Salah satu amplop berisi Rp 5 miliar dengan kode 'D'.

Hal ini disampaikan Vini saat bersaksi pada sidang lanjutan kasus korupsi importasi Ditjen Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa . Mulanya, hakim bertanya kepada Vini, diminta menyiapkan berapa banyak amplop oleh pemilik PT BlueRay Cargo John Field untuk diberikan ke sejumlah pejabat Ditjen Bea Cukai.

"Saya ke Bu Vini, ya. Tadi Bu Vini jelaskan bahwa menyiapkan amplop itu dari Juli 2025 sampai Januari 2026 itu 13, ya?" tanya hakim.

"Iya," jawab saksi.

" 13 itu apakah semuanya Bea Cukai atau termasuk..?" tanya hakim.

"Dari Pak John semuanya Bea Cukai, kode 2," jawab saksi.

"Semuanya Bea Cukai. Dari Pak John, Pak John mengatakan 13 itu Bea Cukai?" tanya hakim.

"Iya," jawab saksi.

Kemudian, hakim menanyakan berapa jumlah yang paling besar dimasukkan ke amplop oleh Vini. Vini pun menyampaikan ada salah satu dari 13 amplop yang diisi uang senilai Rp 5 miliar dengan kode 'D'.

"Ada tidak nilainya salah satu dari amplop itu nilainya lebih dari Rp 3 M?" tanya hakim.

"Ada, Rp 5 miliar," jawab saksi.

"Rp 5 miliar? Itu kodenya apa?" tanya hakim.

"D," jawab saksi.

"D?" tanya hakim.

"Iya," jawab saksi.

Hakim lantas kembali menanyakan apakah kode 'D' itu merupakan bagian dari pejabat Ditjen Bea Cukai. Namun Vini mengatakan tidak tahu secara pasti lantaran John Field hanya memberinya kode tersebut.

"Menurut pemahaman dari saksi Vini, itu Bea Cukai?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu. Karena dari Pak John, pas ngasih kode-kode tersebut, dia suruh saya tulisnya BC," jawab saksi.

"Oh, BC," tanya hakim.

"Iya, sales 2 ," jawab saksi.

"Tapi dari Pak John bilang itu adalah sales 2, ya?" tanya hakim.

"Iya," jawab saksi.

Kemudian hakim kembali memastikan sampai kapan pemberian terhadap kode 'D' itu dilakukan. Vini mengaku pemberian dilakukan hingga Desember 2025.

"Nah, kemudian yang untuk kode 'D' Rp 5 miliar itu sampai dengan Januari ataukah di pertengahan sudah tidak?" tanya hakim.

"Januari tidak, tidak," jawab saksi.

"Oh, Januari tidak. Jadi terakhirnya kapan?" tanya hakim.

"Desember kalau nggak salah, ya," jawab saksi.

Adapun ketiga terdakwa dalam sidang ini ialah:1. Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai,2. Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, 3. Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai.

Tiga pejabat Bea Cukai itu telah didakwa menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 78,8 miliar. Jaksa mengatakan suap dan gratifikasi itu diterima dalam bentuk mata uang rupiah dan mata uang asing.

Jaksa mengatakan para terdakwa diduga menerima uang sejumlah Rp 61,7 miliar dan fasilitas hiburan senilai Rp 1,8 miliar. Uang itu diberikan oleh John Field selaku pimpinan Blueray Cargo , Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo , dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi pada Blueray Cargo .

Selain itu, jaksa mendakwa Rizal, Sisprian, Orlando bersama Budiman Bayu Prasojo selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menerima gratifikasi dari sejumlah pengusaha importir dan pengusaha rokok. Gratifikasi itu senilai Rp 7,5 miliar, SGD 314.755 atau setara Rp 4.375.975.814 , USD 182.800 atau setara Rp 3.282.905.200 , HKD 4.700 atau setara Rp 10.762.389 , serta MYR 8.100 atau setara Rp 35.750.322 . Jika ditotal, penerimaan gratifikasi tersebut seluruhnya sejumlah Rp 15.222.893.725 .

Dengan demikian, total suap dan gratifikasi yang diterima Rizal, Sisprian, dan Orlando ialah uang sejumlah Rp 61.743.597.000, fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp 1.846.221.515, serta gratifikasi Rp 15.222.893.725 ialah Rp 78.812.712.240 .

Simak juga Video 'Ini Kasus yang Bikin Kantor Bea Cukai Juanda Digeledah Polisi':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/442d799550.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI

  • Hakim: Roy Suryo Salahgunakan Praperadilan untuk Tunda Sidang Pokok Perkara

  • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi

  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik saat Acara Ultah Keluarga di Jakpus

  • Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris

  • Followers Instagram Hotman Paris Turun Usai Bela Febrie Ardiansyah

  • Sopir Truk Ditikam gegara Serobot Antrean di SPBU, Pelaku Ditangkap

  • Memaknai Sensus Ekonomi 2026

Artikel Populer

  • 1Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah
  • 2Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
  • 3Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
  • 4Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
  • 5Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
  • 6Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan
  • 7Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
  • 8Balas Trump, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
  • 9Kementrans Raih WTP Perdana, Mentrans Tekankan Transparansi Kelola Anggaran
  • 10RUU Bantuan Kematian Prancis Tunggu Putusan Dewan Konstitusi
  • 11Kapolri Serap Aspirasi Ojol hingga Pecalang Bali, Ajak Optimalkan Layanan 110
  • 12Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding

Tag Populer

  • Bisnis
  • Wisata
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Berita
  • Olahraga

Populer Situs

Industri Masih Ekspansi, Tapi Penyerapan Tenaga Kerja Belum Ikut Tumbuh

Belum Setahun Jl Bama-Pagelaran Kini Rusak, Pemprov Sebut Sudah Diperbaiki

Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda

Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan

Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat

OJK Bantah Isu Berobat Pakai Asuransi Wajib Bayar 10 Persen, Ini Aturan Terbarunya

Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri

Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie

Artikel Populer

  • 1Intelijen Endus Ancaman Rusia, Negara NATO Ini Mendadak Siaga
  • 2Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
  • 314 Kecamatan di Cianjur Dilanda Kekeringan, BPBD Distribusikan 20.000 Liter Air Bersih
  • 4Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
  • 5TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor
  • 6PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
  • 7PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
  • 85 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • 9Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
  • 10Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Wisata
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Teknologi
    ×