• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Olahraga›PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona EkspansiArtikel

PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi

Olahraga2026-09-08 05:03:45116

Kinerja sektor industri pengolahan melambat pada kuartal II 2025.

Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia (BI) turun menjadi 51,43 persen dari 52,03 persen pada kuartal sebelumnya.

Meski menurun, sektor manufaktur masih berada di zona ekspansi, karena indeks tetap berada di atas angka 50.

"Kinerja Lapangan Usaha Industri Pengolahan pada triwulan II 2026 tetap terjaga dan berada pada fase ekspansi," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, Jumat (17/7/2026).

Seluruh komponen pembentuk PMI mencatat penurunan dibandingkan kuartal I 2026.

Komponen volume produksi, volume persediaan barang jadi, serta volume total pesanan sama-sama turun secara kuartalan tetapi masih di zona ekspansi.

Rinciannya, indeks volume produksi sebesar 53,81 persen turun dari 54,07 persen, volume persediaan barang jadi turun 53 persen dari 54,43 persen, serta volume total pesanan sebesar 52,77 persen dari 53,20 persen.

Sementara indeks kecepatan penerimaan barang input masih berada di bawah ambang ekspansi.

Angkanya turun menjadi 47,46 persen dari 49,06 persen.

Indeks jumlah tenaga kerja juga melemah menjadi 48,65 persen dari 48,76 persen.

BI mencatat, sebagian besar sublapangan usaha membaik tetapi masih berada di zona ekspansi.

Subindustri mesin dan perlengkapan mencatat indeks tertinggi, diikuti industri makanan dan minuman, industri logam dasar, dan industri barang galian bukan logam.

BI memperkirakan sektor industri pengolahan akan meningkat dan berada di zona ekspansi pada kuartal III 2025. PMI-BI diperkirakan mencapai 52,32 persen. Mayoritas komponen diprediksi tetap ekspansif.

Komponen volume persediaan barang jadi mencatat indeks tertinggi, disusul volume produksi, volume persediaan barang jadi, dan volume total pesanan.

"Mayoritas Sub-LU diprakirakan berada pada fase ekspansi, dengan indeks tertinggi pada Industri Mesin dan Perlengkapan, diikuti oleh Industri Pengolahan Tembakau, Industri Logam Dasar, serta Industri Alat Angkutan," tuturnya.

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/392b899599.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata

  • Rekam Jejak Perancis Vs Inggris di Piala Dunia 2026, Kompak Tergelincir di Semifinal

  • Kebakaran Pabrik Sandal Karanganyar, Tujuh Orang Berhasil Evakuasi Mandiri

  • Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung

  • 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi

  • Duduk Perkara Ratusan Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Motor Disebut Sudah Lunas

  • Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer

  • Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya

Artikel Populer

  • 1Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
  • 2Pedagang: Banyak Warga Medan Hanya Mampu Beli Beras SPHP Eceran
  • 3Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material
  • 4BBM Apa yang Cocok untuk Mitsubishi XForce HEV?
  • 5Sepatu Pink, Kunciran Haaland, dan Pesta Identitas di Piala Dunia
  • 6Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
  • 7DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
  • 8Pilih Rasuna Said Dibanding Bundara HI untuk CFD, Warga: Lebih Sepi, Lebih Fokus Olahraga
  • 9Seorang Petani di Sikka Tewas Digigit Babi Hutan
  • 10BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
  • 11Roy Suryo Minta Hakim Batalkan Status Tersangka, Klaim Tak Pernah Manipulasi Ijazah Jokowi
  • 12Mitos atau Fakta, Smart Key Digesek ke Kepala Bikin Sinyal Kuat Lagi?

Tag Populer

  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Berita
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif

Populer Situs

MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Terus Jaga Integritas

Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan

Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang

Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar

Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya

Nusron Ancam Pecat Pegawai BPN yang Telat Ukur Tanah

Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?

Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 

Artikel Populer

  • 1Keadilan Mengadili Sang Penjaga
  • 2Belanja di Jepang Berubah Mulai November, Refund Pajak Dilakukan di Bandara
  • 3DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
  • 4Motor Listrik VinFast Resmi Meluncur, Mulai Rp 17,5 Juta
  • 5Pemerintah Falkland Ikut Kecam Argentina, Minta FIFA Jatuhkan Sanksi
  • 6Sumur Mengering, Warga Blitar Terpaksa Beli Air untuk Kebutuhan Dasar
  • 7Gabung Fortuna Sittard, Ole Romeny Ungkap Peran Justin Hubner
  • 8Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
  • 9Jajal Mitsubishi XForce Hybrid, Suspensi Empuk, BBM Lebih Irit
  • 10KM Nurul Salsa Tenggelam di Selayar Sulsel: 49 Selamat, 1 Meninggal, dan 24 Masih Dicari

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Berita
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Bisnis
    • Wisata
    • Hiburan
    ×