• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Pendidikan›Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GTArtikel

Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

Pendidikan2026-09-08 05:03:258

Presiden Prabowo Subianto memanggil belasan menteri hingga kepala lembaga ke kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk agenda rapat terbatas. Apa yang dibahas?

Rapat itu digelar pada Senin . Dalam dokumentasi Biro Pers Istana, terlihat hadir antara lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Hadir pula Menteri Kelautan dan Perikatan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Mendikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BIN Muhammad Herindra dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Dalam ratas tersebut, Prabowo menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton . Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas mengikuti ratas.

Airlangga menjelaskan bahwa sebelumnya harga BBM nonsubsidi sempat melonjak hingga Rp 21.300 per liter. Sementara itu, BBM untuk nelayan di bawah 30 GT telah diberikan dengan harga Rp 6.800 per liter. Oleh karena itu, Prabowo memberikan arahan agar pengusaha nelayan dengan kapal 30-200 GT turut mendapatkan harga penyesuaian.

"Karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp 15.000 per liter," ungkapnya.

Airlangga menambahkan, harga BBM nonsubsidi berdasarkan harga rata-rata produksi solar di dalam negeri dapat dipatok pada angka Rp 18.600 per liter. Dengan demikian, subsidi sekitar Rp 3.600 per liter akan dibiayai melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan , bukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara .

"Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan membuat, mengeluarkan, regulasi terkait dengan subsidi tersebut, yang besarnya subsidi kira-kira Rp 3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP," jelas Airlangga.

Menurut Airlangga, penggunaan dana BPDP dimungkinkan karena saat ini lembaga tersebut memiliki kecukupan dana untuk membiayai dukungan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan harga khusus BBM bagi pengusaha nelayan ini akan diberikan dengan kuota sebesar 400.000 ton untuk enam bulan ke depan.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kebijakan itu merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian bagi pelaku usaha di sektor perikanan. Menurutnya, harga Rp 15.000 per liter dapat membantu operasional nelayan dengan kapal berukuran 30 GT ke atas.

"Ini semua dalam rangka bagaimana memberikan rasa kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan karena memang kan harganya agak tinggi sekarang. Nah dengan harga Rp 15 ribu ini diharapkan dapat membantu proses operasional bagi nilai yang 30 GT ke atas," ujar Bahlil.

Bahlil menyampaikan bahwa kementeriannya akan segera menindaklanjuti arahan Prabowo dengan menerbitkan surat keputusan. Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan dukungan harga tersebut menggunakan dana non-APBN.

"Kami segera akan membuat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti," ucapnya.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan penentuan titik-titik penyaluran akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan agar tepat sasaran.

"Ini nanti agar tidak disalahgunakan, nanti kita akan minta titik-titiknya akan ditentukan oleh, koordinasikan dengan Menteri Perikanan. Supaya apa? Jangan sampai niat baik pemerintah untuk membantu nelayan kemudian salah lagi dipergunakan," ujar Bahlil.

Simak juga Video 'Desa Cepaka di Tabanan Mulai Sulap Sampah Plastik Jadi BBM':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/857c799135.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026

  • Prabowo: Hei Koruptor, Rakyat Tidak Bodoh!

  • Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar

  • Jejak Pemain Barcelona Juara Piala Dunia, Siapa Berikutnya?

  • AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran

  • Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah

  • Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng

  • Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi

Artikel Populer

  • 1Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
  • 2Pria Hendak Perkosa Karyawan Spa di Denpasar, Kabur Panjat Atap hingga Ditangkap Warga
  • 3Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
  • 4MenPAN-RB Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Rapat Kerja DPR RI
  • 5Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget
  • 6Cerita Sailah, dari Tanah ke Hunian Layak Berkat Bantuan Pemprov Jateng
  • 7Sejarah Tempe, Superfood Indonesia yang Sudah Ada Sejak Abad ke-16
  • 8Pelarian Pembunuh Sadis yang Tusuk Driver Ojol Berakhir
  • 9Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
  • 10Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism
  • 11Pendapatan Mitra Pengemudi Maxim Naik Hampir 5 Persen usai Komisi 8 Persen Diterapkan
  • 122 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Wisata
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Hiburan
  • Berita
  • Teknologi

Populer Situs

Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai

Pertunjukan Angklung Ramaikan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di IKN

Respons Cepat Dokkes Polres Jakpus Selamatkan Wanita yang Alami Pendarahan

Viral Sopir Pikap Dipergoki Mau Buang Limbah Tulang ke Kali Cisadane Bogor

Peringatan Hari Anak Nasional, Pramono Pesan Anak Harus Punya Waktu Bermain

Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal

Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!

Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta

Artikel Populer

  • 1Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir
  • 2Promo JSM Alfamart Periode 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Hemat Mulai Rp 30.000-an
  • 3Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
  • 4Cekcok Duit dan Ganti Rugi Motor Picu Delon Bunuh Yani di Sukabumi
  • 5Bandara Husein Sastranegara Kini Layani Rute Langsung ke 8 Kota Indonesia
  • 6Santriwati Cabut Pengakuan Dihamili Kiai Pekalongan, Ini Fakta Baru Kasus Padang Ati
  • 7Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Febrie Adriansyah Belum Ditahan
  • 8Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
  • 9Korupsi TPP Guru Rembang Naik Sidik, Kajari: Ya Harus Selesai Lah
  • 10Kementerian ATR/BPN Kantongi WTP dari BPK 14 Tahun Berturut-turut

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Berita
    • Hiburan
    ×