• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Teknologi›MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada PerpeloncoanArtikel

MPLS Sekolah Rakyat, Mensos: Pastikan Aman-Nyaman, Tak Ada Perpeloncoan

Teknologi2026-09-08 05:00:19298

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan kepada semua pihak untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat yang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah . Dia pun menekankan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mencederai momen MPLS.

"Pastikan mereka aman dan nyaman, tidak ada perpeloncoan, tidak ada tindakan kekerasan, tidak ada hal-hal yang mencederai MPLS," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Selasa .

Hal tersebut diungkapkan olehnya saat Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepala Sekolah Rakyat secara daring di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin . Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Menurutnya, suasana aman dan nyaman harus dibangun agar memudahkan para siswa beradaptasi dengan lingkungan baru. Termasuk untuk siswa lama yang beralih dari sekolah rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen.

"Ini masa di mana kita harus punya kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang baru baik untuk siswanya, penduduknya, maupun juga untuk tenaga kependidikan yang lain," jelasnya.

Lantaran itu, Gus Ipul berpesan kepada para kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik untuk melakukan pendampingan kepada siswa dengan hati dan penuh empati.

"Kuatkan mereka, dampingi dengan penuh empati dan untuk itu bapak-ibu sekalian saya berharap, kita berhasil menciptakan kondisi mereka betah di Sekolah Rakyat," ujarnya.

Selain itu, Gus Ipul juga berpesan untuk memastikan kebutuhan siswa tercukupi dengan baik serta belajar dari pengalaman tahun lalu. Mengingat di bulan pertama dan kedua adalah masa yang paling banyak tantangannya.

"Belajar dari tahun yang lalu banyak sekali tantangannya. Ada yang tidak betah, ada yang rindu orang tua, hadapi itu semua dengan baik. Mereka akan jadi anak-anak yang bisa mengikuti pembelajaran dengan baik," katanya.

Gus Ipul juga menyampaikan untuk menjaga dan merawat dengan baik gedung serta sarana dan prasarana pada Sekolah Rakyat Permanen. Menurutnya itu adalah simbol keberpihakan negara kepada yang membutuhkan.

Kepada seluruh Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga mengajak untuk menciptakan suasana kedisiplinan secara terukur, terencana dan diimplementasikan dengan baik dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga ketika memasuki Sekolah Rakyat dapat langsung terlihat kedisiplinan dan pendidikan karakter.

"Maka itu rawat dengan baik karena itu dibangun dengan menggunakan uang rakyat. Dan itu adalah persembahan Presiden Prabowo untuk keluarga yang paling tidak mampu," pesannya.

Sebagai informasi tambahan, sebanyak 101 Sekolah Rakyat akan melaksanakan MPLS secara bertahap dengan pembagian empat gelombang. Yakni 19 Sekolah Rakyat Permanen gelombang I pada 14 Juli, 63 Sekolah Rakyat Permanen gelombang Il pada 31 Juli, 8 Sekolah Rakyat rintisan Jabodetabek pada 15 Agustus, dan 11 Sekolah Rakyat permanen gelombang IV pada 31 Agustus.

Lihat juga Video: Suasana MPLS Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN A Pajajaran

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/424d799568.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Ada Mobil Tangki Gratis Selama Air PAM Mati di Jakbar, Begini Cara Aksesnya

  • Fakta-Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film The Odyssey

  • El Nino Justru Untungkan Petani Tembakau Wonogiri, Modal Rp 5 Juta Berpeluang Raup Omzet Rp 12 Juta

  • Barat ke Timur, Gelombang Panas Semakin Merajalela di AS

  • Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun

  • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung

  • Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Satpam Dilarikan ke RS, Polisi Turun Tangan

  • 4 Metode Pembayaran Digital yang Dipakai Pelaku Judi Online untuk Kelabui Petugas

Artikel Populer

  • 1Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
  • 2Temuan Mortir di Gudang Rongsokan Gegerkan Warga Malang, Tim Gegana Turun Tangan
  • 3Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua
  • 4Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • 5Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
  • 6Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Jakpus, Ponselnya Terdeteksi di Jakut
  • 7Cek Perbedaan Aplikasi Cek Bansos dan Perlinsos Digital, Termasuk Cara Daftarnya
  • 8Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
  • 9BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
  • 10Cara Benar Naik Motor Skutik biar Hemat BBM, Hindari Kebiasaan Ini
  • 11Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
  • 12Tom Cruise hingga IShowSpeed Bakal Meriahkan Laga Final Piala Dunia 2026

Tag Populer

  • Berita
  • Hiburan
  • Wisata
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kesehatan

Populer Situs

Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut

Sahara Barat: The Odyssey Christopher Nolan dan Bayang-Bayang Sejarah yang Belum Tuntas

Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA

BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan

Kasus Teror Tetangga di Depok Diduga Berawal dari Perselisihan Sejak 2024

Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga

Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung

BP dan ConocoPhillips Siap Gelontorkan Investasi Miliaran Dollar AS ke Irak

Artikel Populer

  • 1Kortas Tipikor: Korupsi Modal Terkait Batu Bara Diduga Rugikan Negara Rp 38,9 M
  • 2Perluas Pasar, Produsen Pelumas Rangkul Bengkel Lokal
  • 3Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
  • 4Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
  • 5Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
  • 6Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
  • 7Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
  • 8Daftar 11 Kepala Daerah yang Terjerat OTT pada 2026, Terbanyak dari Jateng
  • 9Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
  • 10Meninggal saat Jaga Merti Dusun, Anggota Satlinmas Semarang Dapat Santunan

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Hiburan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Bisnis
    • Berita
    • Wisata
    ×