• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Hiburan›Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 TahunArtikel

Curhatan di Status WhatsApp Bongkar Aksi Ketua RT di Lumajang yang Diduga Perkosa Anak 14 Tahun

Hiburan2026-09-08 05:01:422888

Terungkap dari Status WhatsApp Bernada Sedih

Pendamping hukum korban, Ayu Alinda, mengungkapkan bahwa kliennya yang saat ini berusia 14 tahun harus memendam trauma mendalam. Aksi pencabulan dan pemerkosaan oleh oknum ketua RT tersebut ternyata sudah berlangsung sangat lama, yakni sejak korban masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Berdasarkan catatan pendampingan, sedikitnya korban telah mengalami tindakan kekerasan seksual sebanyak empat kali oleh terduga pelaku R sepanjang rentang waktu tersebut.

"Sebenarnya pencabulan itu dialami korban sejak masih kelas 3 SD, tapi dia tidak berani bercerita kepada siapapun termasuk orangtunya," kata Ayu saat dikonfirmasi di Lumajang, Rabu (15/7/2026).

Misteri trauma bertahun-tahun ini mulai menemui titik terang saat salah satu kerabat melihat korban kerap mengunggah status WhatsApp dengan tema atau nada yang sangat sedih. Unggahan digital tersebut memicu kecurigaan mendalam dari pihak keluarga.

Di saat yang sama, kecurigaan keluarga semakin diperkuat oleh kesaksian salah seorang warga sekitar yang pernah memergoki korban tengah bersama terduga pelaku di sebuah tempat yang sepi.

"Ada tetangga cari rumput itu pernah melihat korban dan terduga pelaku, pas ditanya ngakunya memang sudah dianggap anak sendiri," ujar Ayu.

Berangkat dari rentetan kejanggalan dan status WhatsApp tersebut, orangtua korban akhirnya mendesak sang anak untuk jujur mengenai masalah berat yang sedang disembunyikannya. Di bawah desakan keluarga, pertahanan korban runtuh dan ia akhirnya berani buka suara.

"Akhirnya korban mengaku kalau sudah diperkosa oleh pelaku," tutur Ayu.

Korban Dipaksa dan Sempat Ditendang Pelaku

Setelah mendengar pengakuan pilu dari sang anak, pihak keluarga langsung bergerak cepat membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani visum medis. Berbekal bukti visum tersebut, keluarga resmi melaporkan kelakuan bejat oknum ketua RT itu ke Polres Lumajang.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya laporan resmi terkait dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal dan berkas laporan yang diterima, korban mengaku kerap mendapat perlakuan kasar dan pemaksaan dari terlapor berinisial R. Bahkan, pelaku tega bermain fisik apabila ajakannya untuk berhubungan badan ditolak oleh korban.

"Menurut berkas laporan, korban mengaku dipaksa, bahkan pernah ditendang oleh pelapor saat memberontak," kata Suprapto.

Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Sejauh ini, pihak kepolisian menyatakan bahwa baik pelapor, korban, maupun terlapor telah memberikan keterangan awal. Laporan hukum ini akan segera ditindaklanjuti secara intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang.

"Kalau menurut laporan, korban dan terlapor membenarkan ada dugaan tindak asusila, tapi ini masih akan kita selidiki," tegas Suprapto.

Polres Lumajang memastikan akan mengusut tuntas kasus kriminal ini demi memberikan keadilan bagi korban yang masih di bawah umur dan memastikan penegakan kasus hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/424c699569.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Jadwal PPKMB Undip 2026, Mahasiswa FK Perlu Tes Kesehatan Ulang Mulai 20 Juli

  • Korban Kericuhan Konser Denny Caknan Membaik, Armuji: Saya Lega

  • Menyusuri Kampung Pecantilan di Ujung Cirebon, Minim Perhatian Pemprov Jabar hingga Diusulkan Gabung Jateng

  • Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat

  • SMA Unggul Garuda Baru Mulai Beroperasi, Kemendikti Sambut Siswa di Konawe Selatan dan Bulungan

  • Praperadilan Piche Kota Dikabulkan, Kuasa Hukum Rivel Sila Soroti Perbedaan Putusan

  • Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung

  • Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung

Artikel Populer

  • 1Pemerintah Bakal Gratiskan Sertifikat SHM Rumah MBR, Ada Syaratnya
  • 2Purbaya Akui Sempat Tarik Dana SAL dari Himbara atas Permintaan BI
  • 35 Bantahan Hotman Paris Soal Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
  • 4Kunci Spanyol Singkirkan Perancis Menurut Pedro Porro: Penguasaan Bola
  • 5Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng
  • 6Lansia Asal Sragen Terkena Peluru Nyasar Tetangganya, Meninggal Dunia Setelah Dirawat
  • 73 Kondisi yang Memperbolehkan Ganti Foto KTP-el, Apa Saja?
  • 8APINDO: ION, Solusi Percepat Digitalisasi UMKM
  • 9Nasib Tak Menentu di Napoli, Lukaku Dapat Tawaran dari MLS
  • 10Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
  • 11Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
  • 12Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat

Tag Populer

  • Wisata
  • Berita
  • Pendidikan
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Kesehatan

Populer Situs

Keadilan Pelayanan Kesehatan Gigi di Tanah Papua

Garda Prabowo: Tiyo Ardianto Cerdas tapi Salah Teman

Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM

Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid

Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas

KPK Geledah Rumah Bupati Sukoharjo Etik hingga Kadis PU, Sita Sejumlah Dokumen

Mbappe Lebih Pilih Final daripada Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Indonesia Siapkan 6 Bandara Hub untuk Perkuat Rute ASEAN-China

Artikel Populer

  • 1Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026
  • 2Promo Tambah Daya PLN Diskon 50 Persen Berakhir 27 Juli 2026, Cek Syarat dan Cara Klaimnya
  • 3China Kurangi Impor Minyak Timur Tengah, Pasar Global Bergeser
  • 4Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia
  • 5Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
  • 6Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
  • 7DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
  • 8Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
  • 9Mulai Juli 2026, Pemerintah Tambah 6 Negara yang Bebas Visa
  • 10KM Nurul Salsa yang Tenggelam di Selayar Over Kapasitas, Nahkoda Diamankan Polisi

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Wisata
    • Berita
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Bisnis
    ×