• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Berita›Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah EskalasiArtikel

Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi

Berita2026-09-08 04:59:26853

Pemerintah Iran mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan para mediator dari Pakistan, Qatar, dan Oman, dalam upaya mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik dengan Amerika Serikat .

"Peran para mediator adalah melanjutkan upaya-upaya mereka untuk mencegah eskalasi ketegangan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Senin .

AS kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap target-target Iran pada Senin waktu setempat, untuk hari kedua berturut-turut. Serangan militer ini diklaim oleh Washington untuk merespons serangan yang diyakini dilancarkan Teheran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Rentetan serangan terbaru AS itu mendorong Iran menargetkan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk, serta di Yordania, sebagai pembalasan.

Iran memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan lagi mematuhi nota kesepahaman yang ditandatangani dengan AS pada pertengahan Juni lalu, jika Washington gagal memenuhi komitmennya untuk mengakhiri perang.

"Setiap kali pihak lain gagal memenuhi kewajibannya, kami pun tidak menjalankan kewajiban kami... Kami akan terus bertindak demikian," tegas Baghaei dalam konferensi pers terbaru di Teheran, menyusul rangkaian permusuhan terbaru antara kedua negara.

Baghaei menekankan bahwa Iran sedang berupaya menyepakati mekanisme bersama dengan Oman terkait Selat Hormuz. Namun, tekanan AS terhadap Oman telah menghambat upaya tersebut.

Pertempuran yang kembali pecah antara Iran dan AS, setelah gencatan senjata yang rapuh sejak April, berpusat pada klaim yang saling bertentangan atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang penting bagi pasokan energi global.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan baru-baru ini bahwa Selat Hormuz kini "ditutup". Namun, AS menegaskan bahwa jalur perairan vital itu tetap terbuka untuk lalu lintas maritim dan tidak dikendalikan oleh Iran.

Para mediator telah berupaya menyelamatkan solusi diplomatik untuk mengakhiri perang, setelah Presiden AS Donald Trump pekan lalu menyatakan gencatan senjata telah berakhir.

Pakistan, mediator utama dalam negosiasi Iran-AS, melalui pernyataan Kementerian Luar Negerinya, menyatakan "keprihatinan mendalam atas peningkatan ketegangan regional".

Sementara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan-serangan AS telah "menyebabkan kembalinya ketidakamanan di Selat Hormuz" dan "telah membuat semua upaya sia-sia" dalam membangun perdamaian di kawasan tersebut.

Simak Video 'AS Kerahkan Pesawat, Kapal hingga Drone untuk Serang Iran':

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/485a799507.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran

  • Cara Mengenali Emosi yang Sedang Dirasakan, Menurut Psikolog

  • Proyek Perbaikan Jl Kebon Sirih Jakpus Ditargetkan Selesai September 2026

  • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya

  • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia

  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

  • Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun

  • Amukan Topan Bavi Kian Dekat, 900 Ribu Orang Mengungsi di China

Artikel Populer

  • 1Menhaj Ungkap Reaksi Prabowo Saat Dikabari Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik
  • 2AI Jadi Senjata Baru Kelompok Teroris? Ini Temuan Terbarunya
  • 3Ada yang Bela Spanyol, Ada yang Dukung Messi, Ada Pula yang Cuma Mau Nonton Konser
  • 4PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
  • 5PT Inhutani I Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1
  • 6MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja
  • 7Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
  • 8Tahun 2027, Pabrik Kimia Chandra Asri Rp 14,3 Triliun Siap Operasional
  • 9Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
  • 10Ngerinya Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang
  • 11Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
  • 12Janji Kejagung Transparan dalam Menangani Kasus Eks Jampidsus Febrie

Tag Populer

  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Wisata
  • Teknologi
  • Berita
  • Pendidikan

Populer Situs

Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah

Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian

Liburan Berakhir di Klinik akibat Sengatan Ubur-ubur Pantai Glagah

Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Tak Cukup Modal Sayang, Banyak Pemilik Kucing Menyerah Saat Ekonomi Makin Berat

Pemkab Flores Timur Siapkan 3 Ton Beras untuk Korban Bentrok 2 Desa di Adonara

Kota Ini Catat 0 Korban Tewas Akibat Kecelakaan dalam Setahun, Apa Rahasianya?

PBB Rilis Panduan Resmi Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan

Artikel Populer

  • 1BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
  • 2Liga Aspal Menteng Ubah Gang Sempit Jadi Panggung Bibit Sepak Bola
  • 3Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang
  • 4Berjam-jam JPO Tendean Ditabrak Truk Dibongkar, Kendaraan Belum Bisa Melintas
  • 5Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
  • 6Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • 7Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Pascatambang
  • 8Penarikan Manfaat JHT BPJS Ketenagakeraan Bisa Kena Pajak Progresif, Simak Aturannya
  • 9Kisah Kelam Gigi Palsu George Washington, Presiden Pertama AS
  • 10Aliansi MPR Pastikan Gelar Aksi Lanjutan Usai Demo di Jalan Medan Merdeka Selatan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Otomotif
    • Berita
    • Kesehatan
    • Olahraga
    ×