• Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Berita
  • Wisata
›Beranda›Olahraga›Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual RumahArtikel

Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah

Olahraga2026-09-08 05:00:233

Rumah keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat menjadi sasaran teror oleh tetangganya. Teror tersebut sampai membuat keluarga Azis menjual rumah mereka.

Teror oleh tetangga ini virall di media sosial. Dari rekaman CCTV yang beredar, tampak seorang pria melempar helm ke rumah tetangga yang merupakan milik keluarga Azis. Sebelum melemparkan helm, pria itu sempat mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar rumah korban.

Pada hari yang berbeda, tampak pria yang sama sempat membuang sampah ke rumah korban. Sejumlah warga berusaha melerai aksi pria tersebut, tapi muncul keributan.

Anak Suraji, Novita , menceritakan awal mula tetangganya meneror rumahnya. Novita menyebut ada kesalahpahaman pelaku dengan keluarganya.

Salah paham bermula ketika ibunya bercanda dengan suaminya yang merupakan WNA. Hingga akhirnya pelaku sakit hati.

"Awal mulanya dulu kan suami saya WNA. Nggak mengerti bahasa Indonesia. Dia hanya paham kata-kata yang sarkas gitu, kayak intinyalah. Nah dia bercanda sama anaknya sampai nangis-nangis gitu. Terus mama bilang 'orang gila', biar anaknya ketawa segala macam, biar nggak nangis lagi," kata Novita ditemui di rumahnya, Jumat .

"Nah, katanya sakit hati sama perkataan mama saya 'orang gila', padahal nggak pernah ada sedikit pun keluarga saya yang ngatain dia pas kejadian," sambungnya.

Keluarga Novita mulai diganggu dengan beberapa teror. Mulai dari pelaku menyetel musik keras-keras saat keluarga Novita mengadakan pengajian.

" 2025, itu ketika, kenapa saya bilang nyetel musik itu benar adanya? Karena mama lagi pengajian ratiban malam Jumat. Wajar nggak tuh?" tanyanya.

Hal tersebut kemudian membuat keluarga Novita merasa culture shock. Dia menyesal mempunyai tetangga seperti sang peneror.

"Culture shock ya Mas, yang tadinya kita, satu, kita dari Kebagusan, Pasar Minggu, pindah. Awalnya tuh kita senang pindah ke sini. Pas kita punya tetangga seperti ini jadinya nyesel. Perasaannya tuh kayak nyesel kenapa pindah," katanya.

Pagar rumahnya pun rusak akibat ditendang pelaku pada Rabu lalu. Selain itu, dia mengaku keluarganya juga pernah diteror tetangganya pakai golok yang terjadi ketika Lebaran.

Keluarganya juga hampir setiap hari diganggu secara verbal. Gangguan secara verbal terjadi hampir setiap hari.

Keluarga Azis Suraji kini berniat pindah dari rumahnya sekarang. Novita merasa kenyamanan keluarganya terganggu usai adanya teror yang terus-menerus dari tetangganya.

"Beneran mau dijual, ini karena ya kenyamanannya udah terganggu," katanya.

Sebelumnya, sempat ada yang menawari untuk bertukar rumah dengan seseorang. Namun, hal tersebut batal usai sang penawar mengetahui keadaan tetangganya.

"Dulu pernah ada tuh, udah ada yang mau tukaran rumah katanya gitu, terus pas tahu tetangganya kayak gini tuh ya udah pada nggak mau, nggak jadi," imbuhnya.

Keluarga Novita akhirnya membuat laporan ke polisi pada Rabu . Nomor LP terigester LP/B/1531/VII/2026/SPKT/POLRES METRO DEPOK.

"Iya baru buat LP semalam," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka saat dimintai konfirmasi, Kamis .

Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasus itu ditangani Polres Metro Depok.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah milik Azis Suraji. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa pelapor dan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan," demikian keterangan Polres Metro Depok di akun Instagram @polresmetrodepok, Sabtu .

Polisi masih mendalami kasus ini secara cepat, transparan dan akuntabel. Polisi ingin memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman.

"Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Lihat juga Video: Viral Warga di Depok Diteror Tetangganya Sampai Mau Jual Rumah

[Gambas:Video 20detik]

URL artikel:http://www.papertraillab.com/html/249a799743.html
Hak Cipta

Artikel ini mewakili pandangan penulis, bukan posisi situs.
Diterbitkan dengan izin penulis; dilarang menyalin tanpa izin.

Artikel Terkait

  • Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo

  • Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki

  • Mengapa Melakukan Rutinitas Skincare Bisa Bantu Kelola Stres

  • Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal

  • Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

  • Mau Baca Unggahan Trump Lebih Cepat? Bayar Rp 1,7 Miliar per Bulan

  • Ruben Onsu Disebut Sampai Utang ke Bank Rp 10 Miliar demi Turuti Keinginan Sarwendah Renovasi Rumah

  • Turis China yang Tenggelam di Pulau Kelor Labuan Bajo Ditemukan di Kedalaman 23 Meter

Artikel Populer

  • 1DPRD Minta Maaf atas Peretasan 1,2 Juta Data Warga, Pemprov Diminta Tak Kalah Pintar dari Hacker
  • 2CEO INPEX: LNG Blok Masela Buka Babak Baru Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang
  • 3Dapat Penolakan, Tol Sicincin-Bukittinggi Tak Lewati Kubang Putih, Trase Baru Segera Disurvei
  • 4Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
  • 5Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
  • 6Viral Banner "Halal Gantung Maling" di Wonosobo, Imbas Rentetan Kasus Curanmor
  • 7AS Bombardir Iran 9 Malam Berturut-turut, Khamenei Tegaskan Gencatan Senjata Batal
  • 81.299 WNA Kunjungi Grobogan dengan Naik Kereta Pada Januari-Juni 2026
  • 9RSUP Adam Malik Siagakan Empat Tim Forensik untuk Tangani Korban Kecelakaan Beruntun Sibolangit
  • 10Job Fair Jakarta Timur Digelar 28-29 Juli 2026, Simak Cara Daftarnya
  • 11Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru
  • 12IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya

Tag Populer

  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Wisata
  • Bisnis
  • Berita

Populer Situs

Sahara Barat: The Odyssey Christopher Nolan dan Bayang-Bayang Sejarah yang Belum Tuntas

Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900

Kelanjutan Kasus Febrie Adriansyah, Polri Minta Masyarakat Percaya Pada Kejagung

Ricuh Baku Hantam di DPRD Riau, Satpam Dilarikan ke RS, Polisi Turun Tangan

Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi

Implan Gigi, Solusi Mengembalikan Senyum dan Fungsi Mengunyah

NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026

200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran

Artikel Populer

  • 1Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
  • 2Belajar Dulu sebelum Trading, Investor Asal Medan Ini Andalkan Edukasi Pasar Modal dari BNI Sekuritas
  • 3Pesawat Mendarat Sendiri Tanpa Pilot, Teknologi Garmin Selamatkan Dua Nyawa
  • 4Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
  • 5Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
  • 6Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • 7Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
  • 8Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
  • 9Harga Minyak Dunia Stabil Meski AS dan Iran Saling Serang
  • 10Kejagung Siap Disupervisi KPK dalam Menangani Kasus Febrie Adriansyah

Tautan

    ©2026  Powered By Paper Trail Lab -  Peta Situs

    Sebagian konten berasal dari internet. Jika melanggar hak Anda, hubungi kami; kami hapus dalam 36 jam.

    • Olahraga
    • Bisnis
    • Wisata
    • Teknologi
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Otomotif
    ×