• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Wisata›Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas JakpusArtikel

Tak Ada Demo di Bundaran HI, Puluhan Mobil Polisi Tinggalkan Dukuh Atas Jakpus

Wisata2026-09-08 05:02:1737

Personel kepolisian dan TNI AD yang bersiaga mengantisipasi unjuk rasa di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, mulai ditarik mundur pada Jumat (17/7/2026) malam.

Aparat keamanan membubarkan diri usai memastikan tidak ada pergerakan massa mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Selain itu, massa yang berdemo di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan juga sudah membubarkan diri secara kondusif.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada pukul 18.50 WIB, puluhan kendaraan operasional maupun kendaraan taktis (rantis) kepolisian yang sebelumnya terparkir memanjang di area pintu masuk Stasiun MRT Dukuh Atas mulai meninggalkan lokasi.

Pasukan Brimob Pri yang mengenakan seragam gelap dan baret biru tampak berjalan beriringan menyusuri trotoar dan tepi jalan untuk bersiap meninggalkan titik penjagaan.

Bus-bus dan rantis Korps Brimob juga terlihat melaju berkonvoi dengan lampu hazard yang menyala.

Selain armada bus pengangkut personel, truk operasional milik Dit Samapta Polda Metro Jaya juga tampak bergerak melintasi jalan dengan menyalakan lampu rotator

Kendaraan taktis lapis baja berukuran besar milik kepolisian pun turut mengikuti di bagian belakang rombongan konvoi kendaraan.

Area yang sebelumnya dipenuhi oleh barisan rantis aparat kini telah bersih dan kembali digunakan sepenuhnya untuk mobilitas warga.

Alasan Pengerahan Pasukan di Dukuh Atas

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan, pengerahan puluhan kendaraan taktis dan aparat gabungan di Dukuh Atas ini merupakan langkah antisipatif.

Pasalnya, kelompok mahasiswa dari Aliansi Universitas Negeri Jakarta awalnya berencana menggelae unjuk rasa di kawasan Bundaran HI.

"Ya antisipasi aja itu. Massa yang rencana itu BEM itu kan rencananya awalnya mereka mau demo nya di Bundaran HI. Jadi itu antisipasi saja," ucap Erlyn saat dihubungi melalui panggilan telepon, Jumat.

Kepolisian pun melarang adanya kegiatan penyampaian pendapat di kawasan Bundaran HI yang merupakan jalan protokol utama di pusat ibu kota.

"Pertimbangannya kan arus lalin kan Mas di sana kan. Jalur, jalur protokol. Seandainya mereka tutup jalan di situ kan oh ke mana-mana macetnya kan gitu loh, dari segala penjuru macetnya," kata Erlyn.

Massa kemudian diimbau dan diarahkan untuk memindahkan titik aksinya ke kawasan Monumen Nasional (Monas), tepatnya di area Patung Kuda di Jalan Medan Merdeka Selatan.

"Memang awalnya mau di HI. Tapi kan nggak boleh kan. Jadi dari pimpinan kan diarahkan ke Merdeka Selatan, Patung Kuda, cuma kami antisipasi supaya kondusif di sana (Dukuh Atas)," tutur Erlyn.

Meski pengamanan disiagakan sejak pagi hari, aksi unjuk rasa di sekitar Patung Kuda berjalan damai tanpa adanya pergerakan massa yang berupaya menuju kawasan Bundaran HI.

Sehingga, pasukan yang bersiaga di Dukuh Atas akhirnya ditarik mundur pada malam hari tanpa adanya gelaran aksi.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/726e799266.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS

  • Pemesanan Chery Q Tembus 3.000 Unit, Ini Bocoran Harga Resminya

  • Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026, Cek Keberangkatan Lengkap

  • LDA Keraton Solo Tegaskan Tak Boleh Ada yang Menghalangi Revitalisasi Keputren

  • Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan

  • Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies

  • Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG

  • 3 Pencuri Motor di Tangerang Ditangkap Berkat Pelacakan GPS

Artikel Populer

  • 1Ukraina Serang Gudang Raksasa E-Commerce Rusia, 8 Orang Tewas
  • 2PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
  • 3Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
  • 4Hotman Paris Sebut Kasus ASABRI Mulai Sebelum Febrie Adriansyah Jadi Jampidsus
  • 5Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? Ini 15 Pilihannya
  • 6KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
  • 7Samsung Kembangkan Chip AI “Gaia”, Laptop Masa Depan Bakal Lebih Pintar
  • 8Pria Nganjuk yang Dikubur di Halaman Rumah Dibunuh Anak Angkat dan Pacarnya
  • 9Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
  • 10Final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina: Stadion Mulai Ramai, Jurnalis Membludak
  • 11Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
  • 12Ciputra Gandeng Singapore Medical Group, Hadirkan Cancer Center

Tag Populer

  • Olahraga
  • Berita
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Wisata
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Teknologi

Populer Situs

Sambut Presiden Prabowo, Siswa di Malang Titip Harapan soal Menu MBG

Anggota Komisi IX DPR Minta Kebijakan MBG Wajib Terdokumentasi, Bukan Instruksi Verbal

Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk

Daftar Korban KM Nurul Salsa Terbaru: 52 Selamat, 1 Meninggal, 25 Masih Dicari

Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak

PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air

Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO

LDA Keraton Solo Tegaskan Tak Boleh Ada yang Menghalangi Revitalisasi Keputren

Artikel Populer

  • 1Harga Tiket Termurah Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Tembus Rp 172,7 Juta
  • 2Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
  • 3Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
  • 4Waka MPR Ajak Tingkatkan Kesadaran Masyarakat soal Mitigasi Bencana
  • 5Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah
  • 6KPK Dorong Negara Biayai APK Peserta Pemilu
  • 7Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
  • 8Baleg DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Masuk Prolegnas Prioritas 2026
  • 9Tak Hanya Bantuan Tunai, Pemprov DKI Dukung Mobilitas dan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas
  • 10Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Bisnis
    • Berita
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Wisata
    ×