• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Otomotif›Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media IranArtikel

Jerman Waspadai Daftar Mati 13 Tokoh Dunia yang Dirilis Media Iran

Otomotif2026-09-08 04:57:027

Surat kabar Iran Hamshahri menerbitkan daftar berisi 13 politisi internasional yang disebut sebagai "buronan" atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei, disertai pernyataan bahwa para politisi tersebut akan "membayar dengan harga tertinggi." Di antara mereka terdapat Kanselir Jerman Friedrich Merz dari Partai Demokrat Kristen .

Hamshahri merupakan koran berhaluan ultrakonservatif yang menjangkau hingga dua juta pembaca per hari.

Selain Merz, daftar tersebut juga memuat nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta sejumlah pemimpin lainnya. Dalam sebuah ilustrasi, seluruh tokoh digambarkan mengenakan seragam tahanan berwarna oranye seperti yang lazim digunakan di AS.

Sejak Februari, sejumlah negara Eropa mendukung perang Iran, termasuk dengan mengizinkan pesawat militer AS melintasi wilayah udara, atau menggunakan pangkalan militer. Namun begitu, Italia menolak permintaan Washington untuk menyediakan fasilitas transit bagi pesawat pembomnya.

Setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada awal Maret, Merz mengatakan bahwa pemerintah Jerman memahami rasa lega yang dirasakan banyak warga Iran, karena nasib Republik Islam yang di ujung tanduk.

Saat itu dia menyatakan, "Kami memiliki kepentingan yang sama dengan AS dan Israel untuk mengakhiri teror rezim ini serta menghentikan program persenjataan nuklir dan rudal balistiknya."

Namun hingga kini, rezim Republik Islam Iran masih tetap berkuasa. Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei pada tahap awal kampanye militer gagal memicu keruntuhan. Putranya, Mojtaba Khamenei, kemudian ditunjuk sebagai penerus. Dalam pernyataan tertulis, Mojtaba berjanji akan melakukan "pembalasan" atas kematian ayahnya.

Dalam artikel daring yang diterbitkan pekan lalu, Hamshahri menulis, "Pembalasan tidak dapat dihindari. Para penjahat akan membawa keinginan mereka untuk mati dengan damai ke liang kubur."

Artikel tersebut tidak dimuat dalam edisi cetak Hamshahri pada hari Minggu dan telah dihapus dari situs web surat kabar tersebut pada awal pekan ini.

Meski demikian, pejabat pemerintah Jerman maupun Partai Hijau menyatakan keprihatinan atas ancaman tersebut.

Ketua Komite Pengawas Intelijen Bundestag, Marc Henrichmann, mengatakan, "Kita harus mengasumsikan bahwa dinas intelijen Iran juga sedang merencanakan serangan di Eropa."

Lembaga keamanan Jerman secara khusus mengkhawatirkan penggunaan apa yang disebut sebagai "agen sekali pakai" , yakni individu yang direkrut hanya untuk melaksanakan satu aksi serangan.

Juru bicara kebijakan dalam negeri Fraksi Partai Demokrat Sosial , Sebastian Fiedler, menyampaikan kekhawatiran serupa kepada surat kabar Die Welt. Menurutnya, tingkat ancaman saat ini sudah tinggi dan perkembangan terbaru semakin memperkuat penilaian tersebut.

Ia menilai situasi saat ini berpotensi menyulut kelompok ekstremis dan memobilisasi pelaku tunggal."

Meski demikian, banyak politisi juga menegaskan bahwa Kanselir Friedrich Merz telah berada di bawah pengamanan yang sangat ketat sehingga belum diperlukan peningkatan langkah-langkah keamanan tambahan.

Wakil Presiden Bundestag dari Partai Hijau, Omid Nouripour, yang lahir di Iran, mengatakan kepada DW, "Di Jerman, kami telah berkali-kali mengalami terorisme yang diekspor oleh negara Iran. Surat kabar itu tidak mungkin bisa menerbitkan ancaman pembunuhan tersebut tanpa persetujuan sensor jika rezim tidak menghendakinya. Karena itu kita harus menganggap ancaman ini serius. Ketika sebuah rezim menargetkan kepala pemerintahan kita, itu merupakan tindakan permusuhan dan harus diperlakukan demikian."

Sementara itu, pemerintah Jerman merespons dengan sangat hati-hati. Dalam konferensi pers rutin pada hari Senin, wakil juru bicara pemerintah Steffen Meyer hanya mengatakan bahwa pemerintah telah mengetahui ancaman tersebut dan menolak memberikan komentar lebih lanjut.

Meski demikian, para pakar keamanan tidak menutup kemungkinan adanya aktivitas teror yang berkaitan dengan Iran di Jerman.

Otoritas Jerman memperkirakan terdapat sekitar 180 orang di negara itu yang bekerja atas nama Korps Garda Revolusi Iran atau badan intelijen Iran.

Menjawab pertanyaan dari portal Euractiv pada Mei lalu, Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi , badan intelijen dalam negeri Jerman, menyatakan bahwa dinas intelijen Iran telah lama siap melakukan tindakan yang setara dengan terorisme negara.

Menurut BfV, "Tindakan tersebut mencakup segala hal, mulai dari ancaman terhadap individu tertentu hingga pengumpulan intelijen untuk merencanakan kemungkinan serangan."

BfV juga menyatakan bahwa aparat keamanan Iran saat ini telah melemah secara signifikan akibat serangan militer yang terus berlangsung di negara tersebut. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa Teheran dapat kembali mengalihkan aktivitasnya ke luar negeri setelah tekanan terhadap rezim mereda, misalnya setelah perang secara resmi berakhir.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris Diadaptasi oleh Rahka Susanto Editor: Rizki Nugraha

Lihat juga Video: Detik-detik Drone Iran Hantam Gudang di Kuwait

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/352e799640.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua

  • Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M

  • Link Cek Desil Kemensos Juli 2026, Cukup Masukkan NIK KTP

  • ASDP Siapkan Sterilisasi Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Masuk Era Digital

  • Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut

  • Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Senpi, Polda Aceh Sebut Motif Tekanan Ekonomi

  • Penganiayaan di Gunung Sibayak: Satu Anak 17 Tahun Tewas, 6 Remaja Lain Luka-luka

  • MPLS, Taj Yasin Beri Motivasi Siswa SMAN 1 Dayeuhluhur Cilacap

Artikel Populer

  • 1Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah
  • 2Mengenal Antonela Roccuzzo, Istri Messi yang Jadi Sorotan Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 3Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
  • 4Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
  • 5Polisi: Siswa Bawa Bom di MAN 3 Padang Tak Terafiliasi Jaringan Terorisme
  • 6Jelang JLFR Akhir Bulan Juli, Dishub DIY Perbolehkan Melintas Malioboro dengan Tertib
  • 7Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN
  • 8Terungkap Pidato Messi Sebelum Hadapi Spanyol, Bakar Semangat Timnas Argentina
  • 9Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Bekasi, HP hingga Dompet Raib
  • 10Jaga Kelancaran Distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Sumut
  • 11Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
  • 12Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya

Tag Populer

  • Otomotif
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Wisata
  • Berita
  • Pendidikan

Populer Situs

Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung

Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya

Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk

Promo JSM Alfamart Periode 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Hemat Mulai Rp 30.000-an

3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng

Warga Tangkap Pelaku Curanmor yang Bawa Airsoft Gun di Tanjung Priok Jakut

Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola

Perusahaan Singapura Lirik Jateng, Siap Boyong Investor China dan Eropa

Artikel Populer

  • 1Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
  • 2Antrean BBM di SPBU Medan Tak Lagi Meluber ke Jalan, Pengendara: Kalau Solar Masih Banyak yang Habis
  • 3Trump Sebut Pemilu AS 2020 Diintervensi China
  • 4Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
  • 5Bukan Sekadar Pesta, Gawai Dayak Jadi Wujud Syukur atas Hasil Panen dan Berkah Hidup
  • 6Habiburokhman Jadi Ketua Panja Terkait Kasus Febrie Adriansyah
  • 7Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI
  • 8Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
  • 9Menkes Minta Tata Kelola Blokir Anggaran Diperbaiki
  • 10Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Otomotif
    • Hiburan
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Wisata
    ×