• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Gus Ipul Pastikan Bansos Triwulan III Cair 20 Juli, Diperkuat PemberdayaanArtikel

Gus Ipul Pastikan Bansos Triwulan III Cair 20 Juli, Diperkuat Pemberdayaan

Hiburan2026-09-08 04:58:33322

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan Bantuan Sosial PKH dan BPNT atau sembako Triwulan III bulan Juli-September 2026 akan mulai disalurkan pada 20 Juli mendatang.

"Bansos triwulan ke-III sedang kita proses, kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing, insyaallah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin .

Hal ini ia sampaikan saat konferensi pers yang didampingi juga oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kemensos, Jakarta,

Gus Ipul menjelaskan dari data terbaru di atas, terdapat Keluarga Penerima Manfaat existing yang tetap menerima bansos, dan KPM yang tidak lagi menerima bansos. Selain itu, juga terdapat penerima-penerima baru, yang semuanya tergantung pada proses pemutakhiran data yang telah dilaksanakan.

Dalam hal ini, Gus Ipul mengapresiasi pemerintah daerah yang telah proaktif melakukan pemutakhiran data, sehingga data semakin akurat dan bansos tepat sasaran. Tiga Provinsi yang paling aktif melakukan pemutakhiran adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta Kota Bekasi menjadi kota yang melakukan pemutakhiran data terbanyak.

"Ini artinya bahwa daerah telah begitu peduli terhadap proses pemutakhiran itu, karena kita harus akui data ini yang kita terima adalah data dari daerah, dan daerahlah yang paling tahu tentang kondisi objektif warganya," ujarnya.

Proses pemutakhiran data dilakukan mulai tingkat RT/RW, kemudian diteruskan ke operator data desa atau kelurahan, melalui proses musyawarah dan diteruskan ke Dinas Sosial setempat, sebelum akhirnya ditetapkan Bupati/Wali Kota dan diserahkan ke Kemensos.

Dari Kemensos, data diteruskan ke Badan Pusat Statistik , untuk kemudian dilakukan verifikasi dan validasi, dan setiap tiga bulan data hasil pemutakhiran yang telah di verifikasi tersebut diserahkan Kembali ke Kemensos untuk dilakukan penyaluran bansos.

"Intinya dengan pemutakhiran ini diharapkan yang namanya bansos ini diterima oleh mereka yang berhak," imbuhnya.

Di samping pemutakhiran data, Gus Ipul menambahkan penyaluran bansos juga akan ditindaklanjuti dengan program pemberdayaan, sesuai dengan perubahan paradigma "Bansos Sementara, Berdaya Selamanya".

"Nah setelah diterima oleh mereka yang berhak, akan ditindaklanjuti dengan program pemberdayaan. Ini yang baru dari Pak Presiden Prabowo, jadi tidak hanya diberi bansos, tapi kita kuatkan dengan pemberdayaan, sehingga keluarga-keluarga ini nanti terukur bisa naik kelas," kata Gus Ipul.

Kemensos terus berupaya melakukan penguatan program pemberdayaan, tahun ini ditargetkan 150 ribu lebih KPM akan didorong untuk mengikuti program pemberdayaan. "Kita harapkan mereka tahun berikutnya nanti sudah tidak menerima bansos lagi, tapi mengembangkan usaha yang hasilnya lebih besar daripada mereka yang menerima bansos," jelasnya.

Gus Ipul mengungkapkan ada tiga bentuk pemberdayaan yang akan diberikan sesuai dengan hasil asesmen masing-masing KPM. Yakni peningkatan keterampilan, memperkuat akses, dan memperkuat aset.

"Ya kita coba apanya dulu, mereka butuh peningkatan keterampilan atau mereka butuh tambahan aset, tempat untuk usaha misalnya, atau mungkin juga yang ketiga aksesnya dibuka, mungkin dikerjasamakan dengan banyak pihak," pungkasnya.

Simak juga Video 'Luhut Beberkan Skema Baru Penyaluran Bansos':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/618f799374.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Mengapa Kita Sulit Berhenti Membaca Berita Buruk? Ini Penjelasan Psikoterapis

  • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI

  • Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman

  • Resto Steak di Menteng Kebakaran

  • Resep Nasi Goreng Solaria, Gurih dengan Aroma Wok yang Khas

  • Serang Polisi Pakai Sajam, Bandar Narkoba di Riau Dilumpuhkan

  • INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Demonstrasi Ajak Masyarakat Stop Bayar Pajak

  • Waspada Penipuan via Google Meet Ngaku-ngaku Polisi Catut Logo PMJ-PPATK

Artikel Populer

  • 1Waduk Delingan Karanganyar Menyusut Jadi Spot Berburu Sunset dan Berkah Petani Musiman
  • 2KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya
  • 3Polisi: Tak Ada Keterlibatan Pihak Lain soal Bos Perusahaan Tewas di St Regis
  • 4Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
  • 5Spesifikasi Kipas Angin Rp 11 Juta yang Ramai Disebut untuk Kopdes, Dipakai di Pabrik dan RS
  • 6Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
  • 7Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
  • 8Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
  • 9Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
  • 10'Taufik Hidayat' Cikarang Penyiksa Pacar Ditangkap di Jakarta Timur
  • 11Jelang Wajib Halal Oktober, BPJPH Gelar Halal Market 2026
  • 12Pasukan Iran Siap Menyambut AS Jika Pulau Kharg Diinvasi

Tag Populer

  • Teknologi
  • Hiburan
  • Pendidikan
  • Berita
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Bisnis
  • Olahraga

Populer Situs

Mensesneg Ungkap Keppres Calon Jampidsus Kuntadi Selesai Pekan Ini

Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur

Polda Metro Imbau Warga Nobar Final Piala Dunia Tertib dan Tak Bawa Miras

Menkum Buka Suara soal Tarif Baru Naturalisasi dan Lepas Status WNI

Vonis Eks Bos eFishery Disunat Jadi 6 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan

Banjir Rob, Dampak Kerugian, dan Warga yang Menolak Pindah

Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang

15.080 Pelari Gaungkan Gerakan Lawan Karhutla di Riau Bhayangkara Run 2026

Artikel Populer

  • 1Cerita Pasutri Asal Tangerang Rutin Ikut Event Lari demi Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
  • 2Hujan Deras Picu Banjir di Tapteng Sumut, 200 KK Terdampak
  • 3Kala Trump Kritik Taktik Inggris yang Kalah dari Argentina di Piala Dunia
  • 4Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
  • 5TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur
  • 6Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
  • 7Pertamina Tegaskan Akan Tindak Sopir Mobil Tangki yang Melanggar di Medan
  • 8Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Ngaku Emosi karena Mabuk
  • 9Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun
  • 10Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Bisnis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Berita
    ×