• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Teknologi›Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot SendiriArtikel

Dokter Tegaskan Gigi Susu Tetap Harus Dirawat, Jangan Tunggu Copot Sendiri

Teknologi2026-09-08 03:47:206439

Gigi susu punya peran penting bagi anak

Alana menjelaskan bahwa gigi susu bukan sekadar gigi sementara yang akan digantikan oleh gigi permanen.

Karena itu, gigi susu yang rusak tidak boleh dibiarkan hingga copot dengan sendirinya.

"Tanpa perawatan yang tepat, gigi anak rentan mengalami karies gigi," ujar dr. Alana.

Ia menjelaskan, gigi susu berfungsi membantu anak mengunyah makanan, berbicara, sekaligus menjadi panduan tumbuhnya gigi permanen.

Jika gigi susu tanggal terlalu cepat akibat karies, pertumbuhan gigi permanen berisiko menjadi tidak teratur atau bahkan terjebak di dalam gusi (impaksi).

Dengan kata lain, kerusakan pada gigi susu juga dapat memengaruhi perkembangan gigi permanen di kemudian hari.

Jangan tunggu anak mengeluh sakit gigi

drg. Alana Aluditasari, Sp. K.G.A. Meski hanya sementara, gigi susu yang dibiarkan berlubang bisa mengganggu tumbuh kembang anak hingga pertumbuhan gigi permanen, sehingga dokter mengingatkan orangtua agar tidak menunggu gigi copot baru mulai merawatnya.Dok. RSPI drg. Alana Aluditasari, Sp. K.G.A. Meski hanya sementara, gigi susu yang dibiarkan berlubang bisa mengganggu tumbuh kembang anak hingga pertumbuhan gigi permanen, sehingga dokter mengingatkan orangtua agar tidak menunggu gigi copot baru mulai merawatnya.

Menurut Alana, gejala karies pada anak tidak selalu langsung berupa nyeri.

Pada tahap awal, orangtua bisa melihat munculnya bercak putih pada permukaan gigi yang lama-kelamaan berubah menjadi cokelat hingga kehitaman.

Seiring bertambah parahnya kerusakan, anak dapat mulai mengeluhkan gigi ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman manis, panas, maupun dingin.

Selain itu, dapat terlihat adanya lubang pada gigi, bau mulut, hingga rasa sakit saat menggigit atau mengunyah makanan.

Apabila tanda-tanda tersebut muncul, orangtua sebaiknya segera membawa anak ke dokter gigi spesialis kedokteran gigi anak agar kerusakan tidak semakin berat.

Karies bisa memengaruhi aktivitas dan tumbuh kembang

Alana menjelaskan bahwa karies yang tidak ditangani dapat berkembang hingga merusak lapisan gigi yang lebih dalam.

Akibatnya, anak dapat mengalami sakit gigi berkepanjangan yang membuatnya kehilangan nafsu makan.

Kondisi tersebut berisiko menyebabkan asupan nutrisi anak tidak optimal sehingga dapat mengganggu proses tumbuh kembangnya.

Tidak hanya itu, sakit gigi juga dapat membuat anak sulit tidur, menjadi lebih rewel, kehilangan konsentrasi saat belajar, hingga tidak bersemangat bermain.

Pada kasus yang lebih berat, infeksi akibat gigi berlubang dapat menyebar ke gusi, tulang rahang, bahkan organ tubuh lain apabila tidak segera ditangani.

Periksa gigi secara rutin sejak dini

Untuk menangani karies, dokter akan menyesuaikan terapi berdasarkan usia anak, kondisi kesehatan, dan tingkat keparahan kerusakan gigi.

Pilihan penanganannya dapat berupa fluoride treatment untuk memperkuat enamel gigi, tambal gigi, pemasangan mahkota gigi (crown), hingga pencabutan apabila gigi sudah tidak dapat dipertahankan.

Agar kerusakan bisa dicegah sejak awal, Alana mengingatkan pentingnya membiasakan anak menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta membiasakan minum air putih setelah makan.

Ia juga mengimbau orangtua untuk tidak menunggu hingga anak mengeluh sakit gigi sebelum memeriksakan kondisi giginya.

"Kontrol rutin ke dokter gigi perlu dilakukan sejak anak memiliki gigi pertamanya atau ketika usianya menginjak satu tahun. Pemeriksaan rutin ini bertujuan untuk memantau kesehatan gigi, mencegah kerusakan, dan memastikan pertumbuhan gigi sesuai dengan usianya," kata dr. Alana.

Dengan pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali, masalah pada gigi anak dapat dideteksi lebih awal sehingga risiko komplikasi akibat karies dapat diminimalkan.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/136e899855.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

  • 3 Pelaku Tawuran di Bekasi Ditangkap, Corbek hingga Celurit Disita

  • Satgas PRR Dorong Penguatan Tanggul Sungai Pascabanjir Tapanuli Tengah

  • Tidak Cocok dengan Micky van de Ven, Barcelona Fokus Cari Penyerang Baru

  • Kembali Gandeng Maestro Hadiprana, Summarecon Hadirkan Rumah Premium di Bogor

  • 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan

  • Israel Izinkan Penggunaan Buaya untuk Cegah Napi Kabur

  • Balas Trump, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional

Artikel Populer

  • 1Awas Padat, Cek Titik Pemeliharaan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
  • 2Tangis Abdel Achrian Pecah di Pusara Temon...
  • 3Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
  • 4Prabowo Tekankan Digitalisasi Pemerintahan, Singgung Kartu Identitas Tunggal
  • 5Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
  • 6Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
  • 7Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
  • 8Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
  • 9Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger
  • 10Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
  • 11Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
  • 12Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung

Tag Populer

  • Hiburan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Berita
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Pendidikan

Populer Situs

Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah

Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng

Candu Judol Pangreh Praja

Rekap Hasil Japan Open 2026: Debut Manis Ubed, 4 Wakil Indonesia Lolos

Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan

Capai Final Piala Dunia 2026, Messi Tepis Isu Argentina Dibantu FIFA

Nagita Slavina Cari Talenta Muda Berbakat dari Cabor Basket

Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong

Artikel Populer

  • 1Pertalite Langka di Sumut karena Konsumen Pertamax Beralih? Ini Analisis Pengamat
  • 2Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri
  • 3Balap Liar Kuasai Jalan di Rawamangun Jaktim, Polisi Tingkatkan Patroli
  • 4Peneror SDN Srengseng Sawah 15 Disebut Pernah Teror Bom ke Tetangga
  • 5Mantan Perawat Jepang Diduga Bunuh Pasien dengan Mencampurkan Feses ke Infus
  • 6Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
  • 7Jajal BYD M6 DM PHEV di Jalur Tanjakan Jabar, Ini Hasilnya
  • 8Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
  • 9Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
  • 10Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Wisata
    • Bisnis
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    ×