• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga KeamananArtikel

Cerita Kedekatan Iptu Motalip dengan Warga Nduga dalam Jaga Keamanan

Berita2026-09-08 05:04:4675346

Iptu Motalip Litiloly mengedepankan pendekatan kekeluargaan untuk menghadirkan keamanan di Nduga, Papua Pegunungan. Berkat kedekatan dengan warga, Kasat Samapta Polres Nduga itu akrab dipanggil 'Pak Salib' oleh warga setempat.

Iptu Motalip merupakan salah satu kandidat Hoegeng Awards 2026. Talip sudah bertugas di Nduga sejak tahun 2012, pada saat Pospol Kenyam dibentuk.

"Selama saya melaksanakan jabatan di Pospol Nduga, itu banyak konflik yang terjadi, perang saudara," kata Talip dalam wawancara kandidat Hoegeng Awards 2026.

Saat pertama kali tiba di Nduga, Talip tidak serta-merta diterima oleh masyarakat. Sebab dia bukan putra setempat.

"Ada salah satu tokoh masyarakat, saya curhat ke beliau 'Bapak, izin, adik mau bicara dengan Bapak', saya sampaikan 'Bapak, saya lihat warga di sini saat lihat kita berseragam, kita berpapasan, kita mau kasih sapa, dia lihat kita dari jarak 2 meter, dia sudah tunduk lalu menghindar dari kita'," kata Talip.

"Beliau sampaikan 'Adik, minta maaf, Nduga ini masih trauma dengan kasus penyanderaan Mapenduma tahun '96. Hanya alhamdulillah kamu mulai pelan-pelan, dekati masyarakat dengan mendatangi warga-warga, kita sambangi mereka," imbuhnya.

Kemudian Talip berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dia datang ke rumah-rumah warga, dan mengajak warga mampir ke pos polisi untuk sekedar minum kopi.

"Kita ngopi berang-bareng, kita kasih pemahaman ke mereka bahwa 'kami di sini bukan kita bikin susah masyarakat, kami datang ke sini untuk bantu masyarakat, kalau ada masalah panggil kami'. Akhirnya dari mulut ke mulut masyarakat mulai berbondong-bondong datang ke pospol," ujarnya.

Wisen Tabuni, Kepala Kampung Pririmpirim, mengungkap peran Iptu Talip di Nduga. Wisen menyebut Iptu Talip mampu meredam konflik yang pernah dialaminya.

"Mengenai Bapak Talip dia selama tahun 2012 sampai dengan saat ini, selama dia di sini masalah konflik, saya sendiri sebagai pemimpin perang, itu tahun 2017, itu Pak Talip luar biasa, kami warga dua kubu sampai perang, baku punung, baku panah. Begitu dia masuk itu langsung dia bilang 'Hei, itu tidak boleh', sampai di sini," ucap Wisen.

Wisen menyebut warga kampungnya sangat menghargai sosok Iptu Talip. Bahkan, kata dia, Talip datang ke gunung-gunung untuk mengunjungi warga.

"Kami hargai Pak Talip ini, dia turun ke distrik pun pernah masuk, gunung-gunung itu, sampai ke distrik Yigi, Mapenduma," tutur dia.

Salah satu warga, Iksana Murib yang juga Guru Sekolah Yembe Mileh pernah menyaksikan sendiri Iptu Motalip turun ke tengah-tengah konflik. Dia menyebut Talip berani turun ke lapangan untuk mendamaikan.

"Pernah lihat Pak Talip itu, ada musuh dari pihak bawah, jadi meraka perang di dekat Polres. Jadi musuh dari pihak bawah mau serang musuh pihak atas, Pak Talip itu di tengah-tengah, jujur dalam pikiran saya 'orang ngapain di tengah-tengah perang' karena kita ada orang asli Nduga takut," ucap dia.

Pendeta BPDI Pantekosta, Isak Murib, mengatakan Talip sangat dekat dengan gereja walaupun beragama Islam. Dia menyebut Talip memiliki panggilan akrab 'Salib' dari warga.

"Kami senang dengan Pak Talib, berapa kali saya lihat dia mau dipindah, tapi saya bilang tidak. Saya bersama dengan teman-teman tujuh denominasi gereja termasuk bapak-bapak dari haji, sama-sama kami tetap pertahankan di Kabupaten Nduga, pindah ke tempat lain? Tidak," tutur dia.

"Karena di sini nama Talip itu, kita punya Salib Kristus, sama nama, dari mereka hanya nama tapi dari kami ada artinya," lanjutnya.

Kapolres Nduga AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memuji cara pendekatan Iptu Talip dengan masyarakat. Dia menyebut masyarakat Nduga tidak ada yang tidak mengenal Talip.

"Mereka mengakui 'Talip orang paling kami segani, ko paling baik, tapi jangan ko sakiti masyarakat e'. Orang di atas gunung sana tahu Talip lho, semua tahu Talip, Talip sudah datang ke sana, melayani sampai sana," kata Alredo.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/221a799771.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik

  • Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama

  • Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock

  • Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Pakai 9 Lapis Baju

  • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?

  • Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tak Mengganggu Tidur? Ini Jawaban Dokter

  • Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0

  • Kena Kamera ETLE? Begini Cara Cek Status Tilangnya secara Online

Artikel Populer

  • 1Anggota Komisi IX DPR Minta Kebijakan MBG Wajib Terdokumentasi, Bukan Instruksi Verbal
  • 2Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat
  • 3Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
  • 4Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • 5Head-to-Head Putri KW vs Akane, Momentum Pecah Telur Seperti Wang Zhi Yi
  • 6Viral Pijat India Sajikan Miras di Danau Sunter Jakut, Ternyata Cuma Konten
  • 7Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?
  • 8Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
  • 9Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI
  • 10China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
  • 11Dinsos Kudus Asesmen Murid SD di Kampung Sosial, Sebut Belum Mengarah Eksploitasi Anak
  • 12Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas

Tag Populer

  • Olahraga
  • Berita
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Otomotif

Populer Situs

Kementrans Raih Opini WTP, Mentrans Iftitah: Uang Rakyat Harus Dikelola dengan Benar

Beras Termahal di Dunia Ada di Jepang, Capai Rp 1,8 Juta per Kg

Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun

Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026

Tumina dan Harapan Lansia Jember Akan Dokter yang Datang ke Rumah

Viral, Video Grill Drainase Jalan Pahlawan Semarang Buat Kaget Pengendara, DPU Jelaskan Penyebabnya

Satu Truk Kabur usai Tabrakan di JLS, Sopir Korban Terjepit Kabin

Diet Bebas Gluten Bikin Berat Badan Matt Damon Turun, Pakar: Bukan Karena Glutennya

Artikel Populer

  • 1Terbantu Harga Solar Rp 15.000, Nelayan: 70 Persen Pengeluaran Habis untuk BBM
  • 2Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
  • 3Melihat Messi Ongkang-ongkang Kaki Jelang Final Piala Dunia 2026
  • 4Kepala Daerah Belajar ke Singapura: Efisiensi Dipertanyakan
  • 5Celoteh Hotman Paris ke Jurnalis Berujung Permintaan Maaf
  • 6Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2 Senin Sore, Pos Lain Masih Normal
  • 7China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
  • 8Pimpinan BGN Agustina Cerita Canda Prabowo soal Rambut yang Memutih
  • 9Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M
  • 10Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Berita
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Wisata
    • Pendidikan
    • Hiburan
    ×